LABUAN BAJO, GBRNews.id — Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), dijadwalkan melakukan kunjungan kerja di Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur, pada Jumat (14/11/2025).
Informasi yang dihimpun GBRNews.id, Kamis malam (13/11), menyebutkan Menteri AHY akan memulai agenda kunjungannya pukul 13.00 WITA dengan meninjau Bandara Internasional Komodo Labuan Bajo.
Kunjungan tersebut bertujuan memastikan kesiapan bandara untuk rencana perluasan dan peningkatan kapasitas kelistrikan pada tahun 2026. Bandara Komodo merupakan salah satu pintu utama pariwisata super prioritas Indonesia yang terus dikembangkan pemerintah pusat.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Selanjutnya, sekitar pukul 14.00 WITA, AHY dijadwalkan meninjau Jalan Lancang–Menjerite menuju Pelabuhan Multipurpose Peti Kemas Wae Kelambu, yang baru saja rampung dikerjakan setelah sempat ditutup total selama tiga bulan untuk perbaikan struktur dan alinyemen jalan.
Sebelumnya, Pemerintah Kabupaten Manggarai Barat melalui surat resmi bernomor Dishub.500.11/55/II/2025 mengumumkan penutupan total akses jalan tersebut sejak 17 Februari hingga 17 Mei 2025. Penutupan dilakukan untuk menunjang proyek strategis nasional guna memperlancar akses logistik dan transportasi menuju pelabuhan utama di Labuan Bajo.
Bupati Manggarai Barat, Edistasius Endi, menegaskan selama masa perbaikan, arus lalu lintas dialihkan melalui Jalan Ketentang dan Jalan Theodor di Desa Batu Cermin.
Ia juga mengimbau para pemilik kendaraan, terutama kendaraan angkutan barang, untuk:
- Membatasi tonase dan dimensi kendaraan sesuai ketentuan.
- Tidak memarkir kendaraan atau melakukan bongkar muat di ruas jalan pengalihan.
Sebelum kebijakan ini diterapkan, Kepala Dinas Perhubungan Mabar, Adrianus Gunawan, telah melakukan sosialisasi kepada masyarakat di Kantor Desa Batu Cermin agar warga memahami dampak dan aturan selama masa perbaikan. Dinas Perhubungan juga menyiapkan peta pengalihan arus lalu lintas sebagai panduan bagi pengguna jalan.
Berdasarkan data proyek, pekerjaan perbaikan alinyemen jalan akses menuju Pelabuhan Multipurpose Peti Kemas Wae Kelambu dikerjakan oleh Balai Pelaksanaan Jalan NTT dengan PT Brantas Abipraya – PT WIN Alam Abdi KSO sebagai pelaksana, serta PT Gunung Giri Engineering Consultant KSO sebagai konsultan pengawas.
Proyek dengan durasi 240 hari kerja dan masa pemeliharaan 365 hari kalender ini didanai dari APBN Tahun Anggaran 2024–2025. Tujuannya, memperkuat konektivitas dan keselamatan transportasi di kawasan strategis Labuan Bajo yang terus berkembang sebagai destinasi wisata unggulan nasional.
Kunjungan Menteri AHY diharapkan semakin mempertegas komitmen pemerintah pusat terhadap pembangunan infrastruktur di kawasan barat Pulau Flores, sekaligus memperkuat posisi Labuan Bajo sebagai gerbang wisata dunia. **
Penulis : Rino
Editor : Redaksi










