Kepala Bapanas Pastikan Stok Beras 39 Ribu Ton Aman untuk 34 Ribu Pengungsi Gempa Flores

- Redaksi

Rabu, 19 Agustus 2026 - 22:22 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Bapanas Andi Amran Sulaiman (tengah) didampingi Bupati Manggarai Barat Edistasius Endi (kiri) saat mendatangi lokasi pelepasan bantuan pangan bagi korban gempa Flores di Kantor BPBD Manggarai Barat, Rabu (19/8/2026). Foto: Rino/GBRNews.id

Kepala Bapanas Andi Amran Sulaiman (tengah) didampingi Bupati Manggarai Barat Edistasius Endi (kiri) saat mendatangi lokasi pelepasan bantuan pangan bagi korban gempa Flores di Kantor BPBD Manggarai Barat, Rabu (19/8/2026). Foto: Rino/GBRNews.id

LABUAN BAJO, GBRNews.id Badan Pangan Nasional (Bapanas) memastikan ketersediaan beras bagi warga terdampak gempa bumi di wilayah Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT), dalam kondisi aman.

Kepala Bapanas sekaligus Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman, menyebut stok beras yang tersedia mencapai sekitar 39 ribu ton. Jumlah tersebut dinilai mencukupi untuk memenuhi kebutuhan sekitar 34 ribu pengungsi akibat gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,7 yang mengguncang Flores pada Sabtu (15/8/2026) lalu.

Hal itu disampaikan Amran saat melepas bantuan pangan secara simbolis bagi korban gempa di Kantor BPBD Kabupaten Manggarai Barat, Rabu sore (19/8/2026).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kita hitung, 34.000 pengungsi. Kebutuhan berasnya itu dihitung 300 ton per bulan. Stok kita di sini 39.000 ton. Jadi enggak ada masalah,” kata Amran.

Dengan jumlah stok tersebut, Amran memastikan kebutuhan beras para pengungsi tetap terjamin meski masa tanggap darurat berlangsung cukup lama.

“Sampai satu tahun pun, katakanlah. Mudah-mudahan tidak satu tahun,” ujarnya.

Menurut Amran, pemerintah terus memastikan bantuan pangan dapat disalurkan dengan cepat ke berbagai wilayah terdampak. Kecepatan menjadi perhatian utama karena masyarakat yang berada di lokasi pengungsian membutuhkan bahan pangan sebagai kebutuhan dasar.

Amran mengatakan pemerintah telah menyalurkan bantuan beras melalui mekanisme reguler maupun nonreguler sejak gempa terjadi. Total bantuan yang telah dikirim ke sejumlah titik bencana disebut mencapai 6.800 ton beras.

“Kami turun ke lapangan sejak kejadian hari Sabtu. Kami diperintah oleh Bapak Presiden, langsung bergerak cepat. Kami sudah kirim reguler dan nonreguler 6.800 ton beras,” ungkapnya.

Ia menegaskan pemerintah tidak ingin proses birokrasi memperlambat penyaluran bantuan bagi masyarakat terdampak bencana.

“Ini perintah Bapak Presiden: kita harus bergerak cepat,” tegas Amran.

Kepala Bapanas Andi Amran Sulaiman (tengah) didampingi Bupati Manggarai Barat Edistasius Endi (kanan) saat mendatangi lokasi pelepasan bantuan pangan bagi korban gempa Flores di Kantor BPBD Manggarai Barat, Rabu (19/8/2026). Foto: Rino/GBRNews.id

Menurutnya, dalam kondisi darurat, beras dapat segera dikeluarkan dari gudang untuk memenuhi kebutuhan masyarakat. Sementara proses administrasi dan persetujuan dapat diselesaikan setelah bantuan disalurkan.

“Proses, izinnya, persetujuannya belakangan. Karena yang menyetujui, saya sebagai Kepala Bapanas, saya menyetujui pengeluaran beras untuk bencana seluruh Indonesia,” jelasnya.

Amran Turun Langsung ke Lokasi Pengungsian

Sebelum melepas bantuan di Manggarai Barat, Amran bersama Direktur Utama Perum BULOG Letjen TNI (Purn) Ahmad Rizal Ramdhani dan rombongan mengunjungi lokasi pengungsian di Kecamatan Reok, Kabupaten Manggarai.

Kunjungan tersebut dilakukan untuk melihat langsung kondisi warga sekaligus memastikan kebutuhan pangan masyarakat selama masa tanggap darurat terpenuhi.

Amran menegaskan penanganan bencana tidak hanya berkaitan dengan jabatan dan prosedur birokrasi, tetapi menyangkut sisi kemanusiaan.

“Ini kita harus turun. Jangan melihat bahwa ini pangkat, jabatan, bukan. Ini kemanusiaan. Siapa yang melihat masalah, itu melaporkan kepada siapa, kita eksekusi cepat,” ungkapnya.

Dalam kunjungan tersebut, Amran juga melihat langsung kondisi warga yang menerima bantuan. Ia mengaku situasi di lapangan memberikan gambaran nyata mengenai kebutuhan masyarakat setelah bencana.

Selain beras, pemerintah juga menyalurkan bantuan pangan lainnya, seperti minyak goreng dan mi instan.

