Operasi Patuh Turangga 2026 di Mabar, Pelanggaran Berisiko Tinggi Jadi Prioritas Tilang

- Redaksi

Sabtu, 6 Juni 2026 - 06:58 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kasat Lantas Polres Manggarai Barat, AKP I Made Supartha Purnama

Kasat Lantas Polres Manggarai Barat, AKP I Made Supartha Purnama

LABUAN BAJO, GBRNews.id Menjelang peringatan Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026, Polres Manggarai Barat mematangkan seluruh kesiapan pelaksanaan Operasi Patuh Turangga 2026 melalui kegiatan Latihan Pra Operasi (Latpraops) yang digelar di Aula Kemala Mapolres Manggarai Barat, Jumat (5/6/2026).

Kegiatan tersebut menjadi langkah awal dalam menciptakan situasi keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas) yang aman dan kondusif di wilayah Manggarai Barat, khususnya di kawasan Kota Labuan Bajo dan sekitarnya.

Mengusung tema “Terwujudnya Kamseltibcarlantas yang Berkeselamatan Menjelang Pelaksanaan Hari Bhayangkara Tahun 2026”, Latpraops dipimpin langsung oleh Wakapolres Manggarai Barat, Kompol Martinus Pake, S.H., M.H., didampingi Kabag Ops Kompol I Wayan Merta, S.H., serta Kasat Lantas AKP I Made Supartha Purnama, S.Sos.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kegiatan ini diikuti para perwira dan personel yang akan terlibat dalam operasi.

Utamakan Edukasi dan Pelayanan Humanis

Kabag Ops Polres Manggarai Barat, Kompol I Wayan Merta, menjelaskan bahwa Operasi Patuh Turangga 2026 merupakan operasi kepolisian kewilayahan terpusat yang akan berlangsung selama 14 hari, mulai 8 hingga 21 Juni 2026, serentak di seluruh wilayah hukum Polda NTT.

Menurutnya, operasi kali ini tidak hanya berorientasi pada penindakan, tetapi juga mengedepankan pendekatan edukatif dan preventif kepada masyarakat.

“Konsep utama dari operasi ini adalah mengedepankan fungsi lalu lintas yang didukung oleh fungsi kepolisian lainnya serta instansi terkait. Kita akan bergerak melalui kegiatan yang edukatif, preventif, serta penegakan hukum yang humanis,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa kehadiran polisi di jalan raya harus mampu membangun kembali kepercayaan masyarakat.

Menjelang peringatan Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026, Polres Manggarai Barat mematangkan seluruh kesiapan pelaksanaan Operasi Patuh Turangga 2026 melalui kegiatan Latihan Pra Operasi (Latpraops) yang digelar di Aula Kemala Mapolres Manggarai Barat, Jumat (5/6/2026). Dok. Humas Polres Mabar

“Tujuan utama kita adalah meningkatkan kembali kepercayaan publik terhadap Polantas. Saya minta seluruh personel menghindari tindakan kontraproduktif di lapangan. Tidak boleh ada arogansi, apalagi praktik pungutan liar (pungli) di jalan raya. Kita layani masyarakat dengan prinsip 3S yaitu Senyum, Sapa, dan Salam,” tegasnya.

Dominan Teguran Simpatik, Tilang untuk Pelanggaran Berisiko Tinggi

Sementara itu, Kasat Lantas Polres Manggarai Barat, AKP I Made Supartha Purnama, mengungkapkan bahwa keterbatasan fasilitas Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) di wilayah Manggarai Barat tidak menjadi penghalang dalam pelaksanaan operasi.

Sebagai gantinya, Satlantas menerapkan strategi dengan mengedepankan pendekatan persuasif dan humanis.

“Mengingat belum adanya sistem ETLE di Manggarai Barat, kami memformulasikan tindakan di lapangan dengan porsi 60 persen teguran simpatik yang bersifat humanis. Adapun tilang manual tetap diberlakukan, namun khusus diprioritaskan bagi jenis pelanggaran kasatmata yang berpotensi fatal menimbulkan kecelakaan,” jelas AKP Parta.

Beberapa pelanggaran yang menjadi sasaran utama operasi antara lain pengendara di bawah umur, berboncengan lebih dari satu orang, menggunakan telepon genggam saat berkendara, melawan arus, tidak menggunakan helm standar SNI, mengemudi dalam pengaruh alkohol, melebihi batas kecepatan, hingga penggunaan knalpot brong dan pelat nomor palsu.

Kawasan Jalan Gorontalo juga akan menjadi salah satu titik perhatian khusus terkait pengawasan pelanggaran kecepatan.

