Labuan Bajo, GBRNews.id –Pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Manggarai Barat nomor urut dua, Edistasius Endi dan Yulianus Weng, resmi mendeklarasikan kemenangan mereka dalam Pilkada Manggarai Barat 2024.
Berdasarkan rekapitulasi internal tim pemenangan, mereka mengklaim unggul dengan perolehan suara 51,87%, melampaui rivalnya, pasangan Mario Pranda dan Richard Tata Sontani (Mario-Richard).
“Seusai dengan data C1 asli disandingkan dengan C plano yang diunggah di web KPU Manggarai Barat, Paslon nomor urut satu 71 ribu lebih, sedangkan Paslon nomor urut dua 73 ribu sekian. Kalau dipresentasikan Paslon satu 48,13 persen, dan Paslon nomor urut dua 51,87 persen,” ungkap Edistasius Endi dalam konferensi pers di Sekretariat Kemenangan Partai Gerindra, Kamis (28/11/2024) sore.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Meski demikian, Edi Endi menegaskan bahwa mereka tetap menunggu hasil resmi dari Komisi Pemilihan Umum (KPU) Manggarai Barat sebagai penyelenggara.
Namun, ia menyampaikan rasa terima kasih kepada masyarakat Manggarai Barat atas dukungan dan partisipasi dalam Pilkada yang berlangsung damai.
Edi Endi, yang juga menjabat sebagai Ketua DPW NasDem NTT, menegaskan bahwa kemenangan ini adalah milik seluruh masyarakat Manggarai Barat. Ia mengajak semua pihak, termasuk yang sebelumnya berbeda pilihan, untuk bersatu membangun daerah ini.
“Seluruh perbedaan terkait pandangan pilihan telah usai, mari kita melebur dalam suasana untuk membangun kabupaten ini. Tidak ada lagi nomor satu, nomor dua, sudah berakhir kemarin,” ujar Edi Endi.
Ia juga membuka pintu bagi ide-ide konstruktif dari pihak lawan untuk diakomodasi dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD).
“Mari kita bersama membangun Manggarai Barat. Kami pastikan bahwa pikiran yang membangun dari paslon nomor urut satu akan diakomodir di dalam RPJMD yang akan dirancang dan dibahas bersama DPRD, untuk dilaksanakan 5 tahun ke depan,” tambahnya.
Pilbup Manggarai Barat 2024 menjadi pertarungan sengit antara pasangan petahana Edi-Weng dan penantang Mario-Richard. Dukungan tujuh partai politik besar menjadi amunisi utama bagi Edi-Weng untuk mempertahankan kursi kepemimpinan.
Kemenangan tipis ini menjadi bukti bahwa masyarakat Manggarai Barat telah memberikan kepercayaan penuh kepada duet petahana ini untuk melanjutkan kepemimpinan mereka.
Namun, Edi Endi tak lupa mengingatkan bahwa proses demokrasi harus tetap dijunjung tinggi. Ia juga menegaskan sikap terbuka jika ada pihak yang merasa keberatan atas proses Pilkada.
“Jika ada pihak yang merasa Pilkada ini memiliki indikasi pelanggaran, kami persilakan untuk mengajukan keberatan melalui mekanisme yang ada,” katanya. **
Penulis : Rino
Editor : Redaksi










