Kampung Nelayan Merah Putih Mulai Dibangun di Warloka, Kadis Fatinci Ajak Warga Dukung Proyek

- Redaksi

Jumat, 10 Oktober 2025 - 12:36 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LABUAN BAJO, GBRNews.id–Pembangunan kawasan strategis Kampung Nelayan Merah Putih di Desa Persiapan Warloka Pesisir, Kecamatan Komodo, Kabupaten Manggarai Barat, resmi memasuki tahap awal pekerjaan lapangan. Pemerintah menargetkan proyek nasional ini rampung sebelum akhir tahun 2025.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan (KP2) Manggarai Barat, Fatinci Reynilda, mengatakan bahwa progres pembangunan telah dimulai dengan kegiatan penurunan material dan persiapan pekerjaan konstruksi di lokasi proyek.

“Kondisi hari ini mulai dikerjakan. Dropping material sudah dibawa ke lokasi,” ujar Fatinci dalam keterangannya kepada media di Labuan Bajo, Kamis (9/10/2025).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia menuturkan, pembongkaran bangunan pasar lama Warloka telah dilakukan pada 3 Oktober 2025 sebagai bagian dari tahap awal pekerjaan. Proyek ini dikendalikan langsung oleh Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) dan memiliki masa pelaksanaan selama tiga bulan, dengan target penyelesaian 31 Desember 2025.

“Pekerjaan hari ini meliputi penggalian dan pemasangan pagar boplang seng. Semua dilakukan oleh lima tukang lokal,” jelasnya.

Kawasan Kampung Nelayan Merah Putih di Warloka akan dibangun dengan 22 titik fasilitas utama. Di antaranya gapura, pos jaga, pabrik es portable, tangki air, gedung beku portable, shelter coldbox, kantor pengelola, bengkel nelayan, kios perbekalan, balai nelayan, rumah genset, docking kapal, IPAL, tambatan perahu, tangga pendaratan, shelter pendaratan ikan, toilet umum, pasar ikan, shelter perbaikan jaring, kios kuliner, TPS, hingga area parkir.

 Keragaan Perikanan dan Rencana Pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih Waroka Pesisir, Manggarai Barat, NTT, Selasa (3/6/2025). [Foto Rino/GBRNews]
Menurut Fatinci, pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih merupakan bukti nyata komitmen pemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan nelayan sekaligus memperkuat ekonomi biru di kawasan timur Indonesia.

Menurut Fatinci, pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih merupakan bukti nyata komitmen pemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan nelayan sekaligus memperkuat ekonomi biru di kawasan timur Indonesia.

“Program ini adalah tindak lanjut dari arahan Presiden untuk meningkatkan kesejahteraan nelayan dan membuka lapangan kerja di daerah. Ini sejalan dengan Asta Cita 2 dan Asta Cita 6,” tegasnya.

Ia menambahkan, proyek Kampung Nelayan Merah Putih tahun 2025 dilaksanakan di 65 lokasi tahap pertama, tersebar di 25 provinsi dan 60 kabupaten/kota.

Fatinci juga mengajak masyarakat Warloka dan sekitarnya untuk turut menjaga keamanan dan kelancaran proyek strategis ini, yang nantinya akan menjadi kebanggaan bersama masyarakat pesisir Manggarai Barat.

“Kami mengajak masyarakat mendukung pelaksanaan kegiatan ini agar selesai tepat waktu dan memberi manfaat langsung bagi nelayan,” pungkasnya.

Sebelumnya, pada 3 Juni 2025 lalu, Menteri Kelautan dan Perikanan RI, Sakti Wahyu Trenggono, mengunjungi Kampung Nelayan Warloka Pesisir. Dalam kunjungan itu, Menteri Trenggono didampingi langsung oleh Bupati Manggarai Barat, Edistasius Endi, dan Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan (KP2), Fatinci Reynilda.

Kehadiran Kampung Nelayan Merah Putih di Warloka bukan sekadar proyek infrastruktur, tetapi simbol kebangkitan ekonomi pesisir Labuan Bajo—sebuah langkah nyata menuju kemandirian nelayan lokal di bawah semangat merah putih. **

Penulis : Rino

Editor : Redaksi

Berita Terkait

Hampir 2 Bulan Pascagempa, 240 Huntara Tahap Satu di Mabar Belum Dibangun
Sebulan Berlalu, Polres Mabar Belum Ungkap Perkembangan Kasus Wasit Fredi
Beredar Isu Panas Pilkades Macang Tanggar, Selisih 1 Suara Dipersoalkan, Dinamika Horizontal Mencuat
Polres Mabar Resmi Tetapkan Emiliana Helni Tersangka Kasus Dugaan ITE
Kuasa Hukum Korban Desak Transparansi Kasus Dua Prajurit TNI di Mabar, Surati Panglima TNI hingga DPR RI
Hasil Pilkades Tiga Desa di Kecamatan Boleng, Ini Cakades Terpilih dan Raihan Suaranya
Berikut Nama-Nama Cakades Terpilih di Kecamatan Komodo, Nardin Raih Suara Terendah
Hasil Pilkades Kecamatan Komodo, Ibrahim Ndung Tertinggi 1.015 Suara, Alimudin 545
Berita ini 11 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 23:27 WITA

Hampir 2 Bulan Pascagempa, 240 Huntara Tahap Satu di Mabar Belum Dibangun

Senin, 5 Oktober 2026 - 06:42 WITA

Sebulan Berlalu, Polres Mabar Belum Ungkap Perkembangan Kasus Wasit Fredi

Minggu, 4 Oktober 2026 - 23:19 WITA

Beredar Isu Panas Pilkades Macang Tanggar, Selisih 1 Suara Dipersoalkan, Dinamika Horizontal Mencuat

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 23:02 WITA

Polres Mabar Resmi Tetapkan Emiliana Helni Tersangka Kasus Dugaan ITE

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 14:20 WITA

Kuasa Hukum Korban Desak Transparansi Kasus Dua Prajurit TNI di Mabar, Surati Panglima TNI hingga DPR RI

Berita Terbaru