Rotasi Jabatan di Depan Mata, Pemda Manggarai Timur Uji Kinerja Pejabat Eselon II

- Redaksi

Senin, 16 Juni 2025 - 14:40 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Manggarai Timur, GBRNews.id– Pemerintah Kabupaten Manggarai Timur mulai melakukan evaluasi kinerja dan pemetaan jabatan pimpinan tinggi pratama (JPTP) sebagai langkah awal menuju rotasi dan mutasi jabatan. Kegiatan berlangsung selama empat hari, dari 16 hingga 20 Juni 2025, di Kantor Bupati Manggarai Timur.

Sebanyak 21 pejabat eselon II mengikuti proses ini, terdiri dari 16 orang peserta pemetaan (job fit) dan 5 orang peserta evaluasi kinerja. Evaluasi dilakukan untuk mengukur kesesuaian kompetensi, integritas, dan kinerja dalam menduduki jabatan strategis di lingkungan Pemda.

“Job fit dan evaluasi ini bertujuan untuk memastikan pejabat yang menduduki posisi strategis benar-benar memiliki integritas, kapasitas manajerial, serta kemampuan teknis dan sosiokultural yang dibutuhkan,” ujar Ketua Panitia Seleksi, Ir. Boni Hasudungan, Senin (16/6/2025).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Proses ini telah mendapatkan persetujuan teknis dari Badan Kepegawaian Negara (BKN) melalui surat nomor: 03800/R-AK.02.03/SD/K/2025 tertanggal 3 Mei 2025. Tim seleksi terdiri dari lima orang: dua dari internal Pemda dan tiga dari eksternal, termasuk akademisi dan tokoh masyarakat.

Bupati Manggarai Timur, Agas Andreas, SH., M.Hum., menegaskan pentingnya kompetensi dan kepemimpinan dalam mengisi jabatan tinggi pratama.

“Pejabat harus punya kualifikasi sesuai standar kepegawaian dan motivasi kepemimpinan yang kuat. Ini penting agar bisa menjalankan program, berinovasi, dan berorientasi pada pelayanan publik,” tegas Agas.

Ia juga menyebut bahwa hasil evaluasi ini akan dijadikan dasar untuk rotasi atau mutasi jabatan di lingkungan Pemkab Manggarai Timur.

Evaluasi ini menjadi bagian dari komitmen Pemda dalam membangun sistem manajemen ASN yang profesional, berbasis merit, dan akuntabel. (*)

Penulis : Nardin Lonnista

Editor : Redaksi

Berita Terkait

Hampir 2 Bulan Pascagempa, 240 Huntara Tahap Satu di Mabar Belum Dibangun
Sebulan Berlalu, Polres Mabar Belum Ungkap Perkembangan Kasus Wasit Fredi
Beredar Isu Panas Pilkades Macang Tanggar, Selisih 1 Suara Dipersoalkan, Dinamika Horizontal Mencuat
Polres Mabar Resmi Tetapkan Emiliana Helni Tersangka Kasus Dugaan ITE
Kuasa Hukum Korban Desak Transparansi Kasus Dua Prajurit TNI di Mabar, Surati Panglima TNI hingga DPR RI
Hasil Pilkades Tiga Desa di Kecamatan Boleng, Ini Cakades Terpilih dan Raihan Suaranya
Berikut Nama-Nama Cakades Terpilih di Kecamatan Komodo, Nardin Raih Suara Terendah
Hasil Pilkades Kecamatan Komodo, Ibrahim Ndung Tertinggi 1.015 Suara, Alimudin 545
Berita ini 15 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 23:27 WITA

Hampir 2 Bulan Pascagempa, 240 Huntara Tahap Satu di Mabar Belum Dibangun

Senin, 5 Oktober 2026 - 06:42 WITA

Sebulan Berlalu, Polres Mabar Belum Ungkap Perkembangan Kasus Wasit Fredi

Minggu, 4 Oktober 2026 - 23:19 WITA

Beredar Isu Panas Pilkades Macang Tanggar, Selisih 1 Suara Dipersoalkan, Dinamika Horizontal Mencuat

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 23:02 WITA

Polres Mabar Resmi Tetapkan Emiliana Helni Tersangka Kasus Dugaan ITE

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 14:20 WITA

Kuasa Hukum Korban Desak Transparansi Kasus Dua Prajurit TNI di Mabar, Surati Panglima TNI hingga DPR RI

Berita Terbaru