Bupati Edi Endi Bercanda Minta Truk ke BNPB, Malah Dikasih Benaran plus Dua Motor

- Redaksi

Jumat, 16 Oktober 2026 - 13:31 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Manggarai Barat, Edistasius Endi menyatakan 6.657 rumah warga di Manggarai Barat yang memenuhi klasifikasi mengalami kerusakan akibat gempa M7,7.(Dok. Prokopm Mabar)

Bupati Manggarai Barat, Edistasius Endi menyatakan 6.657 rumah warga di Manggarai Barat yang memenuhi klasifikasi mengalami kerusakan akibat gempa M7,7.(Dok. Prokopm Mabar)

LABUAN BAJO, GBRNews.id – Berawal dari candaan saat berbincang dengan Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Bupati Manggarai Barat, Edistasius Endi, justru mendapat bantuan kendaraan operasional untuk pemerintah daerah. Tak hanya satu unit truk roda enam, Pemerintah Kabupaten Manggarai Barat (Pemkab Mabar) juga menerima dua unit sepeda motor.

Cerita tersebut diungkapkan Bupati Edi Endi saat menyampaikan laporan dalam Rapat Paripurna Ke-4 DPRD Kabupaten Manggarai Barat dengan agenda Penyampaian Nota Pengantar RAPBD Tahun Anggaran 2027, Selasa (13/10/2026) sore.

Ia mengaku, permintaan kendaraan besar kepada Kepala BNPB awalnya hanya sebatas candaan. Namun, kendaraan yang diharapkan untuk mendukung penanganan bencana itu akhirnya benar-benar tiba di Manggarai Barat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Saya pikir ngobrolnya itu ringan, tidak bermaksud apa-apa. Saya bercanda minta kendaraan besar di Kepala BNPB. Puji Tuhan, kendaraannya sudah tiba di kantor BPBD hari Senin yang lalu,” ungkap Bupati Manggarai Barat dua periode tersebut.

Bantuan tersebut terdiri atas satu unit truk roda enam dan dua unit sepeda motor. Kendaraan itu akan mendukung operasional penanganan bencana, terutama dalam pendistribusian logistik kepada masyarakat terdampak.

Menariknya, truk tersebut dilengkapi fasilitas pendingin udara atau AC. Fasilitas itu pun menjadi bahan candaan Bupati Edi saat menceritakan bantuan yang diterima Pemkab Mabar.

“Luar biasanya kendaraan ini, walaupun truk tapi di dalamnya lengkap dengan AC. Ternyata bukan hanya manusia yang butuh AC, barang-barang yang dimuat juga dapat rasa dinginnya,” canda Bupati Edi Endi.

Di balik bantuan kendaraan tersebut, Bupati Edi menyebut adanya dugaan apresiasi dari pemerintah pusat terhadap kinerja Pemkab Mabar dalam pendataan dan verifikasi korban gempa bumi pada 15 Agustus 2026.

Menurutnya, proses pendataan dilakukan secara digital dengan melibatkan berbagai unsur, termasuk penyuluh keluarga berencana (KB) dan penyuluh pertanian.

“Konon ini salah satu reward karena penyajian data lewat digitalisasi terkait pendataan korban bencana termasuk verifikasi yang kita libatkan personel dari penyuluh KB dan penyuluh pertanian,” jelasnya.

Bupati Edi Endi juga meyakini Manggarai Barat berpeluang memperoleh dukungan tambahan dari pemerintah pusat. Ia menilai, penanganan bencana di daerah tersebut dilakukan secara kolaboratif, bukan hanya mengandalkan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD).

“Keyakinan kami akan ada lagi reward karena katanya penanganan bencana kita agak baik. Kita tidak hanya menyerahkan ke BPBD untuk mengurus. Nyaris BPBD di sini hanya mencatat barang masuk dan barang keluar. Yang mendistribusikan melibatkan seluruh unit kerja,” katanya.

Ia menjelaskan, distribusi logistik bencana melibatkan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dan berbagai instansi, mulai dari kepolisian, kejaksaan, pengadilan negeri, pengadilan agama, Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP), pihak bandara hingga karantina kesehatan.

Truk serba guna dari BNPB. (Foto Ist)

Kendaraan dinas dari masing-masing instansi juga dimanfaatkan untuk mendukung penyaluran logistik kepada masyarakat terdampak.

Kini, candaan Bupati Edi Endi yang berujung bantuan nyata itu menghadirkan tambahan sarana operasional bagi Pemkab Mabar. Satu truk dan dua sepeda motor tersebut diharapkan dapat memperkuat dukungan transportasi dalam penanganan bencana di Manggarai Barat. **

Penulis : Rino

Editor : Redaksi

Berita Terkait

KONI Mabar Bidik Prestasi dan Dampak Ekonomi dari Cabor Layar PON 2028
Tertangkap di Kaper, Residivis Bobol Tiga Tempat di Mberata, Kos di Capi Digeledah
Kemenhut Tuntaskan Penyidikan Tersangka Perburuan Rusa di Taman Nasional Komodo yang Buron 9 Bulan
Bupati Edi Endi Kantongi Sertifikat HPL Puncak Pramuka, Peluang Investasi Terbuka
Bupati Edi Endi Ungkap Kendala Penggunaan Dana BTT Banpres Rp20 Miliar di Mabar
Polda NTT Turun ke TKP, Empat Warga Sipil Diperiksa dalam Kasus Penganiayaan di Rangko
Kuasa Hukum Ivon Burhan Desak Polres dan Kejaksaan Mabar Terapkan Pasal Berlapis Tersangka Emiliana Helni, Usut Grup Nasabah Momang
Kasus OTT Kades Golo Bilas Resmi Dihentikan, Status Tersangka Ahmad Radit Dicabut
Berita ini 277 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 18:02 WITA

KONI Mabar Bidik Prestasi dan Dampak Ekonomi dari Cabor Layar PON 2028

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 16:40 WITA

Tertangkap di Kaper, Residivis Bobol Tiga Tempat di Mberata, Kos di Capi Digeledah

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 15:40 WITA

Kemenhut Tuntaskan Penyidikan Tersangka Perburuan Rusa di Taman Nasional Komodo yang Buron 9 Bulan

Jumat, 16 Oktober 2026 - 18:19 WITA

Bupati Edi Endi Kantongi Sertifikat HPL Puncak Pramuka, Peluang Investasi Terbuka

Jumat, 16 Oktober 2026 - 13:31 WITA

Bupati Edi Endi Bercanda Minta Truk ke BNPB, Malah Dikasih Benaran plus Dua Motor

Berita Terbaru