Labuan Bajo, GBRNews.id –Belakangan ini, pantun “Ubur-ubur ikan lele” tengah menggemparkan media sosial, terutama TikTok dan Facebook.
Tren ini berawal dari sebuah video viral yang memperlihatkan seorang pria ditilang polisi. Alih-alih panik atau marah, pria tersebut justru melontarkan pantun jenaka:
“Ubur-ubur ikan lele, kena tilang le.”
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Reaksi santainya yang unik langsung menarik perhatian warganet. Video itu pun meledak di TikTok, mencapai 4,8 juta penonton di akun @wtf.daily11.
Dari Pantun ke Tren Massal
Setelah video tersebut viral, warganet mulai mengikuti tren dengan membuat pantun serupa yang tetap menggunakan frasa “Ubur-ubur ikan lele” dan berima “e”.
Beberapa contoh yang populer di antaranya:
√ “Ubur-ubur ikan lele, apapun masalahnya tetap santai lee.”
√ “Ubur-ubur ikan lele, kapan kumpul lagi leee.”
Tak berhenti di pantun, tren ini semakin meluas dengan munculnya remix lagu “Ubur-Ubur Ikan Lele” yang menjadi backsound banyak video TikTok.
Lagu Lama yang Kembali Naik Daun
Sebenarnya, “Ubur-Ubur Ikan Lele” bukan sekadar pantun dadakan. Frasa ini berasal dari lagu milik rapper Ecko Show, yang dirilis pada 2018. Lagu ini mengandung kritik sosial dengan humor khas, bahkan sempat dibawakan di ajang X Factor Indonesia 2021.
Salah satu lirik yang paling diingat adalah:
“Ubur-ubur, ikan lele
Jadi viral, jadi meme
Gue rapper, tapi kere
Kalah tenar sama lele.”
Selain versi aslinya, lagu ini telah di-remix oleh banyak DJ, termasuk Bass KRM Revolution dan RAMA DJOCKS, yang kini ramai digunakan sebagai sound TikTok.
Viral Sampai ke Labuan Bajo
Fenomena “Ubur-Ubur Ikan Lele” tidak hanya mengguncang skala nasional, tetapi juga merambah hingga ke pengguna media sosial di Labuan Bajo, Manggarai Barat, NTT.
Warganet di daerah ini turut meramaikan tren dengan membuat konten kreatif menggunakan pantun dan sound viral tersebut.**
Penulis : Rino
Editor : Redaksi
Sumber Berita : Berbagai Medsos










