LABUAN BAJO, GBRNews.id – Partai puncak Open Turnamen PSSI Cup II Manggarai Barat 2026 akhirnya mempertemukan Vamos Bajo FC dan Wae Sambi FC.
Dari 27 klub yang ambil bagian dan tersebar di Pool A hingga H, kedua tim mampu bertahan hingga babak terakhir.
Vamos Bajo memastikan tiket final setelah melakukan comeback dan menumbangkan Terang FC 2-1 pada semifinal, sementara Wae Sambi menyingkirkan Black Crown melalui drama adu penalti dengan skor 4-2 setelah bermain imbang 1-1.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Final akan berlangsung pada Rabu (9/9/2026) di Stadion Komodo, Labuan Bajo. Duel ini menjadi laga penentuan bagi kedua tim untuk mengakhiri perjalanan panjang mereka dengan gelar juara.
Vamos Bajo Melaju dengan Produktivitas Tinggi
Vamos Bajo merupakan klub asal Kota Labuan Bajo yang berada di bawah asuhan Head Coach Alvin dan Assistant Coach Jaelani.
Klub yang berdiri sekitar 2017 itu sudah cukup dikenal pencinta sepak bola Manggarai Barat. Selain sepak bola, nama Vamos Bajo juga tidak asing dalam dunia futsal.
Pada fase grup, Vamos Bajo tergabung di Pool A bersama Warloka, Uma Lantar dan Terang FC.
Laga perdana menghadapi Terang FC berakhir imbang 1-1. Vamos Bajo kemudian bangkit dengan mengalahkan Uma Lantar 4-0 pada pertandingan kedua.
Kemenangan telak kembali dicatat pada laga terakhir fase grup. Vamos Bajo membungkam Warloka dengan skor 8-0.
Memasuki babak 16 besar, Vamos Bajo menghadapi Ora Komodo dan menang 2-1. Produktivitas mereka semakin terlihat di babak 8 besar ketika menghancurkan Monster Mbeliling dengan skor telak 9-0.
Tiket final kemudian dipastikan dalam laga semifinal melawan Terang FC, Senin (7/9/2026) sore.
Pertandingan berlangsung dengan tensi tinggi. Terang FC lebih dulu unggul melalui sundulan Antonio F. Pinto (46) pada menit ke-16 setelah menerima umpan silang Abubakar Kalake (20).
Vamos Bajo tertinggal 0-1 hingga turun minum.
Memasuki babak kedua, Vamos Bajo meningkatkan tekanan. Upaya tersebut membuahkan hasil pada menit ke-42 melalui Rizky Ramadhan (20) yang memanfaatkan tendangan penjuru untuk menyamakan kedudukan.
Skor 1-1.
Enam menit kemudian, comeback Vamos Bajo semakin sempurna. Alip (7) mencetak gol pada menit ke-48 sekaligus membawa timnya berbalik unggul 2-1.
Keunggulan itu bertahan hingga laga berakhir. Vamos Bajo pun resmi mengamankan tiket ke final.
Wae Sambi Andalkan Mental dan Konsistensi
Sementara itu, Wae Sambi FC datang ke partai puncak dengan perjalanan yang juga tidak mudah.
Klub asal Desa Batu Cermin, Kecamatan Komodo, tersebut tergabung di Pool E bersama Sama Nggitan FC, PS Nisar dan Kobar FC.
Di bawah asuhan Jimi Mami, Yano dan Sandro De Costa, Wae Sambi mengawali turnamen dengan kemenangan meyakinkan 4-0 atas Sama Nggitan FC.
Pertandingan kedua melawan PS Nisar berakhir imbang 0-0. Pada laga terakhir, Wae Sambi memastikan langkah ke fase gugur setelah menang 2-1 atas Kobar FC.
Di babak 16 besar, Wae Sambi harus melewati perlawanan Kolang FC. Kedua tim bermain imbang 1-1 hingga waktu tambahan.
Drama adu penalti pun menjadi penentu. Wae Sambi tampil lebih tenang dan menang 4-2 untuk melaju ke 8 besar.
Pada babak 8 besar, Wae Sambi menghadapi Kaper FC di Stadion Komodo, Kamis (3/9/2026).
Gol tunggal kemenangan Wae Sambi lahir pada menit ke-55 melalui titik putih. Dwikie Jehaman (10) yang dipercaya sebagai eksekutor sukses menjalankan tugasnya.
Wae Sambi unggul 1-0 dan skor tersebut bertahan hingga pertandingan berakhir.
Di semifinal, Wae Sambi kembali menghadapi laga berat melawan Black Crown, Senin (7/9/2026).
Pertandingan berjalan sengit dan kedua tim sama-sama mencetak satu gol. Skor 1-1 bertahan hingga waktu normal berakhir sehingga tiket final harus ditentukan melalui adu penalti.
Wae Sambi kembali menunjukkan mental kuat. Mereka sukses memenangkan drama dari titik putih dengan skor 4-2 sekaligus menyingkirkan Black Crown.
Kini seluruh perjalanan tersebut bermuara pada satu pertandingan.
Vamos Bajo datang dengan catatan produktivitas tinggi dan semangat comeback setelah membalikkan keadaan atas Terang FC.
Sementara Wae Sambi mengandalkan konsistensi serta mental kuat setelah dua kali melewati drama adu penalti di fase gugur.
Keduanya akan saling berhadapan pada final Open Turnamen PSSI Cup II Manggarai Barat 2026, Rabu (9/9).
Bagi Vamos Bajo, laga ini menjadi kesempatan untuk menutup perjalanan impresif mereka dengan mengangkat trofi. Sementara Wae Sambi berambisi menjadikan perjalanan penuh perjuangan sejak fase grup sebagai jalan menuju gelar juara.
Satu laga tersisa. Vamos Bajo atau Wae Sambi, siapa yang akan keluar sebagai kampiun PSSI Cup II Manggarai Barat 2026? **
Penulis : Rino
Editor : Redaksi






