Perahu Tujuan Longos Tenggelam di Perairan Terang, Ibu dan Balita Selamat

- Redaksi

Jumat, 5 Juni 2026 - 11:00 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suasana evakuasi penumpang, warga berhasil selamakan ibu dan balita.

Suasana evakuasi penumpang, warga berhasil selamakan ibu dan balita.

LABUAN BAJO, GBRNews.id Suasana tenang di perairan Mangrove Terang, Kecamatan Boleng, Kabupaten Manggarai Barat, mendadak berubah menjadi kepanikan, Kamis (4/6/2026) siang. Sebuah kapal yang mengangkut ratusan kursi, perangkat sound system, genset, serta puluhan penumpang tiba-tiba oleng, terbalik, lalu tenggelam di tengah perjalanan menuju Pulau Longos.

Di tengah kepanikan itu, tangisan seorang balita berusia sekitar empat tahun memecah suasana. Sang ibu berusaha menenangkan buah hatinya sambil menunggu pertolongan datang. Beruntung, aksi cepat warga dan para pemandu wisata yang berada di sekitar lokasi berhasil menyelamatkan seluruh penumpang sebelum tragedi yang lebih besar terjadi.

Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 13.30 Wita, tepat sebelum kapal memasuki kawasan trekking Mangrove Terang. Tidak ada gelombang tinggi ataupun cuaca buruk yang mengiringi perjalanan kapal saat itu. Namun, dalam hitungan detik, kapal yang semula melaju normal mendadak kehilangan keseimbangan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Salah seorang saksi mata, Ahmad Burhan, mengaku melihat langsung momen kapal mulai miring hingga akhirnya terbalik hampir 180 derajat.

“Tidak ada angin kencang, tidak ada gelombang besar. Tiba-tiba kapal miring lalu terbalik sampai hampir 180 derajat,” ujar Ahmad.

Menurutnya, kapal tersebut berangkat dari Terang menuju Pulau Longos dengan membawa berbagai perlengkapan pesta dalam jumlah besar. Seluruh muatan, termasuk kursi, sound system, dan sebagian besar penumpang, berada di bagian atas kapal.

Kondisi itu diduga membuat distribusi beban tidak seimbang sehingga kapal kehilangan stabilitas.

“Kursi, sound system, dan penumpang semuanya berada di atas. Kemungkinan beratnya tidak seimbang sehingga kapal langsung miring dan terbalik,” katanya.

Saat kejadian berlangsung, Ahmad sedang mendampingi sejumlah wisatawan asal Jakarta di jalur trekking Mangrove Terang. Melihat kapal mulai tenggelam, ia langsung meminta perahu yang ditumpanginya mendekati lokasi untuk membantu evakuasi.

Prioritas utama penyelamatan diberikan kepada seorang ibu dan anak balitanya yang terlihat terjebak di tengah kepanikan.

“Saya langsung arahkan teman-teman yang membawa perahu untuk membantu lebih dulu. Ada ibu dan anak kecil yang harus segera dievakuasi,” tuturnya.

Tak lama kemudian, sejumlah perahu warga dari Kampung Terang berdatangan. Proses evakuasi berlangsung dramatis namun cepat. Dalam waktu sekitar 10 hingga 20 menit, seluruh penumpang berhasil dipindahkan ke perahu lain dan dibawa ke daratan dengan selamat.

Saksi lainnya, Caesarius Sandi, yang juga merupakan pendamping trekking Mangrove Terang, mengungkapkan bahwa dirinya sempat melihat kapal tersebut dalam kondisi tidak stabil sebelum akhirnya terbalik.

“Kami baru saja mengantar tamu pulang dari trekking. Kapal itu sempat menghampiri kami. Dari jauh saya lihat sudah miring. Tidak lama kemudian langsung terbalik dan tenggelam,” ujarnya.

Menurut Sandi, kapal diduga membawa muatan yang sangat berat. Selain sekitar 300 kursi plastik, terdapat empat boks speaker besar, speaker gantung, mixer audio, genset, dan sejumlah perlengkapan musik lainnya di atas kapal.

