LABUAN BAJO, GBRNews.id – Kepedulian terhadap masyarakat terdampak gempa bumi di Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT), terus mengalir. Insan BPJS Ketenagakerjaan menghimpun donasi sebesar Rp207 juta yang kemudian disalurkan dalam bentuk bantuan bahan pokok ke delapan wilayah terdampak bencana.
Donasi tersebut merupakan hasil gotong royong dari Serikat Pekerja BPJS Ketenagakerjaan, Yayasan Al Maghfirah BPJS Ketenagakerjaan, dan Ikatan Istri Karyawan BPJS Ketenagakerjaan.
Bantuan disalurkan melalui BNPB Nasional Labuan Bajo, BPBD Manggarai Barat, BPBD Manggarai, BPBD Manggarai Timur, BPBD Ngada, BPBD Nagekeo, BPBD Ende dan BPBD Sikka.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Penyaluran bantuan menjadi bentuk kepedulian insan BPJS Ketenagakerjaan terhadap masyarakat yang masih menghadapi dampak bencana dan membutuhkan dukungan selama proses pemulihan.
Penyerahan bantuan dilakukan secara simbolis di dua wilayah terdampak. Di Kabupaten Nagekeo, bantuan diserahkan kepada Bupati Nagekeo Simplisius Donatus. Sementara di Kabupaten Manggarai Barat, penyerahan secara simbolis di Posko BPBD dan diterima oleh Wakil Bupati Manggarai Barat Yulianus Weng.
Direktur Human Capital dan Umum BPJS Ketenagakerjaan, Harjono Siswanto, mengatakan bantuan tersebut bukan semata-mata mengenai besarnya nilai donasi yang berhasil dikumpulkan.
Menurutnya, yang lebih penting adalah semangat kemanusiaan dan gotong royong untuk saling menguatkan di tengah kondisi bencana.
“Ketika saudara-saudara kita di NTT menghadapi musibah, kami merasa terpanggil untuk ikut hadir dan memberikan dukungan. Bantuan ini merupakan wujud kepedulian dan gotong royong seluruh insan BPJS Ketenagakerjaan,” ujar Harjono, Sabtu (29/8/2026).
Ia berharap bantuan tersebut dapat sedikit meringankan kebutuhan masyarakat yang terdampak gempa, meskipun nilainya tidak dapat menggantikan seluruh dampak dan kerugian yang dirasakan akibat bencana.
“Kami berharap, meskipun nilainya tidak dapat menggantikan seluruh dampak yang dirasakan, bantuan ini dapat sedikit meringankan kebutuhan masyarakat dalam masa pemulihan,” katanya.
Harjono menegaskan, kepedulian terhadap masyarakat merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari semangat BPJS Ketenagakerjaan dalam menjalankan perannya.
Tidak hanya hadir memberikan perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan bagi pekerja dan keluarganya, BPJS Ketenagakerjaan juga berupaya membangun kepedulian sosial melalui semangat kebersamaan dan kemanusiaan.
Semangat tersebut tercermin dalam nilai melayani, melindungi, dan memberdayakan. Melayani diwujudkan melalui kehadiran dan respons nyata terhadap kebutuhan masyarakat. Melindungi tercermin dari komitmen memberikan rasa aman dan dukungan kepada pekerja beserta keluarganya. Sementara memberdayakan diwujudkan melalui kepedulian dan dukungan agar masyarakat dapat bangkit dan melanjutkan proses pemulihan.
Bupati Nagekeo, Simplisius Donatus, menyampaikan terima kasih atas bantuan yang diberikan insan BPJS Ketenagakerjaan.
“Kami berterima kasih karena ditengah musibah ini, BPJS Ketenagakerjaan turut membantu, kami hanya bisa mendoakan apa yang baik yang telah dilakukan oleh bapak ibu BPJS Ketenagakerjaan dapat dibalas dengan berkat dari Allah SWT karena saat ini dukungan moril juga sangat kami butuhkan,” ungkapnya.

Sementara itu, Wakil Bupati Manggarai Barat Yulianus Weng turut menyampaikan apresiasi atas kepedulian BPJS Ketenagakerjaan beserta seluruh insan BPJS Ketenagakerjaan kepada masyarakat yang terdampak bencana.
“Kami atas nama Pemerintah Kabupaten Manggarai Barat dan seluruh masyarakat Manggarai Barat mengucapkan terima kasih atas kepedulian dan bantuan yang diberikan kepada masyarakat yang terdampak disini. Bantuan ini sangat membantu kami disini,” ujarnya.
BPJS Ketenagakerjaan berharap bantuan tersebut dapat meringankan beban masyarakat terdampak gempa sekaligus menjadi bagian dari upaya bersama dalam mempercepat proses pemulihan.
Kehadiran BPJS Ketenagakerjaan di tengah masyarakat, kata mereka, tidak hanya dimaknai melalui pelaksanaan tugas dan fungsi perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan. Lebih dari itu, kepedulian tersebut menjadi wujud nyata semangat untuk saling peduli, menguatkan, dan bergotong royong ketika masyarakat menghadapi situasi sulit akibat bencana. **
Penulis : Rino
Editor : Redaksi






