Krisis Blangko E-KTP, Dukcapil Mabar Dahulukan Pemula dan Warga Darurat

- Redaksi

Rabu, 4 Maret 2026 - 20:04 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Dinas Dukcapil Manggarai Barat, Valentinus Andi.

Kepala Dinas Dukcapil Manggarai Barat, Valentinus Andi.

Labuan Bajo, GBRNews.id – Di tengah meningkatnya kebutuhan administrasi kependudukan, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Manggarai Barat kini berpacu dengan waktu. Stok blangko E-KTP di daerah ini dilaporkan kian menipis dan menyisakan kekhawatiran di tengah masyarakat.

Hingga awal Maret 2026, sisa blangko E-KTP di Manggarai Barat hanya tinggal 40 keping. Jumlah yang sangat terbatas itu membuat pihak dinas terpaksa menerapkan skala prioritas ketat dalam pelayanan.

Kepala Dinas Dukcapil Manggarai Barat, Valentinus Andi, menegaskan bahwa blangko yang tersisa tidak dibagikan secara umum.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Hanya diperuntukkan bagi anak-anak atau masyarakat yang melakukan perekaman pemula (usia 17 tahun) serta warga dalam kondisi darurat, seperti yang harus dirujuk untuk pengobatan ke luar daerah,” jelasnya kepada GBRNews.id, Rabu (4/3/2026).

Meski demikian, masyarakat diminta tidak panik. Dukcapil Manggarai Barat telah mengambil langkah cepat dengan mengirim tim ke Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil untuk menjemput langsung 6.000 keping blangko baru. Jika tidak ada kendala, stok tersebut diperkirakan tiba paling lambat Senin mendatang.

Secara capaian, perekaman E-KTP di tahun 2025 sebenarnya sudah cukup tinggi, yakni 97,7 persen dari total 207.252 wajib KTP.

Namun, Kadis Valentinus mengakui masih ada pekerjaan rumah yang harus diselesaikan. Sejumlah pelajar dan warga di wilayah pelosok masih belum memiliki identitas resmi.

Kepala Dinas Dukcapil Manggarai Barat, Valentinus Andi.
Kepala Dinas Dukcapil Manggarai Barat, Valentinus Andi.

Untuk menutup celah tersebut, Dukcapil Manggarai Barat menyiapkan dua strategi utama.

Pertama, pelayanan reguler di kantor tetap berjalan seperti biasa bagi masyarakat yang datang langsung. Kedua, strategi “jemput bola” dengan turun langsung ke sekolah-sekolah tingkat SMA di dalam kota sebelum Hari Raya Lebaran. Selain itu, pelayanan khusus juga akan menyasar warga lanjut usia dan penyandang disabilitas yang memiliki keterbatasan fisik.

Pemerintah pun mengimbau masyarakat yang telah berusia 17 tahun atau yang perlu memperbarui data kependudukan agar segera mengurus administrasinya. Identitas yang valid menjadi kunci utama dalam mengakses berbagai layanan publik, mulai dari kesehatan, pendidikan, hingga bantuan sosial. **

Penulis : Rino

Editor : Redaksi

Berita Terkait

Krisna FC Tundukkan PS Menjaga 2-0, Crespo Hale Motor Serangan
Coach Kletus Gabhe Dorong PSSI Mabar Bangun Ekosistem Sepak Bola Berkelanjutan
PSSI Cup II Mabar: Wae Sambi FC Bantai Sama Nggitan 4-0, Dwikie Jehaman Cetak Brace
PSSI Cup II Mabar: SMANDU FC Tak Berdaya, PSG Papa Garang Pesta Gol 5-0
Komodo United Bantai Mata Wae 13-1, Angga Asnandi Cetak 8 Gol
PSSI Cup II Mabar: Monster Mbeliling Hajar Gladiator 4-0, Berto Cetak Hattrick
PSSI Cup II Manggarai Barat Butuh Rp375 Juta, Panitia Baru Kantongi 35 Persen
Berikut Jadwal Resmi Babak Penyisihan Grup PSSI Cup II Manggarai Barat 2026
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 11 Agustus 2026 - 21:15 WITA

Krisna FC Tundukkan PS Menjaga 2-0, Crespo Hale Motor Serangan

Senin, 10 Agustus 2026 - 23:00 WITA

Coach Kletus Gabhe Dorong PSSI Mabar Bangun Ekosistem Sepak Bola Berkelanjutan

Senin, 10 Agustus 2026 - 20:47 WITA

PSSI Cup II Mabar: Wae Sambi FC Bantai Sama Nggitan 4-0, Dwikie Jehaman Cetak Brace

Senin, 10 Agustus 2026 - 16:01 WITA

PSSI Cup II Mabar: SMANDU FC Tak Berdaya, PSG Papa Garang Pesta Gol 5-0

Senin, 10 Agustus 2026 - 11:55 WITA

Komodo United Bantai Mata Wae 13-1, Angga Asnandi Cetak 8 Gol

Berita Terbaru