“Muatannya memang sangat banyak. Saya lihat ada sekitar 300 kursi, sound system ukuran besar, genset, dan perlengkapan lainnya. Kemungkinan besar karena kelebihan muatan,” katanya.

Ia memperkirakan terdapat sekitar 20 orang berada di atas kapal saat insiden terjadi.

Meski tidak menimbulkan korban jiwa maupun korban luka, kerugian material akibat tenggelamnya kapal tersebut diperkirakan mencapai Rp100 juta hingga Rp150 juta. Sebagian kursi plastik berhasil ditemukan mengapung di sekitar lokasi, namun sejumlah perangkat elektronik bernilai tinggi tidak dapat diselamatkan.

“Dari keterangan pemilik, nilai sound system saja sekitar Rp100 juta. Belum termasuk genset dan perlengkapan lainnya yang ikut terendam,” ungkap Sandi.

Kondisi perahu dan penumpang sebelum dievakuasi ke darat. 

Video yang diperoleh GBRNews.id memperlihatkan detik-detik menegangkan saat kapal perlahan kehilangan keseimbangan. Terdengar suara tangisan anak kecil bercampur teriakan penumpang yang panik. Di sisi lain, warga dan nelayan setempat tampak bergerak cepat, saling bahu-membahu menyelamatkan para korban dan memindahkan mereka ke perahu lain.

Di balik musibah yang menenggelamkan kapal beserta sebagian besar muatannya, terselip kisah kemanusiaan yang patut diapresiasi. Kesigapan warga, nelayan, dan para pemandu wisata menjadi alasan seluruh penumpang dapat kembali menginjak daratan dengan selamat.

Hingga berita ini diturunkan, warga masih berupaya mengamankan barang-barang yang tersisa di lokasi kejadian, sementara bangkai kapal dan sejumlah perlengkapan pesta masih berada di dasar perairan Mangrove Terang. **

Penulis : Sarifudin

Editor : Redaksi

Berita Terkait

Krisna FC Tundukkan PS Menjaga 2-0, Crespo Hale Motor Serangan
Coach Kletus Gabhe Dorong PSSI Mabar Bangun Ekosistem Sepak Bola Berkelanjutan
PSSI Cup II Mabar: Wae Sambi FC Bantai Sama Nggitan 4-0, Dwikie Jehaman Cetak Brace
PSSI Cup II Mabar: SMANDU FC Tak Berdaya, PSG Papa Garang Pesta Gol 5-0
Komodo United Bantai Mata Wae 13-1, Angga Asnandi Cetak 8 Gol
PSSI Cup II Mabar: Monster Mbeliling Hajar Gladiator 4-0, Berto Cetak Hattrick
PSSI Cup II Manggarai Barat Butuh Rp375 Juta, Panitia Baru Kantongi 35 Persen
Berikut Jadwal Resmi Babak Penyisihan Grup PSSI Cup II Manggarai Barat 2026
Berita ini 10 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 11 Agustus 2026 - 21:15 WITA

Krisna FC Tundukkan PS Menjaga 2-0, Crespo Hale Motor Serangan

Senin, 10 Agustus 2026 - 23:00 WITA

Coach Kletus Gabhe Dorong PSSI Mabar Bangun Ekosistem Sepak Bola Berkelanjutan

Senin, 10 Agustus 2026 - 20:47 WITA

PSSI Cup II Mabar: Wae Sambi FC Bantai Sama Nggitan 4-0, Dwikie Jehaman Cetak Brace

Senin, 10 Agustus 2026 - 16:01 WITA

PSSI Cup II Mabar: SMANDU FC Tak Berdaya, PSG Papa Garang Pesta Gol 5-0

Senin, 10 Agustus 2026 - 11:55 WITA

Komodo United Bantai Mata Wae 13-1, Angga Asnandi Cetak 8 Gol

Berita Terbaru