LABUAN BAJO, GBRNews.id – Pemerintah Kecamatan Sano Nggoang mengambil langkah proaktif demi memastikan kelancaran perayaan Idulfitri 1447 Hijriah. Aktivitas jual-beli di Pasar Inpres Werang yang biasanya berlangsung setiap Sabtu, untuk sementara dimajukan menjadi Kamis, 19 Maret 2026.
Perubahan jadwal ini dilakukan karena hari pasar yang biasanya jatuh pada Sabtu bertepatan dengan perayaan Idulfitri yang diperkirakan berlangsung pada Sabtu, 20 Maret 2026.
Kebijakan tersebut tertuang dalam surat pengumuman resmi bernomor KEC.SNG.300.2/140/III/2026 yang dikeluarkan Pemerintah Kecamatan Sano Nggoang sebagai bentuk dukungan terhadap kelancaran perayaan hari besar keagamaan tersebut.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Camat Sano Nggoang, Alfonsius Arfon, S.Sos., M.Tr.A.P., menjelaskan bahwa keputusan memajukan hari pasar diambil sebagai bentuk penghormatan sekaligus memberi ruang bagi umat Muslim untuk menjalankan ibadah dan merayakan Idulfitri dengan tenang.
“Perubahan ini merupakan bentuk penghormatan dan kesempatan bagi umat Muslim untuk merayakan Idulfitri dengan khidmat,” demikian isi pengumuman yang disampaikan pihak kecamatan.
Selain menjunjung nilai toleransi antarumat beragama, kebijakan ini juga bertujuan menjaga ketertiban wilayah agar tidak terjadi penumpukan aktivitas perdagangan pada hari besar tersebut.
Pemerintah kecamatan pun mengimbau para pedagang dan masyarakat agar segera menyesuaikan agenda belanja mereka. Dengan begitu, kebutuhan menjelang Lebaran tetap dapat terpenuhi tanpa mengganggu jalannya ibadah Idulfitri.
Langkah ini sekaligus menjadi cerminan semangat toleransi dan kebersamaan masyarakat di wilayah Kecamatan Sano Nggoang dalam menghormati perayaan hari besar keagamaan.
Diberitakan sebelumnya, Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Manggarai Barat menetapkan pelaksanaan Salat Idulfitri 1 Syawal 1447 Hijriah pada Jumat, 20 Maret 2026, sesuai keputusan Pimpinan Pusat Muhammadiyah.
Sementara itu, Kementerian Agama (Kemenag) menjadwalkan sidang isbat penetapan 1 Syawal 1447 H pada Kamis, 19 Maret 2026. Dalam sidang tersebut, pemerintah akan membahas hasil rukyatul hilal yang dilakukan di berbagai titik pemantauan di Indonesia sebelum mengumumkan keputusan resmi mengenai tanggal Idulfitri. **
Penulis : Rino
Editor : Redaksi










