LABUAN BAJO, GBRNews.id – Dugaan aksi kekerasan kembali mencoreng kawasan wisata premium Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT).
Seorang pria berinisial T, yang diduga anggota Asosiasi Angkutan Wisata Darat (AWSTAR), dilaporkan melakukan penganiayaan brutal terhadap Donatus Darso (41) mitra pengemudi ojek online (ojol) Grab.
Peristiwa itu terjadi di Jalan Yohanes Sehadun, Kelurahan Labuan Bajo, Kecamatan Komodo, pada Senin (13/4/2026) sekitar pukul 13.40 Wita.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Informasi yang dihimpun GBRNews.id menyebutkan, insiden bermula dari persoalan aturan penjemputan penumpang oleh ojol Grab, khususnya terkait radius titik koordinat yang mengharuskan penumpang berjalan kaki dari area Bandara Komodo hingga sekitar satu kilometer.
Ketegangan pun tak terhindarkan. Adu mulut antara korban dan terduga pelaku berujung pada aksi kekerasan.
“Persoalan titik koordinat pengambilan order. Terjadilah adu mulut, hingga pengemudi ojol mendapatkan perlakuan tidak wajar seperti dicekik di bagian leher, ditendang di bagian perut, hingga ditinju di bagian kepala. Bahkan motor korban juga ikut ditendang,” ungkap salah satu pengemudi ojol saat mendampingi laporan di Mapolres Manggarai Barat.
Tak hanya itu, handphone milik korban juga dilaporkan sempat disita oleh pelaku. T diketahui tidak beraksi sendiri. Ia diduga bersama lima rekannya, yang merupakan sopir dan kerap mangkal di kawasan bandara, turut melakukan intimidasi terhadap korban serta beberapa rekan ojol yang berupaya melerai.
Saat kejadian, korban diketahui tengah mengambil pesanan penumpang warga negara asing (WNA) tepat di depan sebuah gerai ritel modern. Penumpang bahkan sudah berada di atas motor saat insiden terjadi, namun korban justru mendapat perlakuan tidak menyenangkan
Sekitar pukul 15.40 Wita, korban mendatangi Polres Manggarai Barat untuk melaporkan kejadian tersebut. Kedatangan korban turut didampingi puluhan rekan sesama ojol Grab sebagai bentuk solidaritas.
Korban juga terlihat menjalani visum di rumah sakit guna kepentingan proses hukum.

Pantauan lanjutan, sejumlah mitra ojol Grab terus berdatangan ke Polres Manggarai Barat untuk memberikan dukungan moral kepada korban.
Hingga berita ini diturunkan, proses penanganan kasus masih berlangsung di Polres Manggarai Barat. **
Penulis : Rino
Editor : Redaksi










