Disegel Warga, Pioner Cafe Ditutup Jadi Resto dan Bar Lanjut

- Redaksi

Minggu, 16 November 2025 - 12:26 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LABUAN BAJO, GBRNews.id – Respons cepat pemilik Pioner Cafe, setelah sebuah video dan sejumlah foto aksi penyegelan tempat hiburan malam itu viral di media sosial. Puluhan warga RT 015 Puncak Waringin, Kelurahan Labuan Bajo, Kecamatan Komodo, sebelumnya turun langsung melakukan penyegelan pada Jumat (14/11/2025).

Dalam video yang beredar, warga kompak mendatangi Pioner Cafe yang terletak di sisi kiri jalan Sunu dan memasang spanduk besar berisi penolakan tegas terhadap keberadaan kafe tersebut.

Tampak dalam spanduk itu memuat keluhan bahwa kafe berada di kawasan pemukiman serta berdekatan dengan sekolah, masjid, dan puskesmas. Warga menilai aktivitas musik keras hingga larut malam telah lama mengusik kenyamanan mereka.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sejumlah Warga RT 015 Puncak Waringin, Kelurahan Labuan Bajo, Kecamatan Komodo, Manggarai Barat segel tempat hiburan malam, Jumat (14/11). [Foto ist]
Menjawab protes warga, Owner Pioner Cafe, Stefanus Emanuel Cundawan, atau Pepeng, langsung memberikan respons. Ia menyatakan bahwa pihaknya memilih menutup kafe yang berada di bawah (kiri jalan) dan mengalihfungsikannya menjadi restoran.

“Terima kasih kepada semua warga sekitar yang mungkin selama ini terganggu dengan suara atau volume musik sampai tengah malam yang melebihi batas normal. Karena itu, mulai hari ini kafe yang di bawah resmi kami tutup dan akan diubah menjadi restoran saja. Itu langkah kami,” ujar Pepeng kepada GBRNews.id, Sabtu malam (15/11).

Pepeng mengatakan pihaknya menyambut baik kritik warga dan menilai aksi protes tersebut sebagai langkah untuk kebaikan bersama. Ia mengaku langsung menemui Ketua RT setempat untuk membangun komunikasi dan menerima semua masukan. Manajemen juga sudah membuat pernyataan tertulis di atas materai sebagai bentuk komitmen.

“Langsung tadi siang saya sudah ketemu Pak RT setempat untuk bangun komunikasi. Tadi itu, semua masukan dan keluhan kita terima untuk ditindaklanjuti. Dari manajemen kafe ambil keputusan dan dibuat pernyataan tertulis diatas materai,” jelasnya.

Tidak berhenti di situ, Pepeng menyebut sudah bertemu pihak Polres Manggarai Barat dan Satpol PP untuk membahas keberlanjutan usaha serta langkah-langkah yang diambil pihaknya.

Sebagai tindak lanjut, Pepeng mengundang warga dan pihak terkait untuk hadir dalam pertemuan resmi pada Senin, 17 November 2025, di kantor lurah.

“Senin besok kita duduk bersama, dengar apa yang menjadi harapan bersama, dan melanjutkan pembahasan terkait keputusan yang telah kami ambil,” katanya.

Owner Pioner Cafe, Stefanus Emanuel Cundawan, atau Pepeng, menyatakan bahwa pihaknya memilih menutup kafe yang berada di bawah (kiri jalan) dan mengalihfungsikannya menjadi restoran, Sabtu (15/11) malam. [Foto Rino/GBRNews]
Meski kafe ditutup, Pepeng menegaskan pembangunan Pioner Bar di sisi kanan jalan tetap berlanjut dan kini memasuki tahap finishing. Ia memastikan standar bangunan dan kenyamanan telah menjadi prioritas.

“Bangunan Pioner Bar kami upayakan memenuhi standar. Kami juga siapkan stan UMKM untuk warga sekitar dan tenaga kerja lokal. Izin usaha sudah keluar dengan golongan A, B, dan C, sambil menunggu izin keramaian dari Polres,” terangnya. **

Penulis : Rino

Editor : Redaksi

Berita Terkait

Sebulan Berlalu, Polres Mabar Belum Ungkap Perkembangan Kasus Wasit Fredi
Beredar Isu Panas Pilkades Macang Tanggar, Selisih 1 Suara Dipersoalkan, Dinamika Horizontal Mencuat
Polres Mabar Resmi Tetapkan Emiliana Helni Tersangka Kasus Dugaan ITE
Kuasa Hukum Korban Desak Transparansi Kasus Dua Prajurit TNI di Mabar, Surati Panglima TNI hingga DPR RI
Hasil Pilkades Tiga Desa di Kecamatan Boleng, Ini Cakades Terpilih dan Raihan Suaranya
Berikut Nama-Nama Cakades Terpilih di Kecamatan Komodo, Nardin Raih Suara Terendah
Hasil Pilkades Kecamatan Komodo, Ibrahim Ndung Tertinggi 1.015 Suara, Alimudin 545
Pilkades Mbeliling, 3 Petahana Tumbang, Quirinus Urudin Raih Suara Tertinggi 388
Berita ini 32 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 5 Oktober 2026 - 06:42 WITA

Sebulan Berlalu, Polres Mabar Belum Ungkap Perkembangan Kasus Wasit Fredi

Minggu, 4 Oktober 2026 - 23:19 WITA

Beredar Isu Panas Pilkades Macang Tanggar, Selisih 1 Suara Dipersoalkan, Dinamika Horizontal Mencuat

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 23:02 WITA

Polres Mabar Resmi Tetapkan Emiliana Helni Tersangka Kasus Dugaan ITE

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 14:20 WITA

Kuasa Hukum Korban Desak Transparansi Kasus Dua Prajurit TNI di Mabar, Surati Panglima TNI hingga DPR RI

Kamis, 1 Oktober 2026 - 13:06 WITA

Hasil Pilkades Tiga Desa di Kecamatan Boleng, Ini Cakades Terpilih dan Raihan Suaranya

Berita Terbaru