Polisi, TNI dan Damkar Kompak Padamkan Api yang Melahap Bukit Silvia Labuan Bajo

- Redaksi

Kamis, 11 Juni 2026 - 23:37 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Polisi, TNI dan petugas pemadam kebakaran (Damkar) bahu-membahu memadamkan kobaran api yang melahap kawasan wisata ikonik Bukit Silvia di Labuan Bajo, Kecamatan Komodo, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT), Kamis (11/6/2026) siang. (Dok Humas Polres Mabar) 

Polisi, TNI dan petugas pemadam kebakaran (Damkar) bahu-membahu memadamkan kobaran api yang melahap kawasan wisata ikonik Bukit Silvia di Labuan Bajo, Kecamatan Komodo, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT), Kamis (11/6/2026) siang. (Dok Humas Polres Mabar) 

LABUAN BAJO, GBRNews.id – Polisi, TNI dan petugas pemadam kebakaran (Damkar) bahu-membahu memadamkan kobaran api yang melahap kawasan wisata ikonik Bukit Silvia di Labuan Bajo, Kecamatan Komodo, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT), Kamis (11/6/2026) siang.

Kebakaran yang terjadi di area perbukitan dekat Hotel Ayana Labuan Bajo itu sempat membuat warga dan wisatawan khawatir. Api dengan cepat membakar hamparan ilalang kering dan merambat di lereng bukit akibat tiupan angin kencang.

Setelah berjibaku selama kurang lebih empat jam, petugas akhirnya berhasil mengendalikan dan memadamkan seluruh titik api pada pukul 15.00 Wita.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Informasi kebakaran pertama kali diterima petugas piket Polres Manggarai Barat sekitar pukul 11.15 Wita dari laporan warga yang melihat kepulan asap tebal membumbung dari puncak bukit. Menindaklanjuti laporan tersebut, personel Polres Mabar langsung bergerak ke lokasi dengan mengerahkan armada Armored Water Canon (AWC) guna membantu proses pemadaman.

Kapolres Manggarai Barat, AKBP Christian Kadang, S.I.K., mengatakan pihaknya segera menerapkan prosedur penanganan kebakaran mengingat medan di Bukit Silvia cukup ekstrem dan berisiko bagi petugas.

“Begitu menerima laporan dari warga sekitar pukul 11.15 Wita, kami langsung mengerahkan personel bersama armada Armored Water Canon menuju lokasi kebakaran,” ujar AKBP Christian.

Menurutnya, keselamatan personel menjadi prioritas utama dalam operasi tersebut. Kondisi lereng Bukit Silvia yang terjal, berbatu dan curam membuat proses pemadaman harus dilakukan dengan penuh kehati-hatian.

Upaya penanggulangan kebakaran ini menunjukkan kuatnya sinergi lintas sektor di Manggarai Barat. Selain personel Polres Mabar, proses pemadaman juga melibatkan TNI AL, Koramil, Damkar, karyawan Hotel Ayana Labuan Bajo, serta warga sekitar yang ikut membantu menarik selang dan menyuplai air ke titik-titik api.

Sejumlah armada dikerahkan dalam operasi tersebut, antara lain satu unit kendaraan taktis AWC milik Polres Mabar, dua unit mobil pemadam kebakaran, satu unit mobil tangki air bersih dari Lanal Labuan Bajo, serta satu unit mobil tangki air swadaya masyarakat.

Antonius (34), salah seorang warga yang berada di lokasi, mengaku sempat khawatir melihat kobaran api yang terus membesar akibat angin laut yang cukup kencang.

“Tadi angin kencang sekali, api cepat merambat ke bawah bukit yang penuh rumput kering. Untung bapak-bapak dari Polres, TNI AL, Koramil dan Damkar cepat datang. Kami warga di sini juga langsung membantu menarik selang air seadanya demi menyelamatkan bukit wisata kita,” tuturnya.

