Labuan Bajo, GBRNews.id –Pergantian tampuk kepemimpinan DPRD Kabupaten Manggarai Barat menandai babak baru dalam politik lokal dengan ditunjuknya Benediktus Nurdin sebagai Ketua DPRD periode 2024-2029.
Penunjukan Beni melalui Surat Keputusan (SK) yang ditandatangani oleh Ketua Umum Partai NasDem, Surya Paloh, serta Sekretaris Hermawi Taslim.
Pengangkatan Beni bukan hanya bagian dari rotasi kepemimpinan, tetapi juga simbol perubahan besar setelah dua tokoh penting, Yopi Widiayanti dan Martinus Mitar, secara bertahap menyerahkan estafet kepemimpinan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Peran Sekwan dalam Estafet Kepemimpinan
Sekretaris Dewan (Sekwan) DPRD Manggarai Barat, David Edwar Rego, mengonfirmasi bahwa pihaknya telah menerima Surat Keputusan (SK) dari DPP Partai NasDem yang menetapkan Benediktus Nurdin sebagai Ketua DPRD Manggarai Barat.
Selain itu, Rikardus Jani dari Partai Demokrat dan Sewargading S.J. Putra dari PKB telah ditunjuk sebagai wakil pimpinan DPRD.
David menjelaskan bahwa pelantikan ketiga pimpinan DPRD akan dilakukan setelah menerima SK dari Gubernur NTT.
“Minggu depan, kami akan mengirim seluruh berkas ke Penjabat Gubernur NTT melalui Penjabat Bupati Manggarai Barat,” kata David kepada Gbrnews.id, Selasa (15/10) malam.
Akhir Kepemimpinan Martinus Mitar: Masa Transisi yang Damai
Martinus Mitar, yang menjabat sebagai Ketua DPRD Manggarai Barat periode 2019-2024, memainkan peran penting dalam mengarahkan kinerja lembaga legislatif daerah selama lima tahun terakhir.
Di bawah kepemimpinannya, DPRD berhasil melewati berbagai tantangan, termasuk dinamika politik lokal dan isu pembangunan.
Pada 30 Agustus 2024, dalam sidang paripurna pengucapan sumpah/janji anggota DPRD yang baru, Martinus secara resmi menyerahkan palu kepemimpinan kepada Yopi Widiayanti.
Penyerahan palu ini menandai transisi damai dan terencana, di mana Martinus menyerahkan tanggung jawab kepada Yopi, meskipun hanya untuk sementara. Serah terima kepemimpinan ini adalah bagian dari mekanisme organisasi yang matang, memastikan kelangsungan kinerja DPRD tanpa jeda, meski masa jabatannya telah berakhir.
Yopi Widiayanti: Sang Ketua Sementara yang Menjaga Stabilitas
Setelah lengsernya Marten, Yopi Widiayanti, politisi senior NasDem dan Ketua DPD NasDem Manggarai Barat, diangkat sebagai Ketua DPRD Sementara.
Sebagai sosok yang sudah menjabat dua periode di DPRD, Yopi diandalkan untuk menjaga stabilitas lembaga legislatif hingga pemimpin definitif terpilih.
Meskipun namanya sempat disebut-sebut sebagai calon kuat Ketua DPRD, Yopi dengan rendah hati menegaskan bahwa mekanisme pemilihan sepenuhnya diserahkan kepada DPW dan DPP NasDem.
Proses demokratis di internal partai menjadi ajang kompetisi sehat bagi para kader terbaik. Yopi juga menegaskan bahwa dari tujuh nama yang diusulkan, termasuk dirinya, semua memiliki peluang yang sama untuk menduduki kursi Ketua DPRD.
“Kami serahkan sepenuhnya kepada DPW dan DPP. Intinya, dari 7 nama yang diusulkan, semuanya memiliki peluang yang sama,” jelas Yopi kepada Gbrnews.id, beberapa waktu lalu.
Dari tujuh nama yang diusulkan sebagai calon Ketua DPRD, Benediktus Nurdin berhasil mendapatkan kepercayaan tertinggi. Nama-nama lainnya yang diusulkan antara lain Yovita Dewi Suriany, Martinus Mitar, Basilius Sardi Jeramat, Alfridus Ndarung, Yopi Widiyanti, dan Syiprianus Anjelo.

Estafet Kepemimpinan: Harapan Baru di Bawah Benediktus Nurdin
Setelah melalui proses pemilihan internal yang dinamis, Benediktus Nurdin resmi mengambil alih kepemimpinan DPRD Manggarai Barat.
Penunjukan Beni Nurdin menandai akhir dari peran Yopi sebagai Ketua Sementara, sekaligus melanjutkan estafet yang dimulai oleh Marten Mitar.
Benediktus Nurdin, menyampaikan rasa syukur atas penunjukannya dan mengatakan bahwa setelah pelantikan, tugas besar sudah menanti.
Ia berkomitmen untuk bekerja maksimal dan menjalin sinergi dengan Pemerintah Kabupaten Manggarai Barat demi kepentingan masyarakat.
“Kami siap melanjutkan estafet kepemimpinan dari periode sebelumnya, dan mari bersama-sama meningkatkan kinerja untuk kesejahteraan masyarakatmasyarakat,” kata Beni Nurdin.
Penulis : Rino
Editor : Redaksi










