Warga Pinggong Curhat Listrik dan Jalan Rusak ke Rofinus Rahmat

- Redaksi

Senin, 22 Desember 2025 - 18:59 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LABUAN BAJO, GBRNews.id –Wajah Kampung Pinggong, Desa Golo Ndaring, Kecamatan Sano Nggoang, menyimpan kisah panjang tentang penantian yang belum berujung. Di tengah wilayah yang terus berbicara soal pembangunan, kampung ini masih hidup dalam gelap tanpa listrik dan jalan rusak yang memutus harapan.

Kisah itu disampaikan langsung warga saat Anggota DPRD Manggarai Barat Fraksi Partai Golkar sekaligus Ketua DPD II Partai Golkar Manggarai Barat, Rofinus Rahmat, ST, menggelar Reses Masa Sidang I Tahun 2025–2026, Minggu (21/12).

Reses itu menjadi ruang bagi warga untuk berkata jujur tentang kehidupan mereka. Dengan suara pelan namun penuh beban, satu per satu warga menyampaikan keluhan yang selama ini mereka simpan. Listrik yang tak pernah menyala menjadi luka paling dalam yang dirasakan masyarakat Kampung Pinggong.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Tokoh muda setempat, Petrus Sandiawan Aryo Putra, menyampaikan suara dengan nada getir. Ia mengatakan, meski jarak jaringan listrik dari kampung terdekat hanya sekitar 500 meter, Kampung Pinggong hingga kini masih tertinggal dalam kegelapan.

“Kami sudah berkali-kali menemui pihak PLN di Labuan Bajo bersama pemerintah desa. Tapi sampai hari ini belum ada kepastian. Padahal jaraknya dekat sekali,” ujarnya lirih.

Tak hanya hidup tanpa penerangan, warga juga harus menghadapi jalan rusak parah yang setiap hari menjadi penghalang. Saat musim hujan, jalan berubah menjadi lumpur, kendaraan tak mampu melintas, dan kampung seakan terputus dari dunia luar.

“Kalau hujan, mobil tidak bisa masuk. Hasil kebun kami sering busuk karena tidak bisa dibawa ke pasar. Kami hanya bisa pasrah,” lanjut Petrus Sandiawan.

Kondisi ini membuat beban hidup warga semakin berat. Akses pendidikan, kesehatan, dan ekonomi menjadi serba terbatas. Anak-anak belajar dengan penerangan seadanya, sementara orang tua harus memikul hasil kebun melewati jalan rusak demi bertahan hidup.

Suasana dialog bersama Anggota DPRD Manggarai Barat dari Fraksi Golkar, Rofinus Rahmat (tengah) saat menanggapi keluhan warga Kampung Pinggong, Minggu (21/12) malam. [Foto Rino/GBRNews]
Mendengar keluhan itu, Rofinus Rahmat menyatakan akan memperjuangkan aspirasi warga. Ia berjanji akan berkoordinasi dengan PLN dan Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Manggarai Barat agar penderitaan warga Kampung Pinggong tidak terus berlarut.

“Saya akan berkoordinasi dengan pihak PLN dan Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Manggarai Barat agar persoalan listrik dan jalan ini bisa segera diatasi. Ini harus menjadi perhatian serius pemerintah daerah,” tegas Rofinus.

Ia juga secara terbuka menjelaskan kondisi keuangan daerah yang tengah terdampak kebijakan efisiensi anggaran dari pemerintah pusat. Meski demikian, Rofinus menegaskan efisiensi tidak boleh mengorbankan hak dasar masyarakat.

“Efisiensi harus tepat sasaran, transparan, dan berkeadilan. Pembangunan boleh disesuaikan, tapi kebutuhan dasar warga tidak boleh diabaikan,” jelasnya.

Anggota DPRD Manggarai Barat dari Fraksi Golkar, Rofinus Rahmat (tengah) saat menanggapi keluhan warga Kampung Pinggong, Minggu (21/12) malam. [Foto Rino/GBRNews]
Sebagai bentuk kepedulian, Rofinus menutup kegiatan reses dengan Pasar Murah, menyediakan 30 paket sembako berisi beras, minyak goreng, dan gula pasir dengan subsidi harga sekitar 60 persen yang disambut antusias warga.

Sebelumnya, Rofinus Rahmat juga menggelar reses di RT 009, Desa Gorontalo, Kecamatan Komodo, Sabtu malam (20/12). Dalam reses tersebut, ia menyoroti persoalan infrastruktur dasar di kawasan penyangga pariwisata super prioritas Labuan Bajo, seraya menegaskan bahwa pembangunan pariwisata harus berjalan seiring dengan pemerataan kesejahteraan masyarakat. **

Penulis : Rino

Editor : Redaksi

Berita Terkait

Sebulan Berlalu, Polres Mabar Belum Ungkap Perkembangan Kasus Wasit Fredi
Beredar Isu Panas Pilkades Macang Tanggar, Selisih 1 Suara Dipersoalkan, Dinamika Horizontal Mencuat
Polres Mabar Resmi Tetapkan Emiliana Helni Tersangka Kasus Dugaan ITE
Kuasa Hukum Korban Desak Transparansi Kasus Dua Prajurit TNI di Mabar, Surati Panglima TNI hingga DPR RI
Hasil Pilkades Tiga Desa di Kecamatan Boleng, Ini Cakades Terpilih dan Raihan Suaranya
Berikut Nama-Nama Cakades Terpilih di Kecamatan Komodo, Nardin Raih Suara Terendah
Hasil Pilkades Kecamatan Komodo, Ibrahim Ndung Tertinggi 1.015 Suara, Alimudin 545
Pilkades Mbeliling, 3 Petahana Tumbang, Quirinus Urudin Raih Suara Tertinggi 388
Berita ini 9 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 5 Oktober 2026 - 06:42 WITA

Sebulan Berlalu, Polres Mabar Belum Ungkap Perkembangan Kasus Wasit Fredi

Minggu, 4 Oktober 2026 - 23:19 WITA

Beredar Isu Panas Pilkades Macang Tanggar, Selisih 1 Suara Dipersoalkan, Dinamika Horizontal Mencuat

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 23:02 WITA

Polres Mabar Resmi Tetapkan Emiliana Helni Tersangka Kasus Dugaan ITE

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 14:20 WITA

Kuasa Hukum Korban Desak Transparansi Kasus Dua Prajurit TNI di Mabar, Surati Panglima TNI hingga DPR RI

Kamis, 1 Oktober 2026 - 13:06 WITA

Hasil Pilkades Tiga Desa di Kecamatan Boleng, Ini Cakades Terpilih dan Raihan Suaranya

Berita Terbaru