Di Musda V Golkar Mabar, Alain Niti Susanto Minta Kader Kawal Pembangunan Daerah

- Redaksi

Minggu, 21 Juni 2026 - 21:22 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kegiatan Musda V Partai Golkar Kabupaten Manggarai Barat dihadiri jajaran pengurus DPD I Golkar NTT, penyelenggara pemilu, serta pimpinan partai politik di Kabupaten Manggarai Barat, Sabtu (20/6/2026) siang. (Foto Rino/GBRNews.id)

Kegiatan Musda V Partai Golkar Kabupaten Manggarai Barat dihadiri jajaran pengurus DPD I Golkar NTT, penyelenggara pemilu, serta pimpinan partai politik di Kabupaten Manggarai Barat, Sabtu (20/6/2026) siang. (Foto Rino/GBRNews.id)

LABUAN BAJO, GBRNews.id – Ketua DPD I Partai Golkar Nusa Tenggara Timur (NTT), Fransiskus Xaverius Alain Niti Susanto, meminta seluruh kader Partai Golkar di Kabupaten Manggarai Barat untuk menjadi garda terdepan dalam mengawal pembangunan daerah.

Pesan tersebut disampaikannya saat menghadiri Musyawarah Daerah (Musda) V Partai Golkar Kabupaten Manggarai Barat yang berlangsung di Hotel Green Prundi, Labuan Bajo, Sabtu (20/6/2026).

Menurut Fransiskus, sebagai partai pemenang di tingkat Provinsi NTT, Golkar memiliki tanggung jawab moral untuk mendukung dan menyukseskan berbagai program pemerintah, baik di tingkat pusat maupun daerah.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia menegaskan, keberadaan Golkar tidak hanya berorientasi pada kepentingan politik semata, tetapi juga harus hadir sebagai kekuatan yang mendorong percepatan pembangunan dan kesejahteraan masyarakat.

Karena itu, Fransiskus meminta Fraksi Golkar di DPRD Manggarai Barat terus membangun kemitraan strategis dengan pemerintah daerah dalam menjalankan program-program pembangunan.

“Saya berharap Golkar menjadi bagian penting, tampil di garda depan, dan ikut mengawal proses pembangunan di Manggarai Barat,” tegas Fransiskus di hadapan peserta Musda.

Musda V Golkar Manggarai Barat berlangsung meriah dan penuh nuansa budaya lokal.

Kegiatan diawali dengan prosesi adat Manggarai berupa Tuak Curu dan Kapu Manuk yang dipimpin tokoh adat, kemudian dilanjutkan dengan tarian penyambutan Tiba Meka yang dibawakan siswa-siswi SMAN 1 Komodo.

Ketua DPD I Partai Golkar Nusa Tenggara Timur (NTT), Fransiskus Xaverius Alain Niti Susanto (tengah) didampingi Sekretaris DPD I Golkar NTT, Libby Sinlaeloe pada prosesi adat Manggarai berupa Tuak Curu dan Kapu Manuk yang dipimpin tokoh adat, Sabtu (20/6/2026) siang. (Foto Rino/GBRNews.id) 

Turut hadir Ketua KPU Manggarai Barat Ferdiano Sutarto Parman, Koordinator Divisi Penanganan Pelanggaran dan Penyelesaian Sengketa (P3S) Bawaslu Manggarai Barat Frumensius Menti, serta sejumlah pimpinan partai politik di Kabupaten Manggarai Barat.

Sejumlah tokoh partai yang tampak hadir antara lain Ketua Partai Demokrat Rikardus Jani, Ketua PDI Perjuangan Silvester Syukur, Ketua PBB Ali Sehidun, Ketua Perindo Hasanudin, Sekretaris Perindo Bernadus Ambat, Sekretaris NasDem Andy Rizky Nur Cahya, Bendahara PKB Hendrikus Harfon, Ketua PSI Ignasius Charles Angliwarman, Ketua PAN Inocentius Peni, dan Ketua Partai Gelora Agus Salim.

Sementara itu, Ketua DPD II Golkar Manggarai Barat Rofinus Rahmat menegaskan bahwa Golkar memiliki dua tradisi dalam menghadapi Musda, yakni melalui dinamika kompetisi dan musyawarah mufakat.

“Tradisi di Golkar dalam setiap Musda, khususnya pemilihan ketua, ada dua cara. Pertama melalui dinamika yang suhunya cukup tinggi, dan kedua melalui musyawarah mufakat,” kata Rofinus.

Menurutnya, Musda tahun 2020 berlangsung melalui dinamika internal yang cukup kuat sebelum akhirnya melahirkan kesepakatan bersama. Sementara pada Musda 2026, ia memilih mengedepankan pendekatan musyawarah mufakat.

Ketua DPD II Golkar Manggarai Barat Rofinus Rahmat periode 2020-2026, Sabtu (20/6/2026) siang. (Foto Rino/GBRNews.id) 

Rofinus mengaku telah melakukan komunikasi dan pendekatan intensif selama kurang lebih enam bulan dengan para kader yang dinilai memiliki kapasitas untuk maju memimpin partai.

“Saya mencoba membangun komunikasi melalui musyawarah mufakat, baik empat mata, enam mata, delapan mata, maupun diskusi bersama. Ternyata cara ini sangat efektif untuk menjaga persatuan dan kebersamaan di internal partai,” ujarnya. **

Penulis : Rino

Editor : Redaksi

Berita Terkait

Sebulan Berlalu, Polres Mabar Belum Ungkap Perkembangan Kasus Wasit Fredi
Beredar Isu Panas Pilkades Macang Tanggar, Selisih 1 Suara Dipersoalkan, Dinamika Horizontal Mencuat
Polres Mabar Resmi Tetapkan Emiliana Helni Tersangka Kasus Dugaan ITE
Kuasa Hukum Korban Desak Transparansi Kasus Dua Prajurit TNI di Mabar, Surati Panglima TNI hingga DPR RI
Hasil Pilkades Tiga Desa di Kecamatan Boleng, Ini Cakades Terpilih dan Raihan Suaranya
Berikut Nama-Nama Cakades Terpilih di Kecamatan Komodo, Nardin Raih Suara Terendah
Hasil Pilkades Kecamatan Komodo, Ibrahim Ndung Tertinggi 1.015 Suara, Alimudin 545
Pilkades Mbeliling, 3 Petahana Tumbang, Quirinus Urudin Raih Suara Tertinggi 388
Berita ini 129 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 5 Oktober 2026 - 06:42 WITA

Sebulan Berlalu, Polres Mabar Belum Ungkap Perkembangan Kasus Wasit Fredi

Minggu, 4 Oktober 2026 - 23:19 WITA

Beredar Isu Panas Pilkades Macang Tanggar, Selisih 1 Suara Dipersoalkan, Dinamika Horizontal Mencuat

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 23:02 WITA

Polres Mabar Resmi Tetapkan Emiliana Helni Tersangka Kasus Dugaan ITE

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 14:20 WITA

Kuasa Hukum Korban Desak Transparansi Kasus Dua Prajurit TNI di Mabar, Surati Panglima TNI hingga DPR RI

Kamis, 1 Oktober 2026 - 13:06 WITA

Hasil Pilkades Tiga Desa di Kecamatan Boleng, Ini Cakades Terpilih dan Raihan Suaranya

Berita Terbaru