Pemilik Saham THM Le Dupar Diduga Arahkan Pemberitaan Kematian Wanita Penghibur Malam

- Redaksi

Senin, 4 Mei 2026 - 18:07 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi Tempat Hiburan Malam (THM). Foto Net.

Ilustrasi Tempat Hiburan Malam (THM). Foto Net.

LABUAN BAJO, GBRNews.id Kasus kematian seorang wanita penghibur malam di kawasan wisata Labuan Bajo terus memantik perhatian publik. Di tengah belum jelasnya penyebab kematian, muncul dugaan adanya upaya mengarahkan pemberitaan oleh pihak internal tempat hiburan malam (THM) Le Dupar.

Amora, perempuan asal Karawang, Jawa Barat itu dilaporkan meninggal dunia pada Minggu malam (3/5/2026), setelah sempat menjalani perawatan di Rumah Sakit Siloam Labuan Bajo.

Sebelumnya, korban disebut sempat “ngeroom”, meski informasi ini belum dikonfirmasi secara resmi oleh pihak berwenang.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Di tengah situasi tertutup, salah satu pemilik saham THM Le Dupar, Koko Andy, diduga mencoba mengarahkan narasi pemberitaan. Melalui pesan WhatsApp kepada media ini, ia meminta agar informasi yang dipublikasikan tetap “benar”.

“Yang penting anda buat berita yang benar,” tulisnya, disertai emoji memohon, Senin (4/5/2026) sore.

Tempat Hiburan Malam (THM) Le Dupar, yang beralamat di Jalan Pantai Pede, Gang SPBU Gorontalo, Kecamatan Komodo, Senin (4/5/2026) sore. Foto Rino/GBRNews.id
Tempat Hiburan Malam (THM) Le Dupar, yang beralamat di Jalan Pantai Pede, Gang SPBU Gorontalo, Kecamatan Komodo, Senin (4/5/2026) sore. Foto Rino/GBRNews.id

Namun, ia membantah bahwa korban meninggal dunia usai aktivitas “ngeroom”.

Menurutnya, informasi yang ia ketahui berbeda. “Saya taunya karyawan itu mati di RS, dan tidak kerja malam itu,” ujarnya singkat.

Kendati demikian, ia tidak memberikan penjelasan lebih rinci terkait kronologi kejadian. Ia justru mengarahkan agar konfirmasi dilakukan langsung kepada pihak manajemen THM Le Dupar, yang disebut sedang dimintai keterangan oleh kepolisian.

“Nanti atur untuk ketemu manager dan dirut di sana,” katanya.

Saat diminta membantu menghubungkan dengan pihak manajemen, ia mengaku enggan memberikan kontak.

“Saya tidak enak, Pak,” ucapnya.

Diketahui, THM Le Dupar yang beralamat di Jalan Pantai Pede, Gang SPBU Gorontalo, Kecamatan Komodo, sebelumnya dikenal dengan nama HK.

Dihimpun, jenazah korban saat ini masih berada di rumah sakit dan direncanakan akan dipulangkan ke kampung halamannya di Karawang, Jawa Barat.

Kasus ini menambah daftar kematian pekerja hiburan malam di Labuan Bajo yang belum terungkap. Sebelumnya, pemandu lagu Luna alias Jurmaya juga meninggal pada Desember 2025 di Mawar Jingga Pub & Karaoke, dengan penyebab yang tidak pernah dipastikan secara terbuka.

Ilustrasi Tempat Hiburan Malam (THM). Foto Net.
Ilustrasi Tempat Hiburan Malam (THM). Foto Net.

Rentetan kasus ini memicu perhatian publik soal kepastian hukum serta perlindungan kesehatan dan keselamatan kerja di sektor hiburan malam. Transparansi dari manajemen, tenaga medis, dan aparat penegak hukum dinilai penting untuk mengungkap fakta dan mencegah spekulasi.

Hingga berita ini diturunkan, pihak manajemen masih belum memberikan keterangan resmi, sementara aktivitas di lokasi terpantau berjalan normal tanpa tanda-tanda duka. **

Penulis : Rino

Editor : Redaksi

Berita Terkait

Krisna FC Tundukkan PS Menjaga 2-0, Crespo Hale Motor Serangan
Coach Kletus Gabhe Dorong PSSI Mabar Bangun Ekosistem Sepak Bola Berkelanjutan
PSSI Cup II Mabar: Wae Sambi FC Bantai Sama Nggitan 4-0, Dwikie Jehaman Cetak Brace
PSSI Cup II Mabar: SMANDU FC Tak Berdaya, PSG Papa Garang Pesta Gol 5-0
Komodo United Bantai Mata Wae 13-1, Angga Asnandi Cetak 8 Gol
PSSI Cup II Mabar: Monster Mbeliling Hajar Gladiator 4-0, Berto Cetak Hattrick
PSSI Cup II Manggarai Barat Butuh Rp375 Juta, Panitia Baru Kantongi 35 Persen
Berikut Jadwal Resmi Babak Penyisihan Grup PSSI Cup II Manggarai Barat 2026
Berita ini 12 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 11 Agustus 2026 - 21:15 WITA

Krisna FC Tundukkan PS Menjaga 2-0, Crespo Hale Motor Serangan

Senin, 10 Agustus 2026 - 23:00 WITA

Coach Kletus Gabhe Dorong PSSI Mabar Bangun Ekosistem Sepak Bola Berkelanjutan

Senin, 10 Agustus 2026 - 20:47 WITA

PSSI Cup II Mabar: Wae Sambi FC Bantai Sama Nggitan 4-0, Dwikie Jehaman Cetak Brace

Senin, 10 Agustus 2026 - 16:01 WITA

PSSI Cup II Mabar: SMANDU FC Tak Berdaya, PSG Papa Garang Pesta Gol 5-0

Senin, 10 Agustus 2026 - 11:55 WITA

Komodo United Bantai Mata Wae 13-1, Angga Asnandi Cetak 8 Gol

Berita Terbaru