LABUAN BAJO, GBRNews.id – Open Turnamen PSSI Cup II Manggarai Barat 2026 resmi dibuka pada Sabtu (8/8/2026) di Stadion Ora Flobamora, Labuan Bajo. Laga pembuka mempertemukan Warloka Pesisir melawan Uma Lantar dari Grup A.
Pertandingan dijadwalkan berlangsung setelah seremoni pembukaan yang dimulai pukul 14.00 WITA. Duel kedua tim diprediksi menarik karena sama-sama memiliki basis pendukung yang cukup besar.
Warloka merupakan klub asal Kecamatan Komodo, tepatnya wilayah selatan Labuan Bajo. Sementara Uma Lantar berasal dari Kecamatan Pacar yang dikenal sebagai salah satu tim yang cukup diperhitungkan dalam sejumlah turnamen sepak bola lokal.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Duel ini juga mempertemukan dua karakter wilayah yang berbeda, yakni pesisir dan pegunungan. Warloka datang dengan ambisi membuktikan kualitasnya di panggung PSSI Cup II, sedangkan Uma Lantar membawa modal positif setelah tampil sebagai runner-up Turnamen Waning Cup Jilid II pada 12 Juli 2026.
Dalam partai final Waning Cup Jilid II, Uma Lantar harus puas di posisi kedua setelah Waning FC keluar sebagai juara.
Meski Warloka belum mencatatkan prestasi menonjol pada turnamen tarkam maupun kompetisi tingkat kabupaten seperti Bupati Cup, tim tersebut tetap menjadi kekuatan yang patut diperhitungkan.
Pertemuan kedua tim di laga pembuka PSSI Cup II pun menjadi kesempatan bagi masing-masing klub untuk menunjukkan kualitas sekaligus meraih modal awal dalam persaingan Grup A.
27 Tim Berebut Gelar Juara
PSSI Cup II Manggarai Barat 2026 diikuti 27 tim yang terbagi dalam delapan grup, mulai Grup A hingga Grup H.
Grup A dihuni Warloka, Uma Lantar, Terang FC, dan Vamos Bajo.
Grup B terdiri dari Gladiator, Monster, dan SDV. Grup C dihuni Ora Putra, Buntal FC, dan Lembor FC. Sementara Grup D diisi Semandu, Papagarang, dan Messah United.
Grup E terdiri dari Wae Kesambi, Sama Nggitan, PS Nisar, dan Kobar FC. Grup F dihuni PS Menjaga, Krisna FC, dan PS Batu Tiga.
Grup G diisi Wae Mata, Kolang FC, Black Crown, dan Lancang FC. Sedangkan Grup H terdiri dari Mata Wae, Komodo United, dan Kaper FC.
Persaingan diprediksi berlangsung ketat sejak fase penyisihan. Setiap tim akan berusaha mengamankan posisi terbaik untuk melaju ke babak berikutnya.

Turnamen ini juga menawarkan total hadiah mencapai Rp120 juta. Juara pertama mendapat Rp50 juta, juara kedua Rp30 juta, juara ketiga Rp20 juta, dan juara keempat Rp10 juta.
Selain hadiah bagi empat tim terbaik, panitia menyiapkan masing-masing Rp5 juta untuk Top Scorer dan Pemain Terbaik.
Bukan Sekedar Perebutan Trofi
Ketua PSSI Kabupaten Manggarai Barat, Marianus Yono Jehanu, mengatakan PSSI Cup II bukan sekadar kompetisi untuk memperebutkan trofi dan hadiah. Turnamen tersebut menjadi bagian dari program kerja PSSI Manggarai Barat dalam membangun ekosistem sepak bola daerah yang sehat dan kompetitif.
“Ini merupakan bagian dari program kerja PSSI Manggarai Barat. Kami berharap turnamen ini mampu membangun ekosistem sepak bola yang sehat, kompetitif, sekaligus menjadi wadah pembinaan bagi klub-klub di daerah,” ujar Yono Jehanu.
Menurutnya, antusiasme masyarakat terhadap berbagai turnamen antarkampung (tarkam) yang digelar dalam beberapa bulan terakhir menunjukkan gairah sepak bola di Manggarai Barat terus berkembang.
Karena itu, PSSI Cup II diharapkan menjadi panggung yang mempertemukan klub-klub dari berbagai wilayah dalam satu kompetisi yang lebih terarah dan bergengsi.
Selain menghadirkan pertandingan berkualitas, ajang ini diharapkan menjadi ruang bagi pemain dan klub lokal untuk berkembang sekaligus memperkuat fondasi pembinaan sepak bola di Manggarai Barat.
Pembukaan Dimeriahkan Drumband
Ketua Umum Panitia, Ahyar Abadi, mengatakan panitia telah menyiapkan rangkaian acara pembukaan yang tidak hanya menghadirkan pertandingan sepak bola.
Pembukaan akan diisi parade peserta, atraksi marching band, seremoni pembukaan, penampilan Drumband SMAK St. Ignatius Loyola, serta sejumlah acara lainnya.
Pada hari pembukaan hanya digelar satu pertandingan, yakni Warloka menghadapi Uma Lantar.
Selain menjadi panggung awal kompetisi, penyelenggaraan PSSI Cup II juga diharapkan memberikan dampak positif terhadap perekonomian masyarakat melalui keterlibatan pelaku UMKM di sekitar stadion.
Ahyar berharap seluruh peserta, ofisial, suporter, dan masyarakat dapat menjaga sportivitas, keamanan, serta ketertiban selama turnamen berlangsung.
Sementara itu, Ketua Harian Turnamen, Rofinus Edison Risal, mengajak masyarakat Manggarai Barat datang langsung menyaksikan pembukaan PSSI Cup II.
“PSSI Cup II bukan sekadar kompetisi memperebutkan gelar juara, tetapi juga menjadi momentum mempererat persaudaraan melalui olahraga. Kami mengundang seluruh masyarakat untuk datang memberikan dukungan kepada klub-klub peserta serta bersama-sama menyukseskan turnamen ini,” ujar Rofinus Edison Risal yang akrab disapa Ichal.
PSSI Manggarai Barat mengusung semangat “Fair Play, Sportivitas dan Persaudaraan” dalam penyelenggaraan PSSI Cup II 2026.
Semangat tersebut diharapkan menjadi fondasi agar kompetisi berjalan aman dan sportif, sekaligus menjadi pesta sepak bola yang mampu mempererat persaudaraan masyarakat Manggarai Barat. **
Penulis : Rino
Editor : Redaksi