Kendaraan Sitaan Wajib Diangkut Truk

Dalam upaya menjaga transparansi dan kepercayaan masyarakat, Satlantas Polres Manggarai Barat menerapkan prosedur khusus terhadap kendaraan yang disita selama operasi.

AKP Parta menegaskan bahwa seluruh kendaraan hasil penindakan wajib diangkut menggunakan kendaraan logistik yang telah disiapkan.

“Setiap kendaraan pelanggar yang disita saat operasi wajib diangkut menggunakan truk logistik yang telah kami siapkan. Anggota dilarang keras mengendarai sepeda motor sitaan tersebut ke kantor polisi demi menjaga transparansi, menghindari prasangka buruk, dan menjaga kepercayaan masyarakat,” tegasnya.

Berdasarkan data Operasi Patuh Turangga tahun 2025, Polres Manggarai Barat mencatat 176 pelanggaran lalu lintas yang terdiri dari 31 tilang dan 145 teguran, serta dua kasus kecelakaan lalu lintas.

Kasat Lantas Polres Manggarai Barat, AKP I Made Supartha Purnama

Berbekal evaluasi tersebut, Satlantas memasang target yang lebih ambisius pada tahun ini.

“Target besar kami pada operasi tahun 2026 ini adalah menekan fatalitas hingga mencapai Zero Accident atau nihil kecelakaan lalu lintas,” ujar AKP Parta optimistis.

Wakapolres Tekankan Sikap Bijaksana di Lapangan

Menutup kegiatan Latpraops yang berlangsung aman dan lancar hingga pukul 09.42 Wita, Wakapolres Manggarai Barat Kompol Martinus Pake memberikan arahan kepada seluruh personel agar selalu mengedepankan pendekatan humanis dalam menjalankan tugas.

“Saya instruksikan kepada seluruh personel yang terlibat untuk mengedepankan kebijaksanaan. Selesaikan setiap dinamika dan potensi kendala di lapangan secara humanis, persuasif, dan bijaksana. Tunjukkan kepada masyarakat bahwa kehadiran Polri adalah untuk melindungi, mengayomi, dan memberikan rasa aman,” pesannya.

Wakapolres Manggarai Barat Kompol Martinus Pake (kiri) dan Kabag Ops Polres Manggarai Barat, Kompol I Wayan Merta (kanan). 

Sebagai tanda dimulainya Operasi Patuh Turangga 2026, Polres Manggarai Barat akan menggelar Apel Gelar Pasukan pada Senin, 8 Juni 2026.

Sebanyak 35 personel pilihan akan diterjunkan untuk mendukung pelaksanaan operasi yang diharapkan mampu menciptakan budaya tertib berlalu lintas sekaligus menekan angka pelanggaran dan kecelakaan di wilayah Manggarai Barat, khususnya di destinasi wisata super prioritas Labuan Bajo. **

Berita Terkait

Coach Kletus Gabhe Dorong PSSI Mabar Bangun Ekosistem Sepak Bola Berkelanjutan
PSSI Cup II Mabar: Wae Sambi FC Bantai Sama Nggitan 4-0, Dwikie Jehaman Cetak Brace
PSSI Cup II Mabar: SMANDU FC Tak Berdaya, PSG Papa Garang Pesta Gol 5-0
Komodo United Bantai Mata Wae 13-1, Angga Asnandi Cetak 8 Gol
PSSI Cup II Mabar: Monster Mbeliling Hajar Gladiator 4-0, Berto Cetak Hattrick
PSSI Cup II Manggarai Barat Butuh Rp375 Juta, Panitia Baru Kantongi 35 Persen
Berikut Jadwal Resmi Babak Penyisihan Grup PSSI Cup II Manggarai Barat 2026
Bastian Bawa Uma Lantar Menang di Laga Pembuka PSSI Cup II Manggarai Barat
Berita ini 18 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 10 Agustus 2026 - 23:00 WITA

Coach Kletus Gabhe Dorong PSSI Mabar Bangun Ekosistem Sepak Bola Berkelanjutan

Senin, 10 Agustus 2026 - 20:47 WITA

PSSI Cup II Mabar: Wae Sambi FC Bantai Sama Nggitan 4-0, Dwikie Jehaman Cetak Brace

Senin, 10 Agustus 2026 - 16:01 WITA

PSSI Cup II Mabar: SMANDU FC Tak Berdaya, PSG Papa Garang Pesta Gol 5-0

Senin, 10 Agustus 2026 - 11:55 WITA

Komodo United Bantai Mata Wae 13-1, Angga Asnandi Cetak 8 Gol

Minggu, 9 Agustus 2026 - 17:41 WITA

PSSI Cup II Mabar: Monster Mbeliling Hajar Gladiator 4-0, Berto Cetak Hattrick

Berita Terbaru