WNA Amerika Serikat Ditangkap Pecalang karena Keluyuran Saat Nyepi di Bali

- Redaksi

Kamis, 19 Maret 2026 - 19:41 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

WN Amerika Serikat (AS) ditangkap pecalang setelah ketahuan berkeliaran di Jalan Raya Sukawati saat Nyepi, Kamis (19/3/2026). (Dok. Polres Gianyar)

WN Amerika Serikat (AS) ditangkap pecalang setelah ketahuan berkeliaran di Jalan Raya Sukawati saat Nyepi, Kamis (19/3/2026). (Dok. Polres Gianyar)

BALI, GBRNews.idSuasana hening perayaan Hari Nyepi di kawasan Sukawati mendadak terusik, Kamis (19/3/2026) pagi. Seorang warga negara asing asal Amerika Serikat, Karl Adolf Amrhein, diamankan pecalang lantaran nekat berkeliaran di Jalan Raya Sukawati sekitar pukul 07.15 Wita.

Aksi Amrhein yang melanggar aturan Nyepi langsung dihentikan oleh pecalang Desa Adat setempat.

Ia sempat diinterogasi oleh pecalang bernama I Dewa Gede Sukadana, namun tidak memberikan banyak keterangan.
Karena bersikap bungkam, pria berusia 57 tahun itu kemudian dibawa ke kantor polisi untuk penanganan lebih lanjut.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kapolres Gianyar, Chandra Kesuma, mengungkapkan bahwa Amrhein akhirnya mengakui alasan di balik tindakannya. Ia nekat keluar karena mencari penginapan baru setelah masa menginap di hotel sebelumnya berakhir.

“Dia mengaku nekat berkeliaran di jalan untuk mencari hotel baru,” ujar Chandra, Kamis (19/3/2026).

Pihak kepolisian sempat menawarkan Amrhein untuk menginap sementara di Mapolsek Sukawati guna menghindari pelanggaran lebih lanjut selama Nyepi. Namun tawaran tersebut ditolak.

WN Amerika Serikat (AS) ditangkap pecalang setelah ketahuan berkeliaran di Jalan Raya Sukawati saat Nyepi, Kamis (19/3/2026). (Dok. Polres Gianyar)
WN Amerika Serikat (AS) ditangkap pecalang setelah ketahuan berkeliaran di Jalan Raya Sukawati saat Nyepi, Kamis (19/3/2026). (Dok. Polres Gianyar)

Sebagai solusi, polisi akhirnya membantu mencarikan penginapan baru agar yang bersangkutan tetap bisa menjalani Nyepi sesuai aturan yang berlaku di Bali.

“Sudah diarahkan untuk menginap di hotel di Sukawati selama Nyepi,” pungkasnya. **

Penulis : Tim Redaksi

Editor : Redaksi

Sumber Berita : Detikbali.com

Berita Terkait

Di Balik Pertemuan Emiliana Helni dengan Kasat Reskrim Polres Mabar, Kubu Ivon Burhan Desak Penahanan Segera
Utang Diklaim Sudah Dibayar Lebih, Kuasa Hukum IB Warning Saksi EH Soal Keterangan Palsu
Kasus Pengeroyokan di Macang Pacar Tak Kunjung Diproses, Keluarga Korban Siap Demo Polres Mabar
13 Hari Berlalu, Terduga Pelaku Pengeroyokan di Macang Pacar Belum Diamankan, Korban Pertanyakan Kinerja Polisi
Operasi Patuh Turangga 2026 di Mabar, Pelanggaran Berisiko Tinggi Jadi Prioritas Tilang
Kasus Pencabulan Dua Siswi SD di Sano Nggoang Naik Penyidikan, Lansia 87 Tahun Dijerat Pasal Berlapis
Bisa Picu Konflik Antarwilayah, Keluarga Korban Desak Polisi Tangkap Semua Pelaku Pengeroyokan di Macang Pacar
Kejari Manggarai Barat Selamatkan Rp2,09 Miliar dari Korupsi Proyek Jalan Golowelu–Orong dan Irigasi Wae Kaca
Berita ini 12 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 20 Juni 2026 - 01:34 WITA

Di Balik Pertemuan Emiliana Helni dengan Kasat Reskrim Polres Mabar, Kubu Ivon Burhan Desak Penahanan Segera

Jumat, 12 Juni 2026 - 03:36 WITA

Utang Diklaim Sudah Dibayar Lebih, Kuasa Hukum IB Warning Saksi EH Soal Keterangan Palsu

Rabu, 10 Juni 2026 - 16:42 WITA

Kasus Pengeroyokan di Macang Pacar Tak Kunjung Diproses, Keluarga Korban Siap Demo Polres Mabar

Rabu, 10 Juni 2026 - 13:50 WITA

13 Hari Berlalu, Terduga Pelaku Pengeroyokan di Macang Pacar Belum Diamankan, Korban Pertanyakan Kinerja Polisi

Sabtu, 6 Juni 2026 - 06:58 WITA

Operasi Patuh Turangga 2026 di Mabar, Pelanggaran Berisiko Tinggi Jadi Prioritas Tilang

Berita Terbaru