Warga Seraya Maranu Keluhkan Bom Ikan ke Polisi

- Redaksi

Jumat, 2 Mei 2025 - 21:51 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Labuan Bajo, GBRNews.id –Polri tak hanya hadir untuk menegakkan hukum, tapi juga menjadi pendengar keluhan masyarakat. Komitmen itu diwujudkan lewat program rutin “Jumat Curhat” oleh Polres Manggarai Barat yang kali ini digelar di Desa Seraya Maranu, Kecamatan Komodo, Jumat (2/5/2025) pagi.

Dalam kegiatan yang bertujuan menyerap aspirasi warga terkait kamtibmas ini, satu keluhan mencuat: maraknya aktivitas pengeboman ikan di perairan Pulau Seraya Besar.

Dalam sesi curhat ini, sejumlah warga menyampaikan keluhan, salah satunya menyampaikan terkait maraknya aktivitas Ilegal Fishing atau pengeboman ikan di Perairan Pulau Saraya Besar.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Aksi pengeboman ikan di sekitar perairan Pulau Seraya Besar masih sering terjadi sehingga merusak terumbu karang dan ancaman bagi nelayan lokal,” ungkap Haji Kasmin, warga setempat.

Menurutnya, pelaku pengeboman ikan tersebut bukan merupakan warga atau nelayan di daerah itu, namun lebih banyak nelayan dari daerah lainnya.

“Pelaku pengeboman biasanya bukan berasal dari warga Seraya melainkan lebih banyak dari luar Manggarai Barat,” ujarnya.

Haji Kasmin meminta perlunya penegasan sebagai bentuk penegakan hukum bagi mereka yang melakukan pelanggaran di kawasan tersebut.

“Kami mengharapkan, pihak keamanan agar lebih meningkatkan keamanan di laut karena masik banyak nelayan nakal yang menggunakan bom saat menangkap ikan,” ungkapnya.

Menanggapi hal tersebut, KBO Satuan Binmas, Aiptu Junaidin mengungkapkan, menangkap ikan menggunakan bahan peledak (Bom Ikan) merupakan praktik penangkapan ikan dengan cara-cara yang merusak.

“Penggunaan bom ikan untuk menangkap ikan dapat mengakibatkan kerusakan terumbu karang dan ekosistem di sekitarnya, serta menyebabkan kematian berbagai jenis dan ukuran ikan yang ada di perairan tersebut,” ujarnya.

Dilanjutkannya, terkait patroli, pihak kepolisian telah menerjunkan Satuan Polairud Polres Manggarai Barat yang rutin melakukan patroli di wilayah perairan Labuan Bajo.

“Dari keluhan masyarakat, kita akan meningkatkan patroli perairan khususnya pada titik-titik yang dianggap rawan tindak pidana Ilegal Fishing,” ucap Ajun inspektur polisi satu itu.

Polres Manggarai Barat Gelar Jumat Curhat di Desa Seraya Maranu, Kecamatan Komodo, Jumat (2/5/2025) pagi. [Foto: Humas Polres Mabar]
Selain itu, KBO Satuan Binmas menyebut, terdapat keterbatasan kepolisian untuk mengawasi kegiatan ilegal ini terlebih jangkauan wilayah laut Manggarai Barat yang luas. Untuk itu, peran serta masyarakat sangat diperlukan bersama-sama memerangi pelaku pemboman ikan.

“Kami tentu menanggapi setiap persoalan yang ada. Oleh karena itu kami meminta kerja sama kepada warga Desa Seraya Maranu khususnya, segera menghubungi kami apabila terdapat aktivitas yang mengarah ke tindak pidana tersebut. Ini juga sebagai atensi bagi kami sehingga lebih memudahkan kami dalam menentukan titik patroli,” tuturnya.

Lanjutnya, peran serta masyarakat dapat dilakukan dengan mengamati atau memantau kegiatan perikanan dan pemanfaatan lingkungan yang ada di daerahnya, kemudian melaporkan adanya dugaan kegiatan pemboman kepada Pengawas Perikanan atau aparat penegak hukum (Polairud).

“Sebagai efek jera, bagi pelaku akan diancam UU Darurat RI No. 12 tahun 1951 tentang Senpi dan Bahan Peledak dan atau No. 45 tahun 2009 tentang perubahan atas UU RI No. 31 tahun 2004 tentang Perikanan,” tegas Aiptu Junaidin. (*)

Penulis : Sarifudin

Editor : Redaksi

Berita Terkait

Krisna FC Tundukkan PS Menjaga 2-0, Crespo Hale Motor Serangan
Coach Kletus Gabhe Dorong PSSI Mabar Bangun Ekosistem Sepak Bola Berkelanjutan
PSSI Cup II Mabar: Wae Sambi FC Bantai Sama Nggitan 4-0, Dwikie Jehaman Cetak Brace
PSSI Cup II Mabar: SMANDU FC Tak Berdaya, PSG Papa Garang Pesta Gol 5-0
Komodo United Bantai Mata Wae 13-1, Angga Asnandi Cetak 8 Gol
PSSI Cup II Mabar: Monster Mbeliling Hajar Gladiator 4-0, Berto Cetak Hattrick
PSSI Cup II Manggarai Barat Butuh Rp375 Juta, Panitia Baru Kantongi 35 Persen
Berikut Jadwal Resmi Babak Penyisihan Grup PSSI Cup II Manggarai Barat 2026
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 11 Agustus 2026 - 21:15 WITA

Krisna FC Tundukkan PS Menjaga 2-0, Crespo Hale Motor Serangan

Senin, 10 Agustus 2026 - 23:00 WITA

Coach Kletus Gabhe Dorong PSSI Mabar Bangun Ekosistem Sepak Bola Berkelanjutan

Senin, 10 Agustus 2026 - 20:47 WITA

PSSI Cup II Mabar: Wae Sambi FC Bantai Sama Nggitan 4-0, Dwikie Jehaman Cetak Brace

Senin, 10 Agustus 2026 - 16:01 WITA

PSSI Cup II Mabar: SMANDU FC Tak Berdaya, PSG Papa Garang Pesta Gol 5-0

Senin, 10 Agustus 2026 - 11:55 WITA

Komodo United Bantai Mata Wae 13-1, Angga Asnandi Cetak 8 Gol

Berita Terbaru