LABUAN BAJO, GBRNews.id –Program pasar murah Partai Golkar benar-benar menjadi magnet bagi warga Kecamatan Lembor. Menjelang HUT ke-61 Partai Golkar, ratusan warga tumpah ruah di Desa Pong Majok, Daleng, dan Golo Ronggot untuk mendapatkan paket sembako murah, Kamis (2/10/2025).
Namun tingginya animo masyarakat membuat 150 paket yang disiapkan langsung ludes hanya di Desa Pong Majok. Desa lainnya pun harus gigit jari karena stok habis lebih cepat dari perkiraan.
“Antusiasme masyarakat jauh di luar dugaan. Harga yang murah membuat semua warga berbondong-bondong datang. Akhirnya paket habis dalam sekejap,” kata Anselmus Jebarus, Anggota DPRD Manggarai Barat dari Fraksi Golkar.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Setiap paket berisi 5 kilogram beras, 1 kilogram gula, dan 1 liter minyak goreng. Dengan harga hanya Rp60.000, paket ini lebih dari 50 persen lebih murah dibanding harga pasar. Tidak heran jika masyarakat, termasuk janda dan penyandang disabilitas, langsung menyerbu begitu pasar murah dibuka.

“Kalau harga diturunkan setengahnya tapi tidak ada yang beli, itu baru tanda ekonomi sedang parah. Tapi yang terjadi justru sebaliknya, masyarakat berebut. Ini sinyal positif,” tegasnya.
Secara keseluruhan, pasar murah Golkar tahun ini menyiapkan 700 paket sembako untuk empat kecamatan: Mbeliling, Sano Nggoang, Boleng, dan Lembor. Jumlahnya memang belum mampu menjangkau semua warga, namun bagi masyarakat penerima manfaat, bantuan ini sangat terasa.
“Walau jumlahnya terbatas, pasar murah ini sangat membantu. Harapannya, kegiatan seperti ini bisa diperluas agar semakin banyak keluarga yang merasakan manfaatnya,” tambah Ansel.
Di Kecamatan Lembor, ludesnya ratusan paket sembako dalam hitungan menit menjadi bukti bahwa program sosial berbasis kebutuhan pokok masih sangat relevan dan benar-benar dibutuhkan masyarakat.
Tidak hanya di Lembor, pasar murah Golkar juga berlangsung meriah di Kecamatan Sano Nggoang. Sebanyak 240 kepala keluarga dari tiga desa menerima manfaat sembako subsidi, yakni 75 KK di Desa Golo Kondeng, 90 KK di Desa Golo Ndaring, dan 75 KK di Desa Golo Mbu. Suasananya pun penuh antusias sejak pagi.
Sementara di Kecamatan Mbeliling, pasar murah berhasil menyalurkan sembako kepada 200 kepala keluarga, dengan rincian 100 KK di Desa Tondong Belang, 50 KK di Desa Golo Desat, dan 50 KK di Desa Watu Wangka.

“Biasanya perayaan HUT terpusat di Labuan Bajo. Tahun ini Golkar turun langsung ke desa-desa, hadir bersama rakyat kecil. Pasar murah ini bentuk kepekaan kami terhadap kebutuhan warga,” ujarnya.
Perayaan HUT ke-61 Partai Golkar tahun ini mengusung tagline “Golkar Solid, Indonesia Maju.” Melalui pasar murah, Golkar ingin menunjukkan bahwa ulang tahun partai bukan hanya pesta seremonial, melainkan bentuk nyata kepedulian terhadap kebutuhan masyarakat kecil. **
Penulis : Rino
Editor : Redaksi










