NTT Jadi Raja Sapi Kurban Nasional, Pasokan ke Jakarta Melonjak Jelang Iduladha 2026

- Redaksi

Jumat, 22 Mei 2026 - 18:20 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi sapi kurban nasional menjelang Hari Raya Iduladha 2026.

Ilustrasi sapi kurban nasional menjelang Hari Raya Iduladha 2026.

LABUAN BAJO, GBRNews.id – Provinsi Nusa Tenggara Timur kembali menegaskan posisinya sebagai lumbung utama sapi kurban nasional menjelang Hari Raya Iduladha 2026. Tingginya permintaan hewan kurban di berbagai daerah, terutama Jakarta, membuat pengiriman sapi asal NTT melonjak signifikan dalam beberapa bulan terakhir.

Data Badan Karantina Indonesia (