Jenazah Pemotor Asal Jakarta Dipulangkan, Tinggalkan Duka bagi Kerabat di Labuan Bajo

- Redaksi

Kamis, 23 Oktober 2025 - 22:54 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LABUAN BAJO, GBRNews.id – Jenazah Kelvin Hanjaya (23), pemotor asal Jakarta yang tewas mengenaskan dalam kecelakaan tunggal di Jalan Wae Mata, Desa Gorontalo, Kecamatan Komodo, Kabupaten Manggarai Barat, akhirnya diterbangkan ke Jakarta untuk dimakamkan di kampung halamannya, Kamis (23/10/2025) sore.

Suasana haru menyelimuti RSUD Komodo saat keluarga, sahabat, dan rekan kerja korban mengantarkan kepergian terakhirnya. Sekitar pukul 16.00 Wita, peti jenazah diberangkatkan menuju Bandara Komodo, sebelum akhirnya diterbangkan ke Jakarta pada pukul 18.55 Wita.

Sebelumnya, peristiwa tragis itu terjadi pada Rabu (22/10/2025) malam sekitar pukul 23.50 Wita di depan Kantor KSP Kopdit Swasti Sari Cabang Labuan Bajo.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Warga sekitar mengaku dikejutkan oleh suara benturan keras dari arah jalan. Saat mereka keluar rumah, korban sudah tergeletak di tepi pembatas jalan dengan kondisi mengenaskan, sementara motornya, Yamaha NMAX 155 bernomor polisi B 4227 BWY, terpental sejauh beberapa meter.

Korban sempat dievakuasi oleh Satlantas Polres Manggarai Barat bersama warga ke RS Siloam Labuan Bajo dalam kondisi kritis, namun nyawanya tak tertolong akibat luka berat di bagian kepala.

Fakta baru terungkap dari rekaman CCTV di sekitar lokasi kejadian. Dalam rekaman berdurasi singkat yang diterima GBRNews.id, terlihat korban melaju dengan kecepatan tinggi dari arah Pertamina Pasar Baru menuju Lampu Merah Langka KB.

Pada pukul 23:36:44 Wita, motor yang dikendarainya oleng dan menghantam keras pembatas jalan. Tubuh korban terpental, membentur pohon, lalu terhempas ke badan jalan. Beberapa detik kemudian, sejumlah kendaraan melintas nyaris menabrak tubuh korban yang sudah tergeletak di tengah jalan.

Dihimpun, korban diduga berkendara dalam keadaan mabuk berat dan tidak mengenakan helm. Luka parah di bagian kepala belakang kiri menjadi penyebab utama tewasnya korban di tempat.

Korban, yang lahir di Jakarta pada 3 Desember 2001, diketahui bekerja sebagai pengurus Kapal Pinisi Kantaka, kapal wisata yang beroperasi di perairan Labuan Bajo sejak Juli 2025.

“Kami tahu pagi-pagi sekitar jam enam. Dapat kabar dari teman, katanya Kelvin kecelakaan dan meninggal dunia,” ungkap Yufen, Kapten Kapal Kai, rekan satu manajemen dengan kapal Kantaka, kepada GBRNews.id, Kamis siang di RSUD Komodo.

Pimpinan manajemen Kapal Pinisi Kantaka, Adel, menolak memberi keterangan kepada awak media saat ditemui di RSUD Komodo.

Pantauan GBRNews.id, sejak siang hari suasana duka menyelimuti kamar jenazah RSUD Komodo. Kerabat dan teman kerja korban tampak meneteskan air mata saat peti jenazah diangkat menuju bandara.

Lebih lanjut, Kamis malam, tampak puluhan kerabat menyalakan lilin dan doa bersama di lokasi kejadian. Tangisan sedih mewarnai suasana di sekitar TKP, mengenang kepergian almarhum Kelvin Hanjaya yang meninggalkan duka mendalam bagi mereka yang mengenalnya.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak kepolisian belum memberikan keterangan resmi terkait peristiwa tersebut. **

Penulis : Rino

Editor : Redaksi

Berita Terkait

Krisna FC Tundukkan PS Menjaga 2-0, Crespo Hale Motor Serangan
Coach Kletus Gabhe Dorong PSSI Mabar Bangun Ekosistem Sepak Bola Berkelanjutan
PSSI Cup II Mabar: Wae Sambi FC Bantai Sama Nggitan 4-0, Dwikie Jehaman Cetak Brace
PSSI Cup II Mabar: SMANDU FC Tak Berdaya, PSG Papa Garang Pesta Gol 5-0
Komodo United Bantai Mata Wae 13-1, Angga Asnandi Cetak 8 Gol
PSSI Cup II Mabar: Monster Mbeliling Hajar Gladiator 4-0, Berto Cetak Hattrick
PSSI Cup II Manggarai Barat Butuh Rp375 Juta, Panitia Baru Kantongi 35 Persen
Berikut Jadwal Resmi Babak Penyisihan Grup PSSI Cup II Manggarai Barat 2026
Berita ini 16 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 11 Agustus 2026 - 21:15 WITA

Krisna FC Tundukkan PS Menjaga 2-0, Crespo Hale Motor Serangan

Senin, 10 Agustus 2026 - 23:00 WITA

Coach Kletus Gabhe Dorong PSSI Mabar Bangun Ekosistem Sepak Bola Berkelanjutan

Senin, 10 Agustus 2026 - 20:47 WITA

PSSI Cup II Mabar: Wae Sambi FC Bantai Sama Nggitan 4-0, Dwikie Jehaman Cetak Brace

Senin, 10 Agustus 2026 - 16:01 WITA

PSSI Cup II Mabar: SMANDU FC Tak Berdaya, PSG Papa Garang Pesta Gol 5-0

Senin, 10 Agustus 2026 - 11:55 WITA

Komodo United Bantai Mata Wae 13-1, Angga Asnandi Cetak 8 Gol

Berita Terbaru