Debat Pertama Pilbup Manggarai Barat, Mario-Richard vs Edi-Weng Adu Strategi Pariwisata Terintegrasi

- Redaksi

Rabu, 16 Oktober 2024 - 03:10 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Labuan Bajo, GBRNews.id –Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Manggarai Barat mempersiapkan momen penting dalam Pilkada 2024 dengan menyelenggarakan debat terbuka bagi pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati.

Acara debat ini dijadwalkan berlangsung dua kali selama masa kampanye, yaitu pada Rabu, 16 Oktober 2024, dan Rabu, 20 November 2024.

Debat terbuka ini merupakan ajang penting bagi para kandidat untuk memaparkan visi dan misi mereka di hadapan publik.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Jadwal pelaksanaannya telah ditetapkan melalui Keputusan KPU Nomor 781 Tahun 2024, yang mengatur kampanye peserta pemilihan. Pelaksanaan debat juga diperkuat oleh Peraturan KPU Nomor 13 Tahun 2024 tentang Kampanye Pemilihan Kepala Daerah.

Secara teknis, acara ini diatur dalam Keputusan KPU Nomor 1363 Tahun 2024, yang menjelaskan bahwa debat terbuka merupakan salah satu metode kampanye yang difasilitasi oleh KPU.

Ajang ini bertujuan untuk memberikan kesempatan kepada masyarakat melihat langsung pertarungan gagasan antara pasangan calon.

Tema Strategis: Pembangunan Pariwisata Terintegrasi

Ketua KPU Manggarai Barat, Ferdiano Sutarto Parman, atau yang akrab disapa Ano, mengungkapkan bahwa tema debat pertama ini sangat relevan dengan potensi daerah.

“Topiknya adalah peningkatan kesejahteraan ekonomi masyarakat berbasis pembangunan pariwisata terintegrasi,” jelas Ano dalam pernyataan kepada media di Labuan Bajo, Selasa (15/10).

Tema ini diharapkan menjadi panggung bagi kedua pasangan calon untuk memperlihatkan strategi konkret mereka dalam memanfaatkan sektor pariwisata yang menjadi andalan Manggarai Barat.

Debat pertama akan dilaksanakan di aula DJ Hall, Labuan Bajo, dan dimulai pukul 19.00 WITA. Namun, jumlah massa pendukung yang diizinkan hadir dibatasi hanya 75 orang dari masing-masing paslon untuk menjaga suasana tetap kondusif.

Debat ini akan melibatkan tiga panelis, semuanya akademisi dari Universitas Nusa Cendana dan Universitas Muhammadiyah Kupang.

“Untuk panelis dalam debat pertama ini ada tiga orang. Ketiganya dari akademisi dari Kampus Undana dan Muhamadiyah Kupang,” ungkap Ano.

Pertarungan Dua Paslon: Mario-Richard vs Edi-Weng

Pilbup Manggarai Barat 2024 akan mempertemukan dua pasangan calon yang telah siap beradu gagasan, yakni Christo Mario Y Pranda-Richard Tata Sontani (Mario-Richard) dan Edistasius Endi-Yulianus Weng (Edi-Weng).

Keduanya akan mempresentasikan visi dan misi mereka tentang bagaimana meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pembangunan pariwisata yang terintegrasi dengan sektor-sektor lain.

Terpisah, Ketua Divisi Sosialisasi Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat dan SDM KPU Manggarai Barat, Azis, menjelaskan bahwa debat ini akan berlangsung selama 180 menit, dengan jeda iklan selama 30 menit.

“Debat ini akan terdiri dari beberapa segmen yang dirancang untuk mendalami visi, misi, dan program pasangan calon,” ujar Azis.

Format Debat: Sesi Tanya Jawab Hingga Sanggahan

Debat terbuka akan dibagi menjadi enam segmen yang dirancang secara komprehensif. Segmen pertama akan diisi dengan pembukaan dan pembacaan tata tertib, diikuti oleh penyampaian visi, misi, dan program dari masing-masing paslon. Pada segmen kedua dan ketiga, moderator akan mendalami visi dan program tersebut, sebelum memasuki sesi yang lebih interaktif.

Segmen keempat dan kelima akan menjadi momen yang paling dinantikan, yakni sesi tanya jawab dan sanggahan antar paslon. Di sinilah pertarungan gagasan akan berlangsung paling sengit, saat masing-masing paslon berusaha mempertahankan argumen mereka dan menguji gagasan lawan. Debat akan diakhiri dengan segmen keenam, yakni sesi penutup.**

Penulis : Rino

Editor : Redaksi

Berita Terkait

Hampir 2 Bulan Pascagempa, 240 Huntara Tahap Satu di Mabar Belum Dibangun
Sebulan Berlalu, Polres Mabar Belum Ungkap Perkembangan Kasus Wasit Fredi
Beredar Isu Panas Pilkades Macang Tanggar, Selisih 1 Suara Dipersoalkan, Dinamika Horizontal Mencuat
Polres Mabar Resmi Tetapkan Emiliana Helni Tersangka Kasus Dugaan ITE
Kuasa Hukum Korban Desak Transparansi Kasus Dua Prajurit TNI di Mabar, Surati Panglima TNI hingga DPR RI
Hasil Pilkades Tiga Desa di Kecamatan Boleng, Ini Cakades Terpilih dan Raihan Suaranya
Berikut Nama-Nama Cakades Terpilih di Kecamatan Komodo, Nardin Raih Suara Terendah
Hasil Pilkades Kecamatan Komodo, Ibrahim Ndung Tertinggi 1.015 Suara, Alimudin 545
Berita ini 9 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 23:27 WITA

Hampir 2 Bulan Pascagempa, 240 Huntara Tahap Satu di Mabar Belum Dibangun

Senin, 5 Oktober 2026 - 06:42 WITA

Sebulan Berlalu, Polres Mabar Belum Ungkap Perkembangan Kasus Wasit Fredi

Minggu, 4 Oktober 2026 - 23:19 WITA

Beredar Isu Panas Pilkades Macang Tanggar, Selisih 1 Suara Dipersoalkan, Dinamika Horizontal Mencuat

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 23:02 WITA

Polres Mabar Resmi Tetapkan Emiliana Helni Tersangka Kasus Dugaan ITE

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 14:20 WITA

Kuasa Hukum Korban Desak Transparansi Kasus Dua Prajurit TNI di Mabar, Surati Panglima TNI hingga DPR RI

Berita Terbaru