Berkat kerja sama seluruh pihak, api berhasil dilokalisasi sebelum merembet ke area komersial di sekitar kawasan wisata. Setelah titik api utama padam, petugas melanjutkan proses pendinginan untuk memastikan tidak ada bara yang tersisa dan berpotensi memicu kebakaran susulan.

Meski sempat menghanguskan sebagian kawasan savana di Bukit Silvia, peristiwa tersebut dipastikan tidak menimbulkan korban jiwa maupun korban luka-luka. Polisi juga masih melakukan penyelidikan untuk memastikan penyebab kebakaran.

Polisi, TNI dan petugas pemadam kebakaran (Damkar) bahu-membahu memadamkan kobaran api yang melahap kawasan wisata ikonik Bukit Silvia di Labuan Bajo, Kecamatan Komodo, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT), Kamis (11/6/2026) siang. (Dok Humas Polres Mabar) 

Berdasarkan hasil penyelidikan awal dan olah tempat kejadian perkara (TKP), kebakaran diduga kuat dipicu oleh kelalaian manusia. Puntung rokok yang masih menyala dan dibuang sembarangan ke area ilalang kering diduga menjadi pemicu munculnya api di tengah cuaca panas ekstrem.

“Hasil penyelidikan sementara menunjukkan adanya indikasi kelalaian pengunjung yang membuang puntung rokok dalam kondisi masih menyala ke hamparan ilalang kering. Dalam kondisi cuaca panas seperti sekarang, hal itu sangat berbahaya dan dapat memicu kebakaran besar,” jelas Kapolres.

Ia mengimbau masyarakat maupun wisatawan yang berkunjung ke Labuan Bajo agar lebih bertanggung jawab dalam menjaga lingkungan dan tidak melakukan tindakan yang berpotensi memicu kebakaran.

“Kami mengimbau agar tidak membuang puntung rokok atau membuat api secara sembarangan. Mari bersama-sama menjaga kawasan wisata Labuan Bajo agar tetap aman dan lestari,” tegasnya. **

Penulis : Rino

Editor : Redaksi

Berita Terkait

Sebulan Berlalu, Polres Mabar Belum Ungkap Perkembangan Kasus Wasit Fredi
Beredar Isu Panas Pilkades Macang Tanggar, Selisih 1 Suara Dipersoalkan, Dinamika Horizontal Mencuat
Polres Mabar Resmi Tetapkan Emiliana Helni Tersangka Kasus Dugaan ITE
Kuasa Hukum Korban Desak Transparansi Kasus Dua Prajurit TNI di Mabar, Surati Panglima TNI hingga DPR RI
Hasil Pilkades Tiga Desa di Kecamatan Boleng, Ini Cakades Terpilih dan Raihan Suaranya
Berikut Nama-Nama Cakades Terpilih di Kecamatan Komodo, Nardin Raih Suara Terendah
Hasil Pilkades Kecamatan Komodo, Ibrahim Ndung Tertinggi 1.015 Suara, Alimudin 545
Pilkades Mbeliling, 3 Petahana Tumbang, Quirinus Urudin Raih Suara Tertinggi 388
Berita ini 35 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 5 Oktober 2026 - 06:42 WITA

Sebulan Berlalu, Polres Mabar Belum Ungkap Perkembangan Kasus Wasit Fredi

Minggu, 4 Oktober 2026 - 23:19 WITA

Beredar Isu Panas Pilkades Macang Tanggar, Selisih 1 Suara Dipersoalkan, Dinamika Horizontal Mencuat

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 23:02 WITA

Polres Mabar Resmi Tetapkan Emiliana Helni Tersangka Kasus Dugaan ITE

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 14:20 WITA

Kuasa Hukum Korban Desak Transparansi Kasus Dua Prajurit TNI di Mabar, Surati Panglima TNI hingga DPR RI

Kamis, 1 Oktober 2026 - 13:06 WITA

Hasil Pilkades Tiga Desa di Kecamatan Boleng, Ini Cakades Terpilih dan Raihan Suaranya

Berita Terbaru