Tanpa Kembang Api dan Petasan, Berikut Larangan Malam Tahun Baru di Labuan Bajo

- Redaksi

Senin, 30 Desember 2024 - 23:25 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Labuan Bajo, GBRNews.id –Menyambut perayaan malam Tahun Baru 2025, Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas III Labuan Bajo mengambil langkah tegas untuk menjaga keselamatan dan kenyamanan masyarakat.

Melalui Surat Edaran Nomor SE-KSOP. LBJ 2 Tahun 2024, KSOP resmi melarang penggunaan petasan, kembang api, dan alat piroteknik seperti Red Hand Flares, Smoke Signals, dan Parachute Signals.

Kepala KSOP, Stephanus Risdiyanto, menegaskan bahwa aturan ini diberlakukan demi mencegah risiko kebakaran, ledakan, serta gangguan keselamatan di perairan dan pelabuhan Labuan Bajo.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Keselamatan semua pihak adalah prioritas utama kami. Kami berharap masyarakat dan pelaku pelayaran mematuhi kebijakan ini,” ujar Stephanus, Senin (30/12/2024).

Larangan ini berlaku di sejumlah titik strategis yang menjadi pusat aktivitas masyarakat dan pelayaran, yaitu: 1) Di atas kapal, 2) Area Pelabuhan Marina dan perairan Labuan Bajo, 3) Perairan belakang Hotel Meruorah.

Surat Edaran Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas III Labuan Bajo. File PDF diterima Gbrnews, Senin (30/12/2024) 

Larangan ini didukung oleh berbagai regulasi penting, termasuk:

a. UU Darurat Nomor 12 Tahun 1951, yang mengatur kepemilikan bahan peledak.

b. KUHP Pasal 187, tentang bahaya penggunaan bahan peledak.

c. Peraturan Kapolri Nomor 2 Tahun 2008, terkait pengendalian bahan peledak komersial.

d. Konvensi SOLAS 1974, yang menyoroti aspek keselamatan di laut.

Surat edaran ini juga telah disampaikan kepada berbagai pihak, seperti:

1. Bupati Manggarai Barat
2. Komandan Pangkalan TNI Angkatan Laut Labuan Bajo
3. Kepala Kepolisian Resor Manggarai Barat
4. Komandan Rayon Militer Komodo
5. Sat Pol PP dan Damkar Labuan Bajo

Dengan kerja sama semua pihak, Labuan Bajo diharapkan menjadi contoh perayaan tahun baru yang tertib dan aman.

Mari bersama menjaga keselamatan dan ketenangan di perairan dan pelabuhan, agar Labuan Bajo tetap menjadi primadona wisata yang memukau dunia. **

Penulis : Rino

Editor : Redaksi

Berita Terkait

Krisna FC Tundukkan PS Menjaga 2-0, Crespo Hale Motor Serangan
Coach Kletus Gabhe Dorong PSSI Mabar Bangun Ekosistem Sepak Bola Berkelanjutan
PSSI Cup II Mabar: Wae Sambi FC Bantai Sama Nggitan 4-0, Dwikie Jehaman Cetak Brace
PSSI Cup II Mabar: SMANDU FC Tak Berdaya, PSG Papa Garang Pesta Gol 5-0
Komodo United Bantai Mata Wae 13-1, Angga Asnandi Cetak 8 Gol
PSSI Cup II Mabar: Monster Mbeliling Hajar Gladiator 4-0, Berto Cetak Hattrick
PSSI Cup II Manggarai Barat Butuh Rp375 Juta, Panitia Baru Kantongi 35 Persen
Berikut Jadwal Resmi Babak Penyisihan Grup PSSI Cup II Manggarai Barat 2026
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 11 Agustus 2026 - 21:15 WITA

Krisna FC Tundukkan PS Menjaga 2-0, Crespo Hale Motor Serangan

Senin, 10 Agustus 2026 - 23:00 WITA

Coach Kletus Gabhe Dorong PSSI Mabar Bangun Ekosistem Sepak Bola Berkelanjutan

Senin, 10 Agustus 2026 - 20:47 WITA

PSSI Cup II Mabar: Wae Sambi FC Bantai Sama Nggitan 4-0, Dwikie Jehaman Cetak Brace

Senin, 10 Agustus 2026 - 16:01 WITA

PSSI Cup II Mabar: SMANDU FC Tak Berdaya, PSG Papa Garang Pesta Gol 5-0

Senin, 10 Agustus 2026 - 11:55 WITA

Komodo United Bantai Mata Wae 13-1, Angga Asnandi Cetak 8 Gol

Berita Terbaru