Ditinggal Suami Merantau, Ibu di Borong Berjuang Seorang Diri

- Redaksi

Kamis, 20 Maret 2025 - 21:26 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Borong, GBRNews.id –Flora Yanti Damul (35), seorang ibu rumah tangga di Kampung Toka, Desa Nanga Labang, Kecamatan Borong, NTT, menjalani hidup penuh perjuangan. Sejak suaminya merantau ke Bali beberapa tahun lalu, ia harus bekerja serabutan demi memenuhi kebutuhan tiga anaknya.

Tantangan semakin berat karena anak keduanya, Felicia (4), adalah penyandang disabilitas yang membutuhkan perhatian khusus. Sementara anak pertamanya masih berusia tujuh tahun dan si bungsu baru menginjak dua tahun.

“Saya tidak bisa hanya diam. Anak-anak butuh makan, sekolah dan Felicia butuh perawatan khusus,” ujar Flora kepada Gbrnews.id, Kamis (20/3/2025).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Felicia lahir dengan keterbatasan fisik yang memerlukan terapi dan perawatan rutin, namun penghasilan Flora sebagai buruh harian sering kali tak mencukupi.

Bahkan, ibu tiga anak itu mengisahkan, sewaktu ia tak punya uang untuk memenuhi kebutuhan anak-anaknya, ia rela meminjam ke tetangga ataupun keluarga demi bertahan hidup.

Tak hanya itu, demi pengobatan putrinya, ia rela menjual sebidang tanah dan menggadaikan sawah keluarga. Meski demikian, kondisi Felicia belum menunjukkan perubahan signifikan.

“Kami hidup sederhana, kadang makan seadanya. Tapi yang paling saya pikirkan adalah kesehatan dan pendidikan anak-anak, terutama Felicia,” tuturnya.

Di tengah perjuangannya seorang diri, Flora tak henti berdoa kepada Sang Pemberi Nafas Kehidupan agar dirinya dan ketiga anaknya selalu diberikan kesehatan.

Meski hidup dalam keterbatasan, Flora tak pernah kehilangan semangat. Ia berharap ada uluran tangan dari pemerintah atau para dermawan yang bersedia membantu, baik untuk biaya pengobatan Felicia maupun modal usaha kecil agar ia bisa memiliki penghasilan lebih stabil.

“Saya ingin anak-anak saya punya masa depan yang lebih baik. Saya tidak ingin mereka merasakan kesulitan seperti saya,” ungkap ibu tiga anak itu penuh harap.

Di balik kerja kerasnya yang tak kenal lelah, Flora menanti tangan-tangan baik yang mau membantunya. Demi masa depan yang lebih cerah bagi anak-anaknya, ia akan terus berjuang. (*)

 

Penulis : Nardin Lonnista

Editor : Redaksi

Berita Terkait

Krisna FC Tundukkan PS Menjaga 2-0, Crespo Hale Motor Serangan
Coach Kletus Gabhe Dorong PSSI Mabar Bangun Ekosistem Sepak Bola Berkelanjutan
PSSI Cup II Mabar: Wae Sambi FC Bantai Sama Nggitan 4-0, Dwikie Jehaman Cetak Brace
PSSI Cup II Mabar: SMANDU FC Tak Berdaya, PSG Papa Garang Pesta Gol 5-0
Komodo United Bantai Mata Wae 13-1, Angga Asnandi Cetak 8 Gol
PSSI Cup II Mabar: Monster Mbeliling Hajar Gladiator 4-0, Berto Cetak Hattrick
PSSI Cup II Manggarai Barat Butuh Rp375 Juta, Panitia Baru Kantongi 35 Persen
Berikut Jadwal Resmi Babak Penyisihan Grup PSSI Cup II Manggarai Barat 2026
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 11 Agustus 2026 - 21:15 WITA

Krisna FC Tundukkan PS Menjaga 2-0, Crespo Hale Motor Serangan

Senin, 10 Agustus 2026 - 23:00 WITA

Coach Kletus Gabhe Dorong PSSI Mabar Bangun Ekosistem Sepak Bola Berkelanjutan

Senin, 10 Agustus 2026 - 20:47 WITA

PSSI Cup II Mabar: Wae Sambi FC Bantai Sama Nggitan 4-0, Dwikie Jehaman Cetak Brace

Senin, 10 Agustus 2026 - 16:01 WITA

PSSI Cup II Mabar: SMANDU FC Tak Berdaya, PSG Papa Garang Pesta Gol 5-0

Senin, 10 Agustus 2026 - 11:55 WITA

Komodo United Bantai Mata Wae 13-1, Angga Asnandi Cetak 8 Gol

Berita Terbaru