Perebutan Juara 3 Bola Voli Bupati Cup II Mabar Penuh Kontroversi, Juara Tanpa Lawan

- Redaksi

Jumat, 26 September 2025 - 17:39 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LABUAN BAJO, GBRNews.id –Turnamen Bola Voli Bupati Cup II Manggarai Barat 2025 berakhir antiklimaks. Perebutan juara 3 yang seharusnya menjadi hiburan tambahan justru memicu kontroversi dan kritik keras dari penonton.

Di kategori putri, laga perebutan tempat ketiga antara Golo Mori melawan Kobar yang dijadwalkan Kamis (25/9) malam batal digelar. Tim Kobar menolak tampil dengan alasan kelelahan lantaran jadwal terlalu mepet usai laga semifinal. Panitia kemudian memutuskan Golo Mori otomatis menyabet juara 3, sedangkan Kobar harus puas di posisi 4.

Padahal, di waktu yang sama baru saja selesai laga semifinal perebutan tiket final yang mempertemukan AWSTAR melawan Kobar. Kondisi ini membuat publik semakin bertanya-tanya soal manajemen jadwal pertandingan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Marsel, salah seorang penonton, menyoroti persoalan jadwal yang dinilai tidak dimanfaatkan dengan baik oleh penyelenggara.

“Masih ada waktu di hari Jumat (26/9), tapi panitia tidak manfaatkan itu. Padahal final baru berlangsung Sabtu (27/9). Seharusnya perebutan juara 3 bisa digeser agar pemain fit dan penonton tetap dapat tontonan,” tegasnya.

Namun, sorotan terbesar justru terjadi pada kategori putra. Pertandingan perebutan juara 3 antara Kerukunan Keluarga Bima Dompu (KKBD) melawan Manggarai Timur (Matim) tetap dijadwalkan meski Matim sebelumnya sudah dinyatakan Walk Out (WO) di semifinal melawan Kodim 1630 Mabar. Keputusan ini membuat KKBD keberatan karena menilai tim yang sudah WO seharusnya tidak bisa kembali tampil.

Pada akhirnya, panitia memutuskan KKBD sebagai juara 3 dan Matim di posisi 4. Kendati demikian, keputusan ini justru memantik perdebatan.

Sayangnya, keputusan tersebut tidak meredam kegaduhan. Justru sebaliknya, kritik deras mengalir dari tribun penonton.

“Kalau sudah WO, ya harusnya jelas out. Kenapa malah dikasih main lagi? Panitia bikin aturan seenaknya,” sindir seorang penonton.

Penonton lain, Sius, juga geram dengan cara panitia menangani situasi. “Panitia terlalu lama ambil sikap, akhirnya yang jadi korban penonton. Kita datang mau nonton seru, malah disuguhi tontonan kacau,” ujarnya.

Tak berhenti di situ, banyak penonton juga menyoroti inkonsistensi aturan. “Aturan di TM itu apa gunanya kalau akhirnya dilanggar panitia sendiri?” kritik seorang penonton lain dengan nada kecewa.

Turnamen yang sejatinya ditunggu masyarakat justru meninggalkan kekecewaan. Bukannya sorakan gembira di laga perebutan juara 3, yang tersisa hanyalah sorotan tajam publik terhadap manajemen pertandingan.**

Penulis : Rino

Editor : Redaksi

Berita Terkait

Hampir 2 Bulan Pascagempa, 240 Huntara Tahap Satu di Mabar Belum Dibangun
Sebulan Berlalu, Polres Mabar Belum Ungkap Perkembangan Kasus Wasit Fredi
Beredar Isu Panas Pilkades Macang Tanggar, Selisih 1 Suara Dipersoalkan, Dinamika Horizontal Mencuat
Polres Mabar Resmi Tetapkan Emiliana Helni Tersangka Kasus Dugaan ITE
Kuasa Hukum Korban Desak Transparansi Kasus Dua Prajurit TNI di Mabar, Surati Panglima TNI hingga DPR RI
Hasil Pilkades Tiga Desa di Kecamatan Boleng, Ini Cakades Terpilih dan Raihan Suaranya
Berikut Nama-Nama Cakades Terpilih di Kecamatan Komodo, Nardin Raih Suara Terendah
Hasil Pilkades Kecamatan Komodo, Ibrahim Ndung Tertinggi 1.015 Suara, Alimudin 545
Berita ini 11 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 23:27 WITA

Hampir 2 Bulan Pascagempa, 240 Huntara Tahap Satu di Mabar Belum Dibangun

Senin, 5 Oktober 2026 - 06:42 WITA

Sebulan Berlalu, Polres Mabar Belum Ungkap Perkembangan Kasus Wasit Fredi

Minggu, 4 Oktober 2026 - 23:19 WITA

Beredar Isu Panas Pilkades Macang Tanggar, Selisih 1 Suara Dipersoalkan, Dinamika Horizontal Mencuat

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 23:02 WITA

Polres Mabar Resmi Tetapkan Emiliana Helni Tersangka Kasus Dugaan ITE

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 14:20 WITA

Kuasa Hukum Korban Desak Transparansi Kasus Dua Prajurit TNI di Mabar, Surati Panglima TNI hingga DPR RI

Berita Terbaru