Labuan Bajo, GBRNews.id –Pulau Padar, salah satu destinasi ikonik di Taman Nasional Komodo, kembali membuktikan pesonanya selama musim libur Lebaran 2025. Dalam kurun 10 hari, dari 28 Maret hingga 6 April, pulau eksotis ini mencatat total 7.702 kunjungan, terdiri dari 3.413 wisatawan asing dan 4.289 wisatawan domestik.
Data dari Balai Taman Nasional Komodo (BTNK) juga mencatat bahwa secara keseluruhan, jumlah wisatawan yang berkunjung ke empat titik utama—Loh Buaya, Loh Liang, Gililawa dan Padar Selatan—mencapai 14.949 orang.
Menariknya, dominasi kunjungan di titik-titik tersebut hampir seimbang, dengan 7.494 wisatawan mancanegara dan 7.455 dari dalam negeri.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Pulau Padar bukan sekadar tujuan wisata biasa. Keindahan lanskapnya yang memukau bahkan mendapat pengakuan internasional. Majalah perjalanan ternama Time Out menobatkan Pulau Padar sebagai salah satu titik pandang terindah di dunia.
Dari puncaknya, wisatawan bisa menyaksikan panorama dramatis pantai berpasir merah muda, putih dan hitam, berpadu dengan perairan biru kehijauan yang memesona—sebuah pemandangan yang kerap disamakan dengan latar film Jurassic Park.
“Destinasi ini terkenal di media sosial, terutama di Instagram dan Facebook karena jalur pendakiannya yang mudah namun curam, memakan waktu sekitar 30-45 menit,” kata Kepala BTNK, Hendrikus Rani Siga, Rabu (9/4/2025).
Namun, daya tarik Pulau Padar bukan hanya visual. Berdasarkan data Direktorat Jenderal Konservasi Sumber Daya Alam dan Ekosistem (KSDAE), pulau ini juga merupakan rumah bagi berbagai satwa liar eksotis—dari babi hutan, rusa Timor, hingga predator laut seperti hiu dan pari manta.
Tidak ketinggalan pula lumba-lumba, penyu hijau, tokek, elang dan beragam jenis reptil. Bersama Pulau Komodo, Rinca dan Gili Motang, Padar juga menjadi habitat alami bagi komodo, reptil purba kebanggaan Indonesia.
Gabungan antara lanskap surgawi dan kekayaan hayati ini menjadikan Pulau Padar lebih dari sekadar tempat wisata. Ia adalah teater alam terbuka yang memadukan keindahan, keunikan dan konservasi dalam satu bingkai tak terlupakan.
Lonjakan kunjungan selama musim liburan ini menandakan bahwa Pulau Padar bukan hanya kebanggaan Labuan Bajo, provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) , tetapi juga destinasi kelas dunia yang semakin diminati para pelancong global. (*)
Penulis : Sarifudin
Editor : Redaksi










