Bupati Edi Endi Tegur Keras ASN yang Merasa Diri Paling Hebat dan Paling Benar Sendiri

- Redaksi

Kamis, 9 Januari 2025 - 15:38 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Labuan Bajo, GBRNews.id –Sikap arogan tak akan membawa kemajuan, apalagi jika dilakukan oleh Aparatur Sipil Negara (ASN).

Bupati Manggarai Barat, Edistasius Endi, dengan tegas menyampaikan kritik kepada sejumlah oknum ASN yang dinilainya memiliki mentalitas “merasa diri paling hebat dan paling benar sendiri.”

Dalam rapat evaluasi capaian kinerja Tahun Anggaran 2024, Rabu (8/1/2025), Edi Endi menyatakan keprihatinannya atas perilaku seperti ini yang berujung pada buruknya pelayanan kepada masyarakat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Ada ASN yang berkali-kali saya telpon tapi tidak mau angkat. Itu kan karena merasa diri paling hebat dan merasa diri paling benar sendiri,” kata Bupati Edi Endi seperti dikutip dari POS-KUPANG.COM, Kamis (9/1/2025).

Menurut Edi Endi, sikap “merasa diri paling hebat dan merasa diri paling benar” adalah akar dari arogansi yang dapat merusak etos kerja dan menurunkan kualitas pelayanan publik.

ASN, katanya, adalah pelayan masyarakat, bukan tuan yang bisa bersikap angkuh.

“Sikap seperti ini hanya akan merusak hubungan antara pemerintah dan masyarakat,” ujarnya.

Ia meminta para pimpinan perangkat daerah untuk segera menasihati staf di bawah mereka agar perilaku semacam ini tidak menjadi budaya.

“Tolong disampaikan kepada seluruh staf di instansi kerja masing-masing, bahwa jangan ada yang merasa diri paling hebat dan paling benar sendiri,” tegas Edi Endi.

Bupati Edistasius Endi juga mengajak seluruh ASN untuk merefleksi diri dan meninggalkan sikap jumawa yang hanya merugikan.

Tahun 2025, katanya, harus menjadi momentum kebangkitan dengan semangat baru yang berlandaskan kerja sama, kerendahan hati, dan fokus pada kepentingan masyarakat.

Rapat evaluasi ini turut dihadiri oleh Wakil Bupati Manggarai Barat Yulianus Weng, Sekretaris Daerah Fransiskus Sales Sodo, para asisten sekda, staf ahli bupati, pimpinan OPD, serta camat se-Kabupaten Manggarai Barat. **

Penulis : Rino

Editor : Redaksi

Berita Terkait

Hampir 2 Bulan Pascagempa, 240 Huntara Tahap Satu di Mabar Belum Dibangun
Sebulan Berlalu, Polres Mabar Belum Ungkap Perkembangan Kasus Wasit Fredi
Beredar Isu Panas Pilkades Macang Tanggar, Selisih 1 Suara Dipersoalkan, Dinamika Horizontal Mencuat
Polres Mabar Resmi Tetapkan Emiliana Helni Tersangka Kasus Dugaan ITE
Kuasa Hukum Korban Desak Transparansi Kasus Dua Prajurit TNI di Mabar, Surati Panglima TNI hingga DPR RI
Hasil Pilkades Tiga Desa di Kecamatan Boleng, Ini Cakades Terpilih dan Raihan Suaranya
Berikut Nama-Nama Cakades Terpilih di Kecamatan Komodo, Nardin Raih Suara Terendah
Hasil Pilkades Kecamatan Komodo, Ibrahim Ndung Tertinggi 1.015 Suara, Alimudin 545
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 23:27 WITA

Hampir 2 Bulan Pascagempa, 240 Huntara Tahap Satu di Mabar Belum Dibangun

Senin, 5 Oktober 2026 - 06:42 WITA

Sebulan Berlalu, Polres Mabar Belum Ungkap Perkembangan Kasus Wasit Fredi

Minggu, 4 Oktober 2026 - 23:19 WITA

Beredar Isu Panas Pilkades Macang Tanggar, Selisih 1 Suara Dipersoalkan, Dinamika Horizontal Mencuat

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 23:02 WITA

Polres Mabar Resmi Tetapkan Emiliana Helni Tersangka Kasus Dugaan ITE

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 14:20 WITA

Kuasa Hukum Korban Desak Transparansi Kasus Dua Prajurit TNI di Mabar, Surati Panglima TNI hingga DPR RI

Berita Terbaru