LABUAN BAJO, GBRNews.id – Turnamen Bola Voli Putra dan Putri Idul Adha Cup 1447 H yang digelar di Lapangan Soknar, Desa Golo Mori, Kecamatan Komodo, Kabupaten Manggarai Barat, sukses menyedot perhatian masyarakat sejak resmi bergulir pada 7 Juni 2026.
Memasuki pekan pertama pelaksanaan, atmosfer kompetisi semakin terasa dengan tingginya antusiasme penonton yang memadati arena pertandingan setiap hari.
Turnamen yang menjadi salah satu ajang olahraga terbesar di wilayah pesisir selatan Labuan Bajo ini dibuka secara resmi oleh Wakil Bupati Manggarai Barat, Yulianus Weng. Pembukaan berlangsung meriah dan dihadiri sejumlah tokoh penting daerah.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Tampak hadir Sekretaris KONI Manggarai Barat Rofinus Edison Risal, Ketua PSSI Manggarai Barat Marianus Yono Jehanu, Ketua PBVSI Manggarai Barat Benediktus Alfian Wanggur, Kapolsek Komodo Eka Dharma Yudha, Kepala Desa Golo Mori Samaila, Sekretaris Desa Abdul Arsyad, Kepala Desa Tiwu Nampar Muhammad Sutar, serta tokoh adat, tokoh masyarakat, dan para peserta turnamen.
41 Klub Siap Berebut Gelar Juara
Sebagai turnamen perdana yang digelar di kawasan tersebut, Idul Adha Cup 1447 H mendapat sambutan luar biasa. Sebanyak 41 klub ambil bagian dalam kompetisi ini, terdiri dari 16 klub putra dan 25 klub putri.
Persaingan antartim pun berlangsung sengit. Sejumlah klub diketahui melakukan persiapan matang dengan merekrut pemain-pemain berkualitas, termasuk atlet berpengalaman tingkat kabupaten hingga pemain dari luar daerah dan lintas provinsi.
Kehadiran pemain-pemain terbaik membuat setiap pertandingan berlangsung menarik dan menyuguhkan tontonan berkualitas bagi masyarakat.
Putaran Ekonomi Warga Meningkat
Tak hanya menjadi panggung olahraga, turnamen ini juga membawa dampak positif bagi perekonomian masyarakat setempat, khususnya para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).
Sekretaris Desa Golo Mori, Abdul Arsyad, mengatakan ramainya peserta dan penonton telah menciptakan perputaran ekonomi yang cukup signifikan di sekitar lokasi pertandingan.
“Kegiatan ini sangat bagus karena banyak tim dari berbagai daerah, khususnya wilayah Komodo Selatan, ikut ambil bagian. Kehadiran penonton yang ramai setiap hari tentu memberikan dampak positif bagi pedagang dan pelaku UMKM di sekitar lapangan,” ujarnya saat ditemui di panggung panitia, Minggu (14/6/2026) sore.
Memasuki fase gugur, Arsyad memperkirakan jumlah penonton akan semakin meningkat. Karena itu, ia meminta panitia dan para pelaku UMKM untuk mempersiapkan diri dengan lebih baik.
“Sebentar lagi memasuki babak 16 besar. Persaingan antar tim pasti semakin ketat dan penonton akan semakin banyak. Panitia harus bekerja lebih ekstra, sementara pelaku UMKM perlu menyiapkan stok dagangan untuk mengantisipasi lonjakan pengunjung,” katanya.
Ia juga mengajak masyarakat untuk datang langsung menyaksikan pertandingan, baik pada sisa laga penyisihan grup, babak 16 besar, hingga partai final.
Menurut Sekdes Arsyad, turnamen ini tidak hanya menjadi sarana hiburan dan olahraga, tetapi juga mempererat persaudaraan serta kebersamaan masyarakat di wilayah Kecamatan Komodo.

Berdasarkan pantauan GBRNews.id, pertandingan pada Minggu (14/6/2026) berlangsung seru di dua lapangan berbeda.
Lapangan 1 – Kategori Putri
- Sahabat Putra II menang atas SMPN 4 Komodo dengan skor 2-1.
- Putri Komodo Selatan (PKS) mengalahkan Puskesmas Golo Mori dengan skor 2-0.
Lapangan 2 – Kategori Putra
- Sparta VC menundukkan Kerora dengan skor 2-0.
- Puncak Kramat Lobohusu mengalahkan Warloka II dengan skor 2-0.
Turnamen ini diharapkan terus berjalan dengan lancar hingga mencapai babak final, sekaligus menjadi ajang pemersatu bagi masyarakat di wilayah Kecamatan Komodo. **
Penulis : Sarifudin
Editor : Redaksi










