Kasus Pengeroyokan di Macang Pacar Tak Kunjung Diproses, Keluarga Korban Siap Demo Polres Mabar

- Redaksi

Rabu, 10 Juni 2026 - 16:42 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oktavianus Dalang, keluarga korban. (Dok Pribadi)

Oktavianus Dalang, keluarga korban. (Dok Pribadi)

LABUAN BAJO, GBRNews.id – Kasus dugaan pengeroyokan terhadap lima pemuda asal Kampung Sae, Golo Ajo, dan Kawu yang terjadi pada Jumat, 29 Mei 2026, di ruas jalan antara Kampung Baru dan Kampung Mbuer, Desa Watu Baru, Kecamatan Macang Pacar, Kabupaten Manggarai Barat, hingga kini belum menunjukkan perkembangan berarti.

Kondisi tersebut memicu kekecewaan dari pihak keluarga korban. Mereka menilai proses penanganan hukum yang dilakukan Polres Manggarai Barat berjalan lamban dan belum memberikan kepastian hukum bagi para korban yang masih mengalami trauma pascakejadian.

Perwakilan keluarga korban, Oktavianus Dalang, mendesak aparat kepolisian segera menuntaskan proses penyelidikan dan mengambil langkah hukum terhadap pihak yang diduga terlibat dalam insiden tersebut.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kami menilai proses penegakan hukum oleh Polres Mabar terhadap kasus ini sangat lamban dan tidak punya hati terhadap korban yang masih trauma sampai sekarang,” kata Oktavianus kepada GBRNews.id, Rabu (10/6/2026) sore.

Menurutnya, kepastian hukum sangat dibutuhkan agar para korban memperoleh rasa keadilan sekaligus mencegah munculnya potensi konflik horizontal di tengah masyarakat.

“Kami butuh kepastian proses hukum atas kasus penganiayaan ini untuk memberikan rasa keadilan bagi korban sekaligus menghindari konflik horizontal antarwilayah,” ujarnya.

Oktavianus juga menilai penyelesaian kasus secara tuntas akan menjadi langkah penting untuk menjaga kepercayaan publik terhadap institusi kepolisian.

“Kalau kasus ini dibiarkan menggantung tanpa penyelesaian yang jelas, maka akan menjadi preseden buruk bagi penegakan hukum di Manggarai Barat. Kami berharap kepolisian menjaga citra baik lembaga ini di mata masyarakat,” tegasnya.

Ia mengungkapkan bahwa para korban telah menjalani pemeriksaan dan visum. Namun hingga saat ini, menurutnya, pihak yang diduga sebagai pelaku belum dimintai keterangan oleh penyidik.

“Korban telah diperiksa dan divisum, tetapi mengapa para pelaku belum juga dimintai keterangan sampai hari ini. Kami juga proaktif dan siap membantu kepolisian untuk menyelesaikan kasus ini,” katanya.

Keluarga korban menegaskan akan terus mengawal proses hukum hingga kasus tersebut diselesaikan. Mereka bahkan membuka kemungkinan menggelar aksi demonstrasi di depan Kantor Polres Manggarai Barat apabila tidak ada perkembangan yang signifikan dalam waktu dekat.

“Kami keluarga korban akan mencari keadilan sampai kasus ini benar-benar tuntas. Kalau perlu, kami akan menggelar demonstrasi di depan Kantor Polres Mabar untuk mengawal proses penanganan kasus ini,” tutup Oktavianus. **

Penulis : Rino

Editor : Redaksi

Berita Terkait

Sebulan Berlalu, Polres Mabar Belum Ungkap Perkembangan Kasus Wasit Fredi
Beredar Isu Panas Pilkades Macang Tanggar, Selisih 1 Suara Dipersoalkan, Dinamika Horizontal Mencuat
Polres Mabar Resmi Tetapkan Emiliana Helni Tersangka Kasus Dugaan ITE
Kuasa Hukum Korban Desak Transparansi Kasus Dua Prajurit TNI di Mabar, Surati Panglima TNI hingga DPR RI
Hasil Pilkades Tiga Desa di Kecamatan Boleng, Ini Cakades Terpilih dan Raihan Suaranya
Berikut Nama-Nama Cakades Terpilih di Kecamatan Komodo, Nardin Raih Suara Terendah
Hasil Pilkades Kecamatan Komodo, Ibrahim Ndung Tertinggi 1.015 Suara, Alimudin 545
Pilkades Mbeliling, 3 Petahana Tumbang, Quirinus Urudin Raih Suara Tertinggi 388
Berita ini 352 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 5 Oktober 2026 - 06:42 WITA

Sebulan Berlalu, Polres Mabar Belum Ungkap Perkembangan Kasus Wasit Fredi

Minggu, 4 Oktober 2026 - 23:19 WITA

Beredar Isu Panas Pilkades Macang Tanggar, Selisih 1 Suara Dipersoalkan, Dinamika Horizontal Mencuat

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 23:02 WITA

Polres Mabar Resmi Tetapkan Emiliana Helni Tersangka Kasus Dugaan ITE

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 14:20 WITA

Kuasa Hukum Korban Desak Transparansi Kasus Dua Prajurit TNI di Mabar, Surati Panglima TNI hingga DPR RI

Kamis, 1 Oktober 2026 - 13:06 WITA

Hasil Pilkades Tiga Desa di Kecamatan Boleng, Ini Cakades Terpilih dan Raihan Suaranya

Berita Terbaru