Chaos Tahun Baru, Dua Desa di Bima NTB Sambut 2025 dengan Perang Sengit

- Redaksi

Rabu, 1 Januari 2025 - 16:02 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bima, GBRNews.id –Warga dua desa, yakni Desa Roka dan Runggu, Kecamatan Belo, Kabupaten Bima, Nusa Tenggara Barat (NTB), menyambut tahun baru 2025 dengan perang. Mereka menggunakan panah hingga senjata tajam. Akibatnya, belasan rumah rusak.

Warga dua desa saling serang sejak Selasa (31/12/2024) malam hingga berlanjut sampai dengan Rabu, (1/1/2025) pagi. Salah satu rumah warga yang dirusak yakni, Ahmad (40), warga Desa Runggu.

Ahmad mengaku rumahnya dilempar oleh orang tak dikenal (OTK) menggunakan batu sekitar pukul 06.00 Wita. Akibatnya, atap rumahnya bolong dan empat jendela kaca rumah di bagian depan pecah.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Titik rumah saya yang dirusak, yakni ruang tamu, kamar saya dan istri, kamar anak saya dan dapur rumah,” katanya, Rabu pagi.

“Alhamdulillah saya, istri dan anak tidak ada yang luka-luka. Hanya rumah saya yang dirusak,” sambung pria yang berprofesi sebagai Pengacara ini.

Ahmad mengaku hingga pagi menjelang siang kondisi di dua Desa belum kondusif. Aparat kepolisian dan dibantu TNI sudah diterjunkan ke lokasi untuk melakukan penjagaan.

“Sudah ada aparat kepolisian dan TNI yang turun ke lokasi,” ungkapnya.

Selain rumah warga Runggu, rumah warga Desa Roka juga ada yang dirusak. Salah satunya, rumah mantan Kepala Desa (Kades) Roka, Ihsan. Pria yang akrab disapa Baba Chan ini mengaku rumahnya dirusak OTK sekitar pukul 06.00 Wita.

“Atap rumah bocor karena dipanah,” ujarnya.

Baba Chan heran dan bingung rumahnya menjadi sasaran perusakan. Pasalnya, selain selama ini tidak pernah memiliki musuh dan tidak pernah ribut dengan orang lain, rumahnya juga berada di tengah-tengah perkampungan.

“Untuk itu saya berharap kepada jajaran Polsek Belo dan Polres Bima agar mengatensi serius persoalan ini. Aktor-aktor yang terlibat penyerangan diringkus,” imbuhnya.

Kapolsek Belo, Iptu Zulkifli dan Camat Belo, Ruyani yang dikonfirmasi belum memberikan keterangan. Keduanya belum merespons sejak berita ini ditulis. **

 

Editor : Redaksi

Sumber Berita : Detikbali.com

Berita Terkait

Krisna FC Tundukkan PS Menjaga 2-0, Crespo Hale Motor Serangan
Coach Kletus Gabhe Dorong PSSI Mabar Bangun Ekosistem Sepak Bola Berkelanjutan
PSSI Cup II Mabar: Wae Sambi FC Bantai Sama Nggitan 4-0, Dwikie Jehaman Cetak Brace
PSSI Cup II Mabar: SMANDU FC Tak Berdaya, PSG Papa Garang Pesta Gol 5-0
Komodo United Bantai Mata Wae 13-1, Angga Asnandi Cetak 8 Gol
PSSI Cup II Mabar: Monster Mbeliling Hajar Gladiator 4-0, Berto Cetak Hattrick
PSSI Cup II Manggarai Barat Butuh Rp375 Juta, Panitia Baru Kantongi 35 Persen
Berikut Jadwal Resmi Babak Penyisihan Grup PSSI Cup II Manggarai Barat 2026
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 11 Agustus 2026 - 21:15 WITA

Krisna FC Tundukkan PS Menjaga 2-0, Crespo Hale Motor Serangan

Senin, 10 Agustus 2026 - 23:00 WITA

Coach Kletus Gabhe Dorong PSSI Mabar Bangun Ekosistem Sepak Bola Berkelanjutan

Senin, 10 Agustus 2026 - 20:47 WITA

PSSI Cup II Mabar: Wae Sambi FC Bantai Sama Nggitan 4-0, Dwikie Jehaman Cetak Brace

Senin, 10 Agustus 2026 - 16:01 WITA

PSSI Cup II Mabar: SMANDU FC Tak Berdaya, PSG Papa Garang Pesta Gol 5-0

Senin, 10 Agustus 2026 - 11:55 WITA

Komodo United Bantai Mata Wae 13-1, Angga Asnandi Cetak 8 Gol

Berita Terbaru