RUTENG, GBRNews.id – Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Bangka Lao, Kecamatan Ruteng, Kabupaten Manggarai kian dekat. Salah satu figur yang mencuri perhatian publik adalah calon kepala desa nomor urut 3, Siprianus Towan.
Mengusung visi “Mewujudkan Desa Bangka Lao yang Maju, Mandiri, Transparan dan Berkeadilan”, Siprianus Towan hadir bukan dengan janji kosong, melainkan dengan program kerja nyata yang menyentuh langsung kebutuhan warga.
Dalam orasi politiknya di hadapan ratusan warga, Siprianus Towan menegaskan komitmennya untuk membangun desa dari bawah bersama masyarakat.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Saya maju bukan untuk mencari jabatan, tapi untuk mengabdi. Desa Bangka Lao butuh pemimpin yang hadir, mendengar, dan bekerja bersama rakyat,” tegas Siprianus Towan, Calon Kades No. Urut 3.
Sebagai tenaga kesehatan sekaligus calon kepala desa termuda dalam Pilkades Bangka Lao, Siprianus Towan membawa tagline perjuangan PAMAN, singkatan dari Pelayanan, Adil, Merakyat, Amanah dan Nyata.
Tagline tersebut menjadi pijakan Siprianus Towan dalam menawarkan arah kepemimpinannya apabila mendapat kepercayaan masyarakat.
P – Pelayanan
Mengutamakan kepentingan masyarakat dengan meningkatkan kualitas pelayanan publik yang cepat, ramah, dan transparan demi kesejahteraan desa. Pelayanan diberikan tanpa membedakan suku, keluarga, status sosial, maupun pilihan politik.
A – Adil
Konsep Adil menekankan pemerataan pembangunan dan bantuan kepada masyarakat berdasarkan data, kondisi, kebutuhan, serta ketentuan yang berlaku.
Siprianus Towan juga menegaskan pembangunan tidak boleh hanya berpusat pada satu wilayah atau dusun tertentu. Seluruh masyarakat harus mendapatkan perhatian yang proporsional.
Ia juga menekankan bahwa kepala desa setelah terpilih merupakan pemimpin bagi seluruh masyarakat, termasuk warga yang memiliki pilihan politik berbeda.
M – Merakyat
Sementara konsep Merakyat diarahkan pada kepemimpinan yang dekat dengan masyarakat.
Siprianus Towan ingin membangun pola kepemimpinan yang tidak hanya bekerja dari balik meja pemerintahan, tetapi turun langsung ke tengah masyarakat untuk mendengar kebutuhan, persoalan, dan aspirasi warga di setiap dusun.
A – Amanah
Konsep Amanah berkaitan dengan tanggung jawab dalam menjalankan pemerintahan desa.
Siprianus Towan berkomitmen mengelola Dana Desa secara jujur, transparan, bertanggung jawab, dan sesuai dengan aturan. Kepentingan masyarakat, kata dia, harus ditempatkan di atas kepentingan pribadi maupun kelompok.
N – Nyata
Sedangkan konsep Nyata menjadi penegasan terhadap program kerja yang ditawarkan.
Siprianus Towan menekankan setiap program harus memiliki sasaran yang jelas, terukur, dan dapat memberikan manfaat langsung bagi masyarakat. Dengan demikian, pembangunan desa tidak berhenti pada janji, tetapi diwujudkan melalui kerja dan hasil yang dapat dirasakan warga.
Selain program PAMAN, Siprianus Towan juga menawarkan sejumlah program unggulan lainnya.
Di antaranya tata kelola pemerintahan desa yang transparan, pembangunan infrastruktur yang merata, pemberdayaan ekonomi petani dan pelaku UMKM melalui BUMDes yang aktif, serta perhatian khusus terhadap pemuda, pendidikan, dan layanan kesehatan.
Dukungan terhadap Siprianus Towan disebut terus mengalir dari berbagai elemen masyarakat, mulai dari tokoh adat, tokoh pemuda hingga kaum ibu.

Mereka menilai Siprianus merupakan sosok sederhana, dekat dengan masyarakat, serta memiliki pengalaman dalam pelayanan masyarakat sebagai tenaga kesehatan.
Di tengah semakin dekatnya pelaksanaan Pilkades Bangka Lao, warga berharap pesta demokrasi tingkat desa tersebut dapat berlangsung secara damai, jujur, aman, dan demokratis.
Masyarakat juga diharapkan tetap menjaga persaudaraan dan persatuan meskipun memiliki pilihan politik yang berbeda. **
Penulis : Rino
Editor : Redaksi










