Menkomdigi Ungkap Biang Kerok Lambatnya Pemblokiran Situs Judi Online

- Redaksi

Jumat, 22 November 2024 - 04:41 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, GBRNews.id –Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) Meutya Hafid mengungkapkan alasan di balik lambatnya pemblokiran situs judi online yang masih merajalela di internet.

Dalam upaya memberantas konten ilegal ini, ternyata terdapat sejumlah tantangan yang kompleks, terutama dalam berkoordinasi dengan raksasa teknologi global.

Langkah Konkret Kementerian Komdigi

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Meutya menjelaskan bahwa kementeriannya aktif memblokir kata kunci (keyword) yang berhubungan dengan judi online.

“Kami sudah melakukan pemblokiran terkait keyword. Dari 4 sampai 20 November, ini usia dari Desk (Pemberantasan Judi Online) ini, mencapai 1.361 kata kunci di Google dan 7.252 kata kunci di Meta,” ujar di Kantor Kementerian Komdigi, Kamis (21/11/2024).

Kendala Utama: Aturan yang Berbeda

Salah satu hambatan terbesar adalah perbedaan aturan antara panduan komunitas perusahaan teknologi dengan regulasi lokal Indonesia.

Meutya menegaskan bahwa pihaknya telah bersurat ke berbagai platform digital besar seperti Google, TikTok, dan Meta untuk meminta kerja sama dalam menghapus keyword terkait judi online.

“Kenapa tidak bisa secepat yang kita inginkan, terkhusus di platform-platform perusahaan teknologi besar ini sebagaimana yang disampaikan Pak Menko, kami tidak bisa sendiri menghapus keyword-nya. Kami sudah bersurat ke Google, TikTok, juga Meta untuk bekerjasama menghapus keyword-keyword tersebut,” jelasnya.

Meutya menegaskan bahwa salah satu upaya penting yang sedang dilakukan adalah mendorong platform digital global seperti Google, TikTok, dan Meta untuk mengikuti aturan lokal Indonesia. Hal ini termasuk mematuhi larangan terhadap konten judi online, yang merupakan pelanggaran hukum di Indonesia meskipun di negara lain dianggap legal.

“Mereka mengikuti guidelines dari perusahaannya masing-masing. Ini yang sedang kita dorong, minta, untuk mereka juga ikut hukum yang berlaku di Indonesia. Sebagaimana kita tahu, judi mungkin di negara lain tidak melanggar tapi Indonesia melanggar. Jadi, kalau memang dibukanya dari Indonesia keyword tersebut, kita minta itu juga untuk tidak bisa muncul di keyoword-nya,” kata Meutya.

Statistik Pemblokiran Konten Judi Online

Kinerja pemerintah dalam menangani konten judi online menunjukkan angka yang signifikan. Dalam periode 4-19 November 2024, total 104.819 konten terkait perjudian berhasil diatasi, dengan rincian sebagai berikut:

  • Situs dan IP: 92.940 konten
  • Meta: 6.911 konten
  • File sharing: 2.811 konten
  • Google/YouTube: 1.308 konten
  • X (Twitter): 691 konten
  • Telegram: 99 konten
  • TikTok: 48 konten

Penulis : Rino

Editor : Redaksi

Berita Terkait

Liga Sepak Takraw Indonesia 2026, Putra NTT Satu Grup dengan Jatim, Jateng dan NTB
SIM Digital Resmi Diluncurkan, Pengendara Kini Bisa Tunjukkan SIM Lewat Ponsel
NTT Siap Bersaing di Liga Sepaktakraw Indonesia 2026 Zona Jawa-Bali-Nusra
NTT Jadi Raja Sapi Kurban Nasional, Pasokan ke Jakarta Melonjak Jelang Iduladha 2026
Jokowi Dikabarkan ke NTT Juni Mendatang, Pengembangan Rumput Laut Jadi Prioritas
NTT Rajai Peternakan Babi Nasional, Ini 10 Provinsi Terbanyak Tahun 2025
Resmi! Hasil Sidang Isbat Tetapkan Idulfitri 1447 H Jatuh Sabtu 21 Maret
Akta PPJB 40 Ha untuk Hotel St. Regis Labuan Bajo Diduga Fiktif, Warga Sebut Modus Mafia Tanah
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 2 Juli 2026 - 09:02 WITA

Liga Sepak Takraw Indonesia 2026, Putra NTT Satu Grup dengan Jatim, Jateng dan NTB

Senin, 25 Mei 2026 - 00:52 WITA

SIM Digital Resmi Diluncurkan, Pengendara Kini Bisa Tunjukkan SIM Lewat Ponsel

Jumat, 22 Mei 2026 - 20:27 WITA

NTT Siap Bersaing di Liga Sepaktakraw Indonesia 2026 Zona Jawa-Bali-Nusra

Jumat, 22 Mei 2026 - 18:20 WITA

NTT Jadi Raja Sapi Kurban Nasional, Pasokan ke Jakarta Melonjak Jelang Iduladha 2026

Senin, 18 Mei 2026 - 00:48 WITA

Jokowi Dikabarkan ke NTT Juni Mendatang, Pengembangan Rumput Laut Jadi Prioritas

Berita Terbaru