Polemik Pioner Cafe Mencuat, Lurah Labuan Bajo Tegaskan Tak Ada Mediasi

- Redaksi

Minggu, 16 November 2025 - 18:25 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LABUAN BAJO, GBRNews.id – Kepala Kelurahan Labuan Bajo, Vinsensius Taso, membantah keras informasi adanya rencana mediasi antara warga dan pemilik Pioner Cafe yang disebut-sebut akan berlangsung pada Senin, 17 November 2025, di kantornya.

Lurah Vinsen mengaku terkejut ketika mendengar kabar tersebut, sebab tidak pernah ada penyampaian baik secara lisan maupun tertulis kepada pihak kelurahan.

“Kapan pertemuannya? Informasi dari siapa? Tidak ada pemberitahuan ini,” tegas Lurah Vinsen saat dikonfirmasi GBRNews.id, Minggu sore (16/11).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia menilai langkah manajemen Pioner Cafe sebagai bentuk pengabaian terhadap pemerintah setempat, terlebih persoalan operasional usaha itu telah memicu keluhan warga Labuan Bajo hingga terjadi penyegelan dan penutupan usaha tersebut.

“Sering terjadi seperti ini di wilayah Kelurahan Labuan Bajo. Terjadi masalah baru libatkan kita. Sebelum-sebelumnya kemana?” ujarnya dengan nada kesal.

Lurah Vinsen menegaskan agar kejadian serupa tidak terulang lagi. Ia mengingatkan seluruh pelaku usaha di wilayah kerjanya untuk lebih peka terhadap potensi ketidaknyamanan warga, terutama dalam lingkungan permukiman seperti di Labuan Bajo yang semakin berkembang sebagai kota pariwisata dunia.

“Saya harap semua pemilik usaha memperhatikan hal-hal yang bisa menimbulkan ketidaknyamanan warga. Jangan sampai ada masalah baru kemudian cari pemerintah,” tandasnya.

Sebagai penutup, Lurah Vinsen menegaskan pentingnya koordinasi antara semua pihak.

“Kami di kelurahan menekankan, koordinasi yang baik antara pelaku usaha, warga, dan pemerintah itu wajib. Kalau tidak, iklim usaha di Labuan Bajo bisa terganggu dan memicu gesekan sosial,” tutupnya.

Diberitakan sebelumnya, pemilik Pioner Cafe merespons cepat setelah video dan foto aksi penyegelan tempat hiburan malam itu viral di media sosial. Puluhan warga RT 015 Puncak Waringin, Kelurahan Labuan Bajo, menutup paksa kafe tersebut pada Jumat (14/11/2025). **

Penulis : Rino

Editor : Redaksi

Berita Terkait

Krisna FC Tundukkan PS Menjaga 2-0, Crespo Hale Motor Serangan
Coach Kletus Gabhe Dorong PSSI Mabar Bangun Ekosistem Sepak Bola Berkelanjutan
PSSI Cup II Mabar: Wae Sambi FC Bantai Sama Nggitan 4-0, Dwikie Jehaman Cetak Brace
PSSI Cup II Mabar: SMANDU FC Tak Berdaya, PSG Papa Garang Pesta Gol 5-0
Komodo United Bantai Mata Wae 13-1, Angga Asnandi Cetak 8 Gol
PSSI Cup II Mabar: Monster Mbeliling Hajar Gladiator 4-0, Berto Cetak Hattrick
PSSI Cup II Manggarai Barat Butuh Rp375 Juta, Panitia Baru Kantongi 35 Persen
Berikut Jadwal Resmi Babak Penyisihan Grup PSSI Cup II Manggarai Barat 2026
Berita ini 20 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 11 Agustus 2026 - 21:15 WITA

Krisna FC Tundukkan PS Menjaga 2-0, Crespo Hale Motor Serangan

Senin, 10 Agustus 2026 - 23:00 WITA

Coach Kletus Gabhe Dorong PSSI Mabar Bangun Ekosistem Sepak Bola Berkelanjutan

Senin, 10 Agustus 2026 - 20:47 WITA

PSSI Cup II Mabar: Wae Sambi FC Bantai Sama Nggitan 4-0, Dwikie Jehaman Cetak Brace

Senin, 10 Agustus 2026 - 16:01 WITA

PSSI Cup II Mabar: SMANDU FC Tak Berdaya, PSG Papa Garang Pesta Gol 5-0

Senin, 10 Agustus 2026 - 11:55 WITA

Komodo United Bantai Mata Wae 13-1, Angga Asnandi Cetak 8 Gol

Berita Terbaru