Jalur Maut Rangga Watu Kembali Makan Korban, Truk Tujuan Ruteng Terbalik

- Redaksi

Senin, 18 Mei 2026 - 23:32 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sebuah truk bermuatan berat tujuan Ruteng terbalik dan masuk ke parit akibat jalan rusak dan bergelombang pada Senin (18/5/2026) sore.

Sebuah truk bermuatan berat tujuan Ruteng terbalik dan masuk ke parit akibat jalan rusak dan bergelombang pada Senin (18/5/2026) sore.

LABUAN BAJO, GBRNews.id – Jalur rawan Puncak Rangga Watu, Kecamatan Mbeliling, Manggarai Barat, kembali memicu kecelakaan. Sebuah truk bermuatan berat tujuan Ruteng terbalik dan masuk ke parit akibat jalan rusak dan bergelombang pada Senin (18/5/2026) sore. Beruntung, sang sopir selamat dari insiden ini.

Kecelakaan di jalur Trans Flores tersebut dalam beberapa bulan terakhir sering memakan korban.

Informasi yang dihimpun GBRNews.id, truk dengan nomor polisi EB 8369 D itu melaju dari arah Labuan Bajo menuju Ruteng.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Saat tiba di lokasi kejadian, kendaraan diduga oleng akibat permukaan jalan bergelombang hingga keluar jalur dan masuk ke dalam parit di sisi jalan.

Warga setempat, Rudini, mengatakan insiden itu terjadi sekitar pukul 15.00 Wita. Menurutnya, kondisi jalan serta cuaca hujan turut mempengaruhi keseimbangan kendaraan.

“Kejadiannya tadi sore sekitar jam 3. Dipengaruhi jalan gelombang sehingga mobil kehilangan keseimbangan lalu terperosok ke saluran,” jelas Rudini saat dikonfirmasi GBRNews.id, Senin malam.

Beruntung, dalam peristiwa tersebut tidak ada korban jiwa. Sopir truk dilaporkan selamat meski kendaraan mengalami kecelakaan cukup serius.

“Tidak ada korban. Sopirnya aman, dia sendiri di dalam mobil,” ungkapnya.

Pasca kejadian, arus lalu lintas di jalur Trans Flores sempat mengalami kemacetan. Namun kondisi tersebut tidak berlangsung lama setelah warga dan pengguna jalan membantu mengatur kendaraan yang melintas.

Selain jalan bergelombang, hujan yang mengguyur kawasan tersebut membuat badan jalan licin dan diselimuti kabut tipis sehingga memperburuk situasi di lokasi kejadian.

Hingga Senin malam, proses evakuasi truk masih terus dilakukan.

Rudini juga mengungkapkan bahwa kawasan Puncak Rangga Watu kerap terjadi kecelakaan lalu lintas. Bahkan beberapa bulan lalu, sebuah truk fuso dilaporkan mengalami rem blong sekitar 100 meter dari lokasi kejadian terbaru.

Insiden itu menyebabkan satu orang meninggal dunia dari total empat penumpang di dalam kendaraan.

Menurutnya, jalur Puncak Rangga Watu memang dikenal rawan kecelakaan, mulai dari kendaraan gagal menanjak hingga rem blong saat melintas di medan turunan dan tikungan.

berikut video pasca kejadian.

“Di sini memang sering terjadi lakalantas, mulai dari gagal nanjak sampai rem blong,” tuturnya.

Ia pun berharap adanya perhatian serius dari pihak terkait untuk memperbaiki kondisi jalan di jalur tersebut guna mencegah kecelakaan serupa kembali terjadi. **

Penulis : Rino

Editor : Redaksi

Berita Terkait

Hampir 2 Bulan Pascagempa, 240 Huntara Tahap Satu di Mabar Belum Dibangun
Sebulan Berlalu, Polres Mabar Belum Ungkap Perkembangan Kasus Wasit Fredi
Beredar Isu Panas Pilkades Macang Tanggar, Selisih 1 Suara Dipersoalkan, Dinamika Horizontal Mencuat
Polres Mabar Resmi Tetapkan Emiliana Helni Tersangka Kasus Dugaan ITE
Kuasa Hukum Korban Desak Transparansi Kasus Dua Prajurit TNI di Mabar, Surati Panglima TNI hingga DPR RI
Hasil Pilkades Tiga Desa di Kecamatan Boleng, Ini Cakades Terpilih dan Raihan Suaranya
Berikut Nama-Nama Cakades Terpilih di Kecamatan Komodo, Nardin Raih Suara Terendah
Hasil Pilkades Kecamatan Komodo, Ibrahim Ndung Tertinggi 1.015 Suara, Alimudin 545
Berita ini 30 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 23:27 WITA

Hampir 2 Bulan Pascagempa, 240 Huntara Tahap Satu di Mabar Belum Dibangun

Senin, 5 Oktober 2026 - 06:42 WITA

Sebulan Berlalu, Polres Mabar Belum Ungkap Perkembangan Kasus Wasit Fredi

Minggu, 4 Oktober 2026 - 23:19 WITA

Beredar Isu Panas Pilkades Macang Tanggar, Selisih 1 Suara Dipersoalkan, Dinamika Horizontal Mencuat

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 23:02 WITA

Polres Mabar Resmi Tetapkan Emiliana Helni Tersangka Kasus Dugaan ITE

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 14:20 WITA

Kuasa Hukum Korban Desak Transparansi Kasus Dua Prajurit TNI di Mabar, Surati Panglima TNI hingga DPR RI

Berita Terbaru