Kabar Gembira: Desa Wisata Wae Rebo Buka Lagi 10 Maret 2025

- Redaksi

Minggu, 2 Maret 2025 - 23:55 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Manggarai, GBRNews.id –Setelah hampir dua bulan menutup diri dari kunjungan wisatawan akibat cuaca buruk, Desa Wisata Wae Rebo di Desa Satar Lenda, Kecamatan Satar Mese Barat, Kabupaten Manggarai, Nusa Tenggara Timur (NTT), akhirnya siap dibuka kembali mulai 10 Maret 2025.

Destinasi eksotis di atas awan ini tidak hanya menghadirkan pesona alam yang menakjubkan, tetapi juga pengalaman wisata yang lebih nyaman dan berkualitas setelah melalui evaluasi dan perbaikan layanan.

Ketua Lembaga Pelestari Budaya Wae Rebo, Mikael Tonso, menegaskan bahwa pembukaan kembali ini bukan hanya soal cuaca yang sudah membaik, tetapi juga hasil dari penyempurnaan prosedur standar operasional (SOP) agar kunjungan wisata lebih aman dan menyenangkan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Cuaca sudah membaik. Evaluasi dan perbaikan internal seperti SOP pelayanan dan pembekalan sudah dilakukan kepada semua pelaku wisata Wae Rebo,” jelas Mikael.

Selama masa penutupan per 18 Januari 2025, berbagai pembenahan dilakukan, mulai dari peningkatan layanan ojek wisata, porter dan pemandu lokal hingga pembekalan khusus bagi ibu-ibu yang bertugas memasak untuk wisatawan. Akses jalan yang terdampak longsor juga diperbaiki melalui gotong royong masyarakat. Tak hanya itu, evaluasi menyeluruh terhadap 18 tahun perjalanan pariwisata Wae Rebo juga menjadi bagian dari perbaikan ini.

Semua perbaikan ini dilakukan demi memastikan wisatawan mendapatkan pengalaman yang lebih aman, nyaman dan autentik di desa adat yang telah mendunia ini.

“Alam memberikan keindahan, tapi juga mengingatkan kita akan keberlanjutan hidup,” tandas Mikael.

Kini, Wae Rebo siap kembali menyambut wisatawan dengan pesona Mbaru Niang, udara sejuk khas ketinggian 1.200 mdpl, serta kehangatan masyarakat yang tetap terjaga. (*)

 

Penulis : Rino

Editor : Redaksi

Berita Terkait

Hampir 2 Bulan Pascagempa, 240 Huntara Tahap Satu di Mabar Belum Dibangun
Sebulan Berlalu, Polres Mabar Belum Ungkap Perkembangan Kasus Wasit Fredi
Beredar Isu Panas Pilkades Macang Tanggar, Selisih 1 Suara Dipersoalkan, Dinamika Horizontal Mencuat
Polres Mabar Resmi Tetapkan Emiliana Helni Tersangka Kasus Dugaan ITE
Kuasa Hukum Korban Desak Transparansi Kasus Dua Prajurit TNI di Mabar, Surati Panglima TNI hingga DPR RI
Hasil Pilkades Tiga Desa di Kecamatan Boleng, Ini Cakades Terpilih dan Raihan Suaranya
Berikut Nama-Nama Cakades Terpilih di Kecamatan Komodo, Nardin Raih Suara Terendah
Hasil Pilkades Kecamatan Komodo, Ibrahim Ndung Tertinggi 1.015 Suara, Alimudin 545
Berita ini 15 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 23:27 WITA

Hampir 2 Bulan Pascagempa, 240 Huntara Tahap Satu di Mabar Belum Dibangun

Senin, 5 Oktober 2026 - 06:42 WITA

Sebulan Berlalu, Polres Mabar Belum Ungkap Perkembangan Kasus Wasit Fredi

Minggu, 4 Oktober 2026 - 23:19 WITA

Beredar Isu Panas Pilkades Macang Tanggar, Selisih 1 Suara Dipersoalkan, Dinamika Horizontal Mencuat

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 23:02 WITA

Polres Mabar Resmi Tetapkan Emiliana Helni Tersangka Kasus Dugaan ITE

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 14:20 WITA

Kuasa Hukum Korban Desak Transparansi Kasus Dua Prajurit TNI di Mabar, Surati Panglima TNI hingga DPR RI

Berita Terbaru