AJ Mabar Gelar Diskusi Eksklusif dengan Dewan Pers

- Redaksi

Minggu, 6 Oktober 2024 - 20:54 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Labuan Bajo, GBRNews.id –Aliansi Jurnalis Manggarai Barat (AJ Mabar) menggelar diskusi eksklusif bersama Satgas Antikekerasan Wartawan Dewan Pers di Labuan Bajo pada Minggu (6/10) malam.

Diskusi ini menjadi momen penting bagi para jurnalis daerah untuk menggali strategi menulis berita yang tak hanya taat hukum, tetapi juga menjaga etika jurnalistik, terutama dalam menghadapi sengketa pers.

Pesan Erick: Jurnalis Harus Taat Kode Etik

Erick Tanjung, perwakilan Satgas Antikekerasan Wartawan Dewan Pers, tampil sebagai pembicara utama. Dalam pemaparannya, Erick mengingatkan pentingnya jurnalis menjaga integritas mereka dengan menulis sesuai kode etik jurnalistik.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kuncinya adalah menulis sesuai kode etik. Saya sangat menghargai semangat teman-teman di AJ Mabar yang tetap memegang teguh independensi sebagai jurnalis,” ungkap Erick penuh penghargaan.

Menepis pandangan yang selama ini berkembang, Erick juga menjelaskan bahwa media tidak harus terverifikasi di Dewan Pers untuk menghindari masalah hukum. Yang menjadi penilaian utama Dewan Pers, lanjut Erick, adalah kualitas karya jurnalistik dan kepatuhan terhadap kode etik.

“Yang dinilai adalah karya jurnalistiknya, apakah sesuai dengan kode etik. Selain itu, media harus berbadan hukum,” tambahnya.

Ketua AJ Mabar Apresiasi Diskusi Bersama Dewan Pers

Ketua AJ Mabar, Saverinus Suryanto, yang akrab disapa Rio, menyampaikan apresiasi mendalam atas kesediaan Dewan Pers berbagi pengetahuan dan wawasan langsung dengan para jurnalis di Manggarai Barat.

“Kami sangat berterima kasih kepada Dewan Pers yang telah meluangkan waktu. Ini kesempatan berharga bagi kami untuk memahami lebih dalam mengenai sengketa pers dan apa saja yang dinilai oleh Dewan Pers dalam proses tersebut,” kata Rio.

Membangun Jaringan dengan Dewan Pers

Rio juga menekankan pentingnya hubungan yang baik antara jurnalis di daerah dengan Dewan Pers.

“Organisasi jurnalis di daerah seperti AJ Mabar sangat membutuhkan koordinasi yang erat dengan Dewan Pers. Diskusi ini membantu kami memahami lebih dalam soal sengketa pers, yang selama ini mungkin kurang dipahami dengan baik. Dengan membangun jaringan yang kuat, kita bisa lebih mudah berkomunikasi dan mendapatkan bantuan dari Dewan Pers ketika dibutuhkan,” jelas Rio. **

 

 

Penulis : Rino

Editor : Redaksi

Berita Terkait

Hampir 2 Bulan Pascagempa, 240 Huntara Tahap Satu di Mabar Belum Dibangun
Sebulan Berlalu, Polres Mabar Belum Ungkap Perkembangan Kasus Wasit Fredi
Beredar Isu Panas Pilkades Macang Tanggar, Selisih 1 Suara Dipersoalkan, Dinamika Horizontal Mencuat
Polres Mabar Resmi Tetapkan Emiliana Helni Tersangka Kasus Dugaan ITE
Kuasa Hukum Korban Desak Transparansi Kasus Dua Prajurit TNI di Mabar, Surati Panglima TNI hingga DPR RI
Hasil Pilkades Tiga Desa di Kecamatan Boleng, Ini Cakades Terpilih dan Raihan Suaranya
Berikut Nama-Nama Cakades Terpilih di Kecamatan Komodo, Nardin Raih Suara Terendah
Hasil Pilkades Kecamatan Komodo, Ibrahim Ndung Tertinggi 1.015 Suara, Alimudin 545
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 23:27 WITA

Hampir 2 Bulan Pascagempa, 240 Huntara Tahap Satu di Mabar Belum Dibangun

Senin, 5 Oktober 2026 - 06:42 WITA

Sebulan Berlalu, Polres Mabar Belum Ungkap Perkembangan Kasus Wasit Fredi

Minggu, 4 Oktober 2026 - 23:19 WITA

Beredar Isu Panas Pilkades Macang Tanggar, Selisih 1 Suara Dipersoalkan, Dinamika Horizontal Mencuat

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 23:02 WITA

Polres Mabar Resmi Tetapkan Emiliana Helni Tersangka Kasus Dugaan ITE

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 14:20 WITA

Kuasa Hukum Korban Desak Transparansi Kasus Dua Prajurit TNI di Mabar, Surati Panglima TNI hingga DPR RI

Berita Terbaru