Bandara Labuan Bajo Masih Tutup Akibat Erupsi Gunung Lewotobi, Masyarakat Diimbau Gunakan Kapal Perbantuan di Lima Pelabuhan

- Redaksi

Rabu, 13 November 2024 - 22:15 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, GBRNews.id –Bandara Labuan Bajo dan empat bandara lain, yakni Bandara Frans Sales Lega, Bandara Fransiskus Xaverius Seda, Bandara H. Hasan Aroeboesman, dan Bandara Soa masih ditutup sementara.

Hal ini imbas sebaran abu vulkanik erupsi Gunung Lewotobi Laki-laki di Nusa Tenggara Timur (NTT), sehingga belum memenuhi aspek keselamatan penerbangan.

“Masyarakat dapat memanfaatkan kapal bantuan itu terlebih dahulu menuju NTB dan Bali. Setelah itu, mengambil penerbangan melalui dua lokasi tersebut,” kata Kepala Biro Komunikasi dan Informasi Publik Kemenhub Budi Rahardjo melalui keterangan resmi, Rabu, 13 November 2024.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Budi menuturkan, sejak 10 hingga 12 November 2024 pukul 08.00 WITA, ada 73 kapal bantu yang sudah dikerahkan. Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Bandara Kelas III Labuan Bajo mencatat ada 1.668 orang yang telah menggunakan kapal tersebut untuk keluar dari Labuan Bajo.

Kemenhub pun mengimbau masyarakat tetap tenang dan mengutamakan keselamatan dalam mengakses transportasi dari dan menuju Labuan Bajo.

“Akses laut dan darat dapat digunakan sebagai alternatif menunggu dibukanya kembali jalur udara,” ujar Budi.

Sebelumnya dilaporkan, letusan Gunung Lewotobi Laki-laki yang berlangsung sejak Selasa kemarin hingga Rabu pagi ini menciptakan suara gemuruh yang terdengar hingga Kota Maumere. Letusan ini juga menghasilkan dua aliran lava pijar yang masing-masing menjang jarak 3,8 kilometer dan 3,9 kilometer.

Kepala Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Muhammad Wafid mengatakan pengamatan visual periode 12 November 2024 menunjukkan aktivitas vulkanik Gunung Lewotobi masih tinggi dengan terpantaunya letusan disertai aliran lava pijar.

“Terjadi erupsi menerus pada periode ini disebabkan oleh sistem Gunung Lewotobi yang sekarang ini sudah open system, yang artinya suplai magma langsung dikeluarkan menjadi erupsi. Ini ditandai tidak adanya gempa vulkanik dangkal atau dalam,” kata Wafid melalui keterangan tertulis.

Badan Geologi masih mempertahankan status aktivitas Gunung Lewotobi Laki-laki dalam status Awas atau Level IV dengan rekomendasi daerah bahaya berada dalam radius 7 kilometer dari pusat erupsi dan 9 kilometer pada arah sektoral barat daya-barat laut.

“Masyarakat di sekitar Gunung Lewotobi Laki-laki dan pengunjung atau wisatawan tidak melakukan aktivitas apa pun dalam radius 7 kilometer dari pusat erupsi Gunung Lewotobi Laki-laki dan 9 kilometer untuk sektoral barat daya-barat laut,” kata Wafid.

Ia juga meminta masyarakat agar mewaspadai potensi banjir lahar hujan saat terjadi hujan dengan intensitas tinggi. **

Berita Terkait

Pukaya Speedboat Tawarkan Open Trip Sehari, Jelajahi 6 Destinasi Unggulan Taman Nasional Komodo
Pukaya Speedboat Resmi Dikelola PT Komodo Maju Bersama, Perkuat Wisata Bahari Labuan Bajo
Liga Sepak Takraw Indonesia 2026, Putra NTT Satu Grup dengan Jatim, Jateng dan NTB
Dermaga Era Fidelis Pranda Kini Tinggal Kenangan di Tengah Pesona Golo Mori
SIM Digital Resmi Diluncurkan, Pengendara Kini Bisa Tunjukkan SIM Lewat Ponsel
NTT Siap Bersaing di Liga Sepaktakraw Indonesia 2026 Zona Jawa-Bali-Nusra
NTT Jadi Raja Sapi Kurban Nasional, Pasokan ke Jakarta Melonjak Jelang Iduladha 2026
Sambut HUT Ke-69 Kodam IX/Udayana, Dandim Budiman Manurung Pimpin Aksi Bersih Perairan Labuan Bajo
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 14:07 WITA

Pukaya Speedboat Tawarkan Open Trip Sehari, Jelajahi 6 Destinasi Unggulan Taman Nasional Komodo

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 01:40 WITA

Pukaya Speedboat Resmi Dikelola PT Komodo Maju Bersama, Perkuat Wisata Bahari Labuan Bajo

Kamis, 2 Juli 2026 - 09:02 WITA

Liga Sepak Takraw Indonesia 2026, Putra NTT Satu Grup dengan Jatim, Jateng dan NTB

Rabu, 27 Mei 2026 - 01:23 WITA

Dermaga Era Fidelis Pranda Kini Tinggal Kenangan di Tengah Pesona Golo Mori

Senin, 25 Mei 2026 - 00:52 WITA

SIM Digital Resmi Diluncurkan, Pengendara Kini Bisa Tunjukkan SIM Lewat Ponsel

Berita Terbaru