LABUAN BAJO, GBRNews.id – Open Turnamen Sepak Takraw Labuan Bajo 2025 resmi digelar, menandai kebangkitan olahraga takraw yang sempat vakum selama tiga tahun di Manggarai Barat. Kegiatan berlangsung meriah, Sabtu (25/10) sore, di Lapangan Wae Kesambi, Desa Batu Cermin, Kecamatan Komodo, diikuti 12 klub dari berbagai wilayah.
Sorak semangat penonton dan pemain mewarnai pertandingan pembuka yang mempertemukan Scatters vs Komodo Access, disusul laga WTDR vs GAR, dan KBLM vs Prima Junior. Turnamen ini menjadi momentum penting bagi dunia olahraga Manggarai Barat untuk kembali menghidupkan tradisi takraw yang pernah berjaya.
Turut hadir dalam pembukaan, Perwakilan Dinas PKO Manggarai Barat, Valentino Tolen, Ketua KONI Manggarai Barat, Yeremias Unggas, Kades Batu Cermin, Marianus Yono Jehanu, serta tamu undangan lainnya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Ketua KONI Manggarai Barat, Yeremias Unggas, dalam sambutannya mengapresiasi panitia atas terselenggaranya turnamen ini. Ia menegaskan, KONI tidak menutup mata terhadap cabang olahraga apa pun, termasuk sepak takraw.
“Porprov 2018 itu final paling seru — Manggarai Barat melawan Sabu Raijua. Kita juara dua umum, tapi juara satu perorangan. Sejak saat itu takraw sempat mati suri, dan hari ini akhirnya pecah telur,” kisah Yeremias disambut tepuk tangan meriah.

“Beberapa cabang olahraga Manggarai Barat saat itu bahkan sudah sampai ke tahap seleksi Pra PON, termasuk takraw. Namun di ajang PON, kita harus mengakui kekalahan dan belum berhasil melangkah lebih jauh. Meski begitu, prestasi para atlet sudah luar biasa dan membanggakan,” jelasnya.
Ketua KONI juga mengungkapkan bahwa para atlet Porprov 2018 sebagian besar berasal dari wilayah kepulauan Manggarai Barat.
“Atlet kita saat itu banyak dari anak-anak kepulauan. Ke depan, anak-anak di wilayah pegunungan juga harus menunjukkan skill terbaiknya. Ini momentum untuk bangkit bersama,” ujarnya.

“KONI selalu siap mendukung. Masalahnya bukan di dana, tapi di pengelolaan. Sekarang saatnya bangkit,” tegasnya.
Yeremias menegaskan, KONI Manggarai Barat akan terus mendukung pembinaan atlet takraw agar kembali berprestasi di ajang daerah maupun nasional. Ia berharap turnamen ini menjadi langkah awal kebangkitan jelang Porprov 2026.
“Tunjukkan bahwa sepak takraw Manggarai Barat adalah olahraga yang disegani di NTT,” tutupnya.

“Terima kasih sudah memilih Lapangan Wae Kesambi. Dari kami pemerintah desa, sesepuh, dan pemuda memberikan izin dan dukungan penuh agar kegiatan ini berjalan lancar,” ujar Kades Yono, begitu disapanya.
Sebagai Ketua Askab PSSI Manggarai Barat, Yono juga menilai olahraga takraw memiliki keunikan tersendiri.
“Gerakannya luar biasa, seperti kungfu master — penuh salto dan ketangkasan,” ungkapya sambil tersenyum.
Ia mengingatkan seluruh peserta untuk menjaga sportivitas, kenyamanan, dan kebersihan selama turnamen berlangsung, serta menjanjikan hadiah tambahan di akhir kompetisi sebagai bentuk dukungan moral bagi para atlet.
Ketua Panitia, Rofinus Edison Risal, atau akrab disapa Ichal, dalam laporannya menyampaikan apresiasi tinggi kepada semua pihak yang telah mendukung turnamen ini — mulai dari Pemkab Manggarai Barat, KONI, Polres Mabar, Kodim 1612/Manggarai Barat, Pemdes Batu Cermin, tokoh masyarakat Wae Kesambi, hingga para sponsor.
“Hari ini kita memulai era baru takraw setelah tiga tahun vakum. Turnamen ini hadir karena kami melihat banyak atlet potensial di Manggarai Barat yang butuh ruang untuk tampil,” kata Ichal.
Ia menjelaskan, peserta didominasi oleh tim-tim dari wilayah kepulauan. Meski animo tinggi, panitia hanya menampung 12 klub karena keterbatasan teknis dan waktu pendaftaran.
“Ada beberapa tim yang ingin ikut tapi pendaftarannya sudah tutup. Mungkin ini kelemahan kami, tapi ini awal yang baik,” akunya.

“Kami yakin olahraga ini akan lebih besar dan disegani lagi. Kami berharap pemerintah dan KONI terus memberi perhatian serius terhadap cabor takraw,” pungkasnya.
Ia menutup sambutannya dengan pesan semangat kepada seluruh peserta:
“Turnamen ini bukan sekadar kompetisi, tapi ajang mempererat persaudaraan. Junjung tinggi sportifitas dan tunjukkan permainan terbaik kalian di lapangan, tutupnya. **
Penulis : Rino
Editor : Redaksi










