Diduga Mabuk, Oknum Polisi Polres Mabar Pukul Warga hingga Babak Belur

- Redaksi

Minggu, 22 Desember 2024 - 15:26 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Labuan Bajo, GBRNews.id –Peristiwa memilukan terjadi di tempat hiburan malam Djavu, Minggu (22/12/2024) dini hari. Seorang oknum polisi berinisial A dari Polres Manggarai Barat diduga melakukan penganiayaan terhadap dua warga, I asal Lembor dan A asal Kaper, kecamatan Komodo.

Berdasarkan keterangan korban, I, kejadian bermula saat ia bersama temannya, A, hendak pulang setelah Djavu tutup sekitar pukul 03.00 WITA.

Oknum polisi yang diduga dalam pengaruh alkohol mulai mengintimidasi A. Berupaya melerai, I mencoba mendekati mereka untuk menyelesaikan masalah secara baik-baik.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Melihat A diintimidasi oleh oknum polisi, saya menghampiri untuk membicarakan hal tersebut secara baik tanpa ada intimidasi dan percecokkan,” terang I.

Namun, niat baik itu justru berakhir dengan tragedi. Oknum polisi bersama beberapa rekannya diduga melancarkan serangan brutal terhadap kedua korban.

Akibatnya, I mengalami luka berat di pelipis, sementara A mengalami luka serius di bagian belakang kepala.

“Tak menghiraukan niat baik saya dan A, oknum pelaku (A) dan kawan kawan melakukan penyerangan secara masif,” kata I.

Akibat luka yang diderita, kedua korban segera dilarikan ke Rumah Sakit Siloam untuk mendapatkan perawatan intensif.

Insiden ini tidak hanya meninggalkan luka fisik, tetapi juga mengguncang rasa aman masyarakat Labuan Bajo, sebuah destinasi wisata yang seharusnya menjadi tempat yang damai dan aman bagi semua pihak.

Tidak terima dengan perlakuan tersebut, korban bersama keluarganya mendatangi Mapolres Manggarai Barat pada hari yang sama untuk melaporkan kejadian tersebut dan menuntut keadilan.

I, yang juga berprofesi di sektor pariwisata, menyoroti pentingnya menjaga citra Labuan Bajo sebagai destinasi unggulan Indonesia.

“Saya sebagai pelaku Pariwisata di Labuan Bajo tak terima dengan perilaku oknum polisi tersebut. Pariwisata Labuan Bajo tidak boleh tercoreng ulah oknum polisi yang tak bisa menjaga Kamtibmas,” tegas I. **

Penulis : Rino

Editor : Redaksi

Berita Terkait

Krisna FC Tundukkan PS Menjaga 2-0, Crespo Hale Motor Serangan
Coach Kletus Gabhe Dorong PSSI Mabar Bangun Ekosistem Sepak Bola Berkelanjutan
PSSI Cup II Mabar: Wae Sambi FC Bantai Sama Nggitan 4-0, Dwikie Jehaman Cetak Brace
PSSI Cup II Mabar: SMANDU FC Tak Berdaya, PSG Papa Garang Pesta Gol 5-0
Komodo United Bantai Mata Wae 13-1, Angga Asnandi Cetak 8 Gol
PSSI Cup II Mabar: Monster Mbeliling Hajar Gladiator 4-0, Berto Cetak Hattrick
PSSI Cup II Manggarai Barat Butuh Rp375 Juta, Panitia Baru Kantongi 35 Persen
Berikut Jadwal Resmi Babak Penyisihan Grup PSSI Cup II Manggarai Barat 2026
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 11 Agustus 2026 - 21:15 WITA

Krisna FC Tundukkan PS Menjaga 2-0, Crespo Hale Motor Serangan

Senin, 10 Agustus 2026 - 23:00 WITA

Coach Kletus Gabhe Dorong PSSI Mabar Bangun Ekosistem Sepak Bola Berkelanjutan

Senin, 10 Agustus 2026 - 20:47 WITA

PSSI Cup II Mabar: Wae Sambi FC Bantai Sama Nggitan 4-0, Dwikie Jehaman Cetak Brace

Senin, 10 Agustus 2026 - 16:01 WITA

PSSI Cup II Mabar: SMANDU FC Tak Berdaya, PSG Papa Garang Pesta Gol 5-0

Senin, 10 Agustus 2026 - 11:55 WITA

Komodo United Bantai Mata Wae 13-1, Angga Asnandi Cetak 8 Gol

Berita Terbaru