LABUAN BAJO, GBRNews.id – Gempa bumi Magnitudo 7,7 yang mengguncang wilayah Kabupaten Manggarai Barat membawa dampak besar bagi masyarakat.
Dihimpun, berdasarkan data sementara hingga 21 Agustus 2026, sedikitnya 19.214 jiwa tercatat terdampak bencana tersebut.
Dampak gempa tidak hanya dirasakan oleh masyarakat, tetapi juga terlihat dari kerusakan bangunan tempat tinggal. Sebanyak 9.313 rumah dilaporkan mengalami kerusakan dengan tingkat kerusakan yang beragam.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Dari jumlah tersebut, sebanyak 4.559 rumah mengalami rusak ringan, 1.440 rumah rusak sedang, dan 3.317 rumah mengalami rusak berat.
Angka tersebut menunjukkan besarnya dampak gempa terhadap kehidupan masyarakat Manggarai Barat. Ribuan keluarga kini harus menghadapi kondisi rumah yang rusak, sementara sebagian warga terpaksa meninggalkan tempat tinggal mereka untuk mencari lokasi yang lebih aman.
Pemerintah daerah bersama jajaran penanggulangan bencana masih terus melakukan pendataan dan verifikasi di sejumlah wilayah terdampak. Karena proses pendataan masih berlangsung, jumlah korban terdampak maupun kerusakan bangunan masih dapat berubah mengikuti perkembangan informasi di lapangan.
Di tengah situasi tersebut, pemerintah dan berbagai pihak terus menyalurkan bantuan tanggap darurat guna memenuhi kebutuhan dasar masyarakat sekaligus meringankan beban warga yang terdampak.
Gempa ini bukan sekadar meninggalkan kerusakan bangunan, tetapi juga menjadi ujian besar bagi ketahanan masyarakat Manggarai Barat. Solidaritas dan gotong royong seluruh pihak menjadi harapan penting untuk membantu warga melewati masa tanggap darurat dan bangkit kembali. **
Penulis : Sarifudin
Editor : Redaksi






