Polisi Otopsi Jenazah Elda, Korban Dugaan Penganiayaan Brutal di Rumah Suami

- Redaksi

Sabtu, 12 Oktober 2024 - 09:09 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Labuan Bajo, GBRNews.id –Tim Forensik Polda NTT dan Inafis Polres Manggarai Barat melakukan otopsi terhadap jenazah Sustiana Melci Elda (23), seorang wanita muda yang diduga menjadi korban penganiayaan brutal di rumah suaminya, Eduardus Ungkang, di Desa Nggilat, Kecamatan Macang Pacar, Kabupaten Manggarai Barat, Sabtu (12/10).

Kematian tragis ini mengguncang warga setempat dan publik, memicu pertanyaan besar apa yang sebenarnya terjadi pada Elda?

Pantauan Gbrnews.id, sekitar pukul 08.50 WITA, suasana hening di TPU Watu Langkas, Desa Nggorang, Kecamatan Komodo, berubah saat tim forensik mulai membongkar makam Elda.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Proses pembongkaran yang berlangsung selama kurang lebih 20 menit ini disaksikan langsung oleh keluarga korban.

Ayah kandung Elda, Adrianus Jehadun, tampak berdiri tegar di dekat makam putrinya, namun dengan kesedihan yang jelas tergambar di wajahnya. Sementara itu, kehadiran keluarga dari pihak suami, Eduardus Ungkang, yang tak muncul di lokasi, semakin menambah teka-teki.

Kehadiran sejumlah pejabat penting dan aparat hukum memperlihatkan bahwa kasus ini menjadi perhatian serius.

Di lokasi, terlihat Kapolres Manggarai Barat, AKBP Christian Kadang, Kadis Dinsos Mabar Marselinus Jebaru, Kabid PPA Dinsos Mabar Fatima Melani Rambing, Kades Nggorang, Bonifasius Mansur, Kapolsek Komodo, AKP I Made Dwi Krisnanda, Bhabinkamtibmas Desa Nggorang, Bripka Yulius L. Sare dan Tim Resmob Polres Mabar.

Sebelumnya, Kapolres Manggarai Barat, AKBP Christian Kadang, S.I.K melalui Kasat Reskrim AKP Lufthi Darmawan Aditya menjelaskan otopsi ini tidak hanya bertujuan memeriksa kondisi fisik jenazah, tetapi juga sebagai langkah krusial dalam mengumpulkan bukti-bukti yang dapat mengungkap fakta di balik kematian Elda.

“Otopsi besok akan melibatkan tim forensik dari Kupang, Inafis serta pengamanan dari Polres Manggarai Barat,” kata AKP Lufthi, saat mendatangi rumah korban di Watu Langkas Desa Nggorang, sekitar pukul 19.57 WITA pada Jum’at (11/10) malam. **

Penulis : Rino

Editor : Redaksi

Berita Terkait

Krisna FC Tundukkan PS Menjaga 2-0, Crespo Hale Motor Serangan
Coach Kletus Gabhe Dorong PSSI Mabar Bangun Ekosistem Sepak Bola Berkelanjutan
PSSI Cup II Mabar: Wae Sambi FC Bantai Sama Nggitan 4-0, Dwikie Jehaman Cetak Brace
PSSI Cup II Mabar: SMANDU FC Tak Berdaya, PSG Papa Garang Pesta Gol 5-0
Komodo United Bantai Mata Wae 13-1, Angga Asnandi Cetak 8 Gol
PSSI Cup II Mabar: Monster Mbeliling Hajar Gladiator 4-0, Berto Cetak Hattrick
PSSI Cup II Manggarai Barat Butuh Rp375 Juta, Panitia Baru Kantongi 35 Persen
Berikut Jadwal Resmi Babak Penyisihan Grup PSSI Cup II Manggarai Barat 2026
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 11 Agustus 2026 - 21:15 WITA

Krisna FC Tundukkan PS Menjaga 2-0, Crespo Hale Motor Serangan

Senin, 10 Agustus 2026 - 23:00 WITA

Coach Kletus Gabhe Dorong PSSI Mabar Bangun Ekosistem Sepak Bola Berkelanjutan

Senin, 10 Agustus 2026 - 20:47 WITA

PSSI Cup II Mabar: Wae Sambi FC Bantai Sama Nggitan 4-0, Dwikie Jehaman Cetak Brace

Senin, 10 Agustus 2026 - 16:01 WITA

PSSI Cup II Mabar: SMANDU FC Tak Berdaya, PSG Papa Garang Pesta Gol 5-0

Senin, 10 Agustus 2026 - 11:55 WITA

Komodo United Bantai Mata Wae 13-1, Angga Asnandi Cetak 8 Gol

Berita Terbaru