LABUAN BAJO, GBRNews.id – Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) kembali memberikan kepercayaan kepada Sewargading S.J. Putera untuk memimpin Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PKB Kabupaten Manggarai Barat periode 2026–2031. Penetapan tersebut menjadi bukti kepercayaan DPP terhadap kapasitas kepemimpinan Sewargading setelah melalui proses seleksi yang ketat.
Sebelum ditetapkan, Sewargading mengikuti tahapan Uji Kelayakan dan Kepatutan (UKK) bersama lima kandidat lainnya, yakni Sebastianus Nyaman, Hendrikus Harfon, Lukas Tunti, Hamsa Hasra, dan Ameliana Sarina Setia.
Proses seleksi tersebut merupakan bagian dari mekanisme yang diterapkan DPP PKB dalam menentukan pimpinan DPC di seluruh Indonesia.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Sewargading resmi dilantik langsung oleh Ketua Umum DPP PKB Muhaimin Iskandar (Cak Imin) bersama 514 Ketua DPC PKB se-Indonesia masa bakti 2026–2031 di Taman Fatahillah, Kawasan Kota Tua, Jakarta, pada Rabu (22/7/2026) malam.
Pelantikan diawali dengan pembacaan Surat Keputusan oleh Sekretaris Jenderal DPP PKB Hasanuddin Wahid, kemudian dilanjutkan dengan pengambilan sumpah dan janji jabatan.
“Dengan demikian, atas nama DPP PKB saudara-saudari saya nyatakan dilantik,” kata Cak Imin.
Ketua Bidang Pengelola Organisasi DPP PKB, Abdul Halim Iskandar, menjelaskan bahwa 514 Ketua DPC yang dilantik merupakan hasil seleksi ketat dari 1.816 kandidat di seluruh Indonesia.
Menurutnya, seluruh kandidat mengikuti tahapan Musyawarah Cabang, uji kelayakan, uji kompetensi hingga tes psikologi yang melibatkan pihak ketiga, termasuk psikolog dari perguruan tinggi maupun lembaga profesional.
“Dari 1.816 lahirlah 514 Ketua DPC se-Indonesia,” ujar Halim.
Ia menambahkan, penetapan ketua DPC dilakukan melalui mekanisme musyawarah mufakat, bukan pemungutan suara, guna menjaga soliditas organisasi dan menghindari potensi perpecahan di internal partai.
Secara nasional, DPP PKB telah menerbitkan surat keputusan bagi 19.675 pengurus DPC, dengan 2.570 pengurus hadir sebagai perwakilan dalam pelantikan tersebut.
Halim juga menegaskan bahwa seluruh pengurus yang baru dilantik akan menjalani evaluasi kinerja secara berkala. Mulai 23 Juli 2026, seluruh Ketua, Sekretaris, dan Bendahara (KSB) DPC diwajibkan menandatangani kontrak komitmen dan kontrak kinerja sebagai dasar penilaian kepemimpinan.
“Jika dalam satu tahun kepemimpinannya dianggap layak untuk dilanjutkan, maka akan dilanjutkan kepemimpinannya. Jika tidak layak, akan dilakukan evaluasi,” tegas Halim.
Melalui mekanisme evaluasi tersebut, DPP PKB menegaskan komitmennya membangun organisasi yang profesional, akuntabel, dan berorientasi pada hasil. Langkah ini juga diharapkan mampu memperkuat konsolidasi partai di daerah serta meningkatkan kinerja seluruh pengurus DPC dalam menghadapi agenda politik, termasuk Pemilu 2029.
Sementara itu, Sewargading menyampaikan terima kasih kepada Ketua Umum beserta jajaran DPP PKB yang kembali mempercayakan dirinya memimpin PKB Manggarai Barat untuk lima tahun ke depan.
Menurutnya, capaian PKB sebagai peraih suara terbanyak ketiga pada Pemilu 2024 di Kabupaten Manggarai Barat hingga berhasil menduduki kursi Wakil Ketua DPRD menjadi modal penting untuk terus memperkuat partai.
Karena itu, ia menegaskan konsolidasi organisasi akan menjadi fokus utama kepengurusan baru agar PKB semakin solid hingga ke tingkat akar rumput.
“Ke depan konsolidasi akan terus kami lakukan agar PKB mampu menjadi pemenang pada Pemilu 2029,” tegas Sewargading.
Berdasarkan informasi yang dihimpun GBRNews.id, susunan inti pengurus DPC PKB Kabupaten Manggarai Barat periode 2026–2031 yakni Sewargading S.J. Putera sebagai Ketua Tanfidz, Sebastianus Nyaman sebagai Sekretaris Tanfidz, dan Hendrikus Harfon sebagai Bendahara Tanfidz.
Sementara Aventinus Jasman dipercaya sebagai Ketua Dewan Syuro dengan Sahami sebagai Sekretaris Dewan Syuro. **
Penulis : Rino
Editor : Redaksi










