Dibalik Musibah Kebakaran Rumah, Rosmiati Kehilangan SK SPMT PPPK dan Tabungan

- Redaksi

Jumat, 24 Januari 2025 - 23:14 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Labuan Bajo, GBRNews.id –Kebakaran yang melanda rumah semi permanen milik Abdul Azis (58) di Kampung Lemes, Desa Macang Tanggar, Kecamatan Komodo, Manggarai Barat, pada Rabu (22/01/2025), menyisakan duka mendalam.

Rumah yang sebelumnya menjadi tempat tinggal keluarga itu kini hanya menyisakan puing dan kenangan.

Rosmiati (31), putri Abdul Azis yang bekerja sebagai bidan di Puskesmas Benteng, menceritakan dengan pilu kehilangan yang dialaminya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Saat kebakaran terjadi, ia baru saja selesai melaksanakan salat Asar dan sempat keluar rumah. Tak lama, kabar buruk itu sampai ke telinganya.

“Saat tiba di rumah, semuanya sudah habis terbakar. Api terlalu besar untuk dipadamkan, dan semua harta benda kami musnah,” kenang Rosmiati kepada Gbrnews.id, Kamis (23/1/2025) petang.

Rosmiati (31), putri Abdul Azis yang bekerja sebagai bidan di Puskesmas Benteng, menceritakan dengan pilu kehilangan yang dialaminya. (Foto Gbrnews/Rino). 

Di balik musibah ini, Rosmiati kehilangan berbagai dokumen penting, termasuk KTP, Ijazah, SK SPMT PPPK, buku rekening, kartu BPJS, Surat Tanda Registrasi Bidan (STRB), Surat Izin Praktek Bidan (SIPB), serta harta berharga seperti gelang emas seberat 3 gram, dua cincin masing-masing 2 gram dan tabungan Rp20 juta yang ia kumpulkan sejak 2018.

“Hanya baju di badan yang tersisa,” katanya

Rosmiati, yang merupakan alumni SDI Macang Tanggar (2006), MTsN 2 Labuan Bajo (2009), MAN Labuan Bajo (2012), serta lulusan dari Yayasan Pendidikan Makassar (YAKMA) tahun 2016, kini tengah berjuang untuk mendapatkan kembali dokumen-dokumen yang telah hilang.

“Besok (Jum’at,24/1) saya akan buat laporan resmi ke polisi terkait dokumen- dokumen yang terbakar itu,” tutupnya. **

Penulis : Rino

Editor : Redaksi

Berita Terkait

Hampir 2 Bulan Pascagempa, 240 Huntara Tahap Satu di Mabar Belum Dibangun
Sebulan Berlalu, Polres Mabar Belum Ungkap Perkembangan Kasus Wasit Fredi
Beredar Isu Panas Pilkades Macang Tanggar, Selisih 1 Suara Dipersoalkan, Dinamika Horizontal Mencuat
Polres Mabar Resmi Tetapkan Emiliana Helni Tersangka Kasus Dugaan ITE
Kuasa Hukum Korban Desak Transparansi Kasus Dua Prajurit TNI di Mabar, Surati Panglima TNI hingga DPR RI
Hasil Pilkades Tiga Desa di Kecamatan Boleng, Ini Cakades Terpilih dan Raihan Suaranya
Berikut Nama-Nama Cakades Terpilih di Kecamatan Komodo, Nardin Raih Suara Terendah
Hasil Pilkades Kecamatan Komodo, Ibrahim Ndung Tertinggi 1.015 Suara, Alimudin 545
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 23:27 WITA

Hampir 2 Bulan Pascagempa, 240 Huntara Tahap Satu di Mabar Belum Dibangun

Senin, 5 Oktober 2026 - 06:42 WITA

Sebulan Berlalu, Polres Mabar Belum Ungkap Perkembangan Kasus Wasit Fredi

Minggu, 4 Oktober 2026 - 23:19 WITA

Beredar Isu Panas Pilkades Macang Tanggar, Selisih 1 Suara Dipersoalkan, Dinamika Horizontal Mencuat

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 23:02 WITA

Polres Mabar Resmi Tetapkan Emiliana Helni Tersangka Kasus Dugaan ITE

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 14:20 WITA

Kuasa Hukum Korban Desak Transparansi Kasus Dua Prajurit TNI di Mabar, Surati Panglima TNI hingga DPR RI

Berita Terbaru