Amran memastikan pemerintah akan terus menjaga ketersediaan pangan bagi warga terdampak hingga masa tanggap darurat dan pemulihan berakhir.

“Enam bulan pun, berasnya sampai satu tahun aman. Jadi sudah, enggak ada masalah. Beras yang paling penting,” pungkasnya.

BULOG Siap Perkuat Penanganan Bencana

Sementara itu, Direktur Utama Perum BULOG Ahmad Rizal Ramdhani menegaskan kesiapan BULOG mendukung penuh pemerintah dalam penanganan bencana di NTT, terutama untuk memastikan ketersediaan dan kelancaran distribusi pangan bagi masyarakat terdampak.

“BULOG siap bergerak cepat mendukung pemerintah dalam memenuhi kebutuhan pangan masyarakat terdampak bencana. Kami terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah dan pihak terkait agar penyaluran bantuan dapat dilakukan secara cepat, tepat sasaran, dan sesuai dengan kebutuhan di lapangan,” ujar Ahmad Rizal.

Usai meninjau kondisi masyarakat di Kecamatan Reok, Amran bersama Ahmad Rizal kemudian bergeser ke lokasi gudang logistik milik BPBD bersama BNPB.

Peninjauan tersebut dilakukan untuk memastikan ketersediaan dan kondisi bantuan logistik bagi masyarakat terdampak di wilayah NTT, khususnya Manggarai Timur dan Labuan Bajo, berada dalam kondisi aman, terkendali dan siap didistribusikan sesuai kebutuhan.

Ahmad Rizal mengatakan BULOG akan terus memantau perkembangan kondisi di wilayah terdampak sekaligus menyiapkan penyaluran bantuan secara bertahap.

“Bantuan yang sudah disalurkan merupakan bagian dari dukungan BULOG dalam masa tanggap darurat. Kami akan terus memastikan ketersediaan bantuan dan memperkuat koordinasi agar masyarakat terdampak dapat memperoleh pangan yang diperlukan,” ungkapnya.

Untuk memperkuat ketahanan pangan selama masa tanggap darurat, BULOG memastikan stok beras di wilayah NTT saat ini mencapai sekitar 35 ribu ton.

Selain stok tersebut, BULOG juga menyiapkan tambahan 40 ribu ton beras yang akan dimobilisasi dari wilayah Nusa Tenggara Barat (NTB), Sulawesi Selatan dan Jawa Timur.

BULOG mendukung penuh pemerintah dalam penanganan bencana di NTT.

Tambahan stok tersebut merupakan langkah antisipatif untuk memastikan kebutuhan pangan masyarakat tetap terpenuhi sekaligus menjaga ketersediaan beras di NTT selama masa tanggap darurat hingga proses pemulihan pascabencana.

BULOG juga terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah, TNI, Basarnas, BNPB, BPBD dan pihak terkait lainnya guna mempercepat penyaluran bantuan ke sejumlah wilayah terdampak.

Distribusi dilakukan secara bertahap dengan mempertimbangkan aksesibilitas wilayah, kondisi masyarakat serta perkembangan situasi pascagempa. **

Nonton juga di https://youtu.be/MMzxFqNt3O0

Penulis : Rino

Editor : Redaksi

Berita Terkait

Satpol PP dan Damkar Mabar Bekali Sudamala Resort Teknik Penanganan Kebakaran
Kasus Wasit Fredi, Pelatih Komodo United Novri Diperiksa, Polres Mabar Siap Gelar Perkara
Vamos Bajo Kampiun PSSI Cup II Manggarai Barat
Gol Gunawan Menit 86 Bawa Vamos Bajo Juara PSSI Cup II Manggarai Barat
Ibo Nono Koleksi 9 Gol, Kapten Vamos Bajo Bidik Gelar Top Skor PSSI Cup II Mabar
Baku Pukul hingga Kartu Merah, Terang FC Juara III PSSI Cup II Manggarai Barat
Vamos Bajo Tantang Wae Sambi di Final PSSI Cup II Manggarai Barat
Lewati Kolang, Kaper dan Black Crown, Wae Sambi FC ke Final
Berita ini 43 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 19 September 2026 - 17:58 WITA

Satpol PP dan Damkar Mabar Bekali Sudamala Resort Teknik Penanganan Kebakaran

Kamis, 17 September 2026 - 21:04 WITA

Kasus Wasit Fredi, Pelatih Komodo United Novri Diperiksa, Polres Mabar Siap Gelar Perkara

Kamis, 10 September 2026 - 00:21 WITA

Vamos Bajo Kampiun PSSI Cup II Manggarai Barat

Rabu, 9 September 2026 - 23:21 WITA

Gol Gunawan Menit 86 Bawa Vamos Bajo Juara PSSI Cup II Manggarai Barat

Selasa, 8 September 2026 - 21:43 WITA

Ibo Nono Koleksi 9 Gol, Kapten Vamos Bajo Bidik Gelar Top Skor PSSI Cup II Mabar

Berita Terbaru

Skuad Vamos Bajo berpose bersama trofi PSSI Cup II Manggarai Barat 2026 usai menaklukkan Wae Sambi FC 2-1.

Daerah

Vamos Bajo Kampiun PSSI Cup II Manggarai Barat

Kamis, 10 Sep 2026 - 00:21 WITA