Gempa Flores, 1.378 Satuan Pendidikan Terdampak dan 502 Sekolah Rusak Berat

- Redaksi

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 11:35 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kondisi salah satu sekolah menengah atas yang rubuh akibat gempa Flores. Foto: Adi Ngongo/Kacabdin Dinas PK Wilayah Manggarai Raya

Kondisi salah satu sekolah menengah atas yang rubuh akibat gempa Flores. Foto: Adi Ngongo/Kacabdin Dinas PK Wilayah Manggarai Raya

LABUAN BAJO, GBRNews.id Penanganan darurat pascagempa bumi yang mengguncang wilayah Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT), terus dilakukan. Tak hanya rumah warga dan fasilitas umum, sektor pendidikan juga ikut terdampak cukup parah akibat gempa yang terjadi pada Sabtu (15/8).

Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Wamendikdasmen) Prof. Dr. Atip Latipulhayat mengungkapkan kondisi tersebut dalam konferensi pers virtual di Media Center Pos Pendamping Nasional Penanganan Darurat Gempa Bumi M7,7 NTT, Kamis (20/8).

Dihimpun, berdasarkan data Kemendikdasmen, sejumlah peserta didik dan tenaga pendidik turut menjadi korban dalam bencana tersebut. Dampak juga dirasakan pada infrastruktur pendidikan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sebanyak 1.378 satuan pendidikan dilaporkan terdampak gempa. Dari jumlah tersebut, 502 sekolah mengalami kerusakan berat.

Kerusakan tersebut membuat aktivitas belajar mengajar di sejumlah wilayah harus terhenti. Meski demikian, pemerintah memastikan proses pendidikan tetap diupayakan berjalan dengan menyesuaikan kondisi dan kebutuhan masing-masing daerah terdampak.

Kemendikdasmen bersama Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) dan sejumlah instansi terkait bergerak cepat untuk memastikan anak-anak di wilayah terdampak tetap mendapatkan layanan pendidikan di tengah situasi darurat.

Tim Kemendikdasmen juga telah berada di wilayah terdampak sejak 16 Agustus untuk menyalurkan bantuan ke sejumlah daerah.

Selain bantuan, Kemendikdasmen menerbitkan panduan pembelajaran pada masa darurat. Panduan tersebut memberikan fleksibilitas dalam penggunaan moda dan materi pembelajaran, sekaligus memuat dukungan psikososial bagi peserta didik dan tenaga pendidik yang terdampak bencana.

Langkah ini diharapkan dapat menjaga keberlanjutan pendidikan sekaligus membantu pemulihan psikologis anak-anak NTT setelah menghadapi bencana.

Semangat belajar di tengah situasi darurat menjadi bagian penting dari upaya pemulihan pascagempa Flores. **

Penulis : Sarifudin

Editor : Redaksi

Berita Terkait

Satpol PP dan Damkar Mabar Bekali Sudamala Resort Teknik Penanganan Kebakaran
Kasus Wasit Fredi, Pelatih Komodo United Novri Diperiksa, Polres Mabar Siap Gelar Perkara
Vamos Bajo Kampiun PSSI Cup II Manggarai Barat
Gol Gunawan Menit 86 Bawa Vamos Bajo Juara PSSI Cup II Manggarai Barat
Ibo Nono Koleksi 9 Gol, Kapten Vamos Bajo Bidik Gelar Top Skor PSSI Cup II Mabar
Baku Pukul hingga Kartu Merah, Terang FC Juara III PSSI Cup II Manggarai Barat
Vamos Bajo Tantang Wae Sambi di Final PSSI Cup II Manggarai Barat
Lewati Kolang, Kaper dan Black Crown, Wae Sambi FC ke Final
Berita ini 46 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 19 September 2026 - 17:58 WITA

Satpol PP dan Damkar Mabar Bekali Sudamala Resort Teknik Penanganan Kebakaran

Kamis, 17 September 2026 - 21:04 WITA

Kasus Wasit Fredi, Pelatih Komodo United Novri Diperiksa, Polres Mabar Siap Gelar Perkara

Kamis, 10 September 2026 - 00:21 WITA

Vamos Bajo Kampiun PSSI Cup II Manggarai Barat

Rabu, 9 September 2026 - 23:21 WITA

Gol Gunawan Menit 86 Bawa Vamos Bajo Juara PSSI Cup II Manggarai Barat

Selasa, 8 September 2026 - 21:43 WITA

Ibo Nono Koleksi 9 Gol, Kapten Vamos Bajo Bidik Gelar Top Skor PSSI Cup II Mabar

Berita Terbaru

Skuad Vamos Bajo berpose bersama trofi PSSI Cup II Manggarai Barat 2026 usai menaklukkan Wae Sambi FC 2-1.

Daerah

Vamos Bajo Kampiun PSSI Cup II Manggarai Barat

Kamis, 10 Sep 2026 - 00:21 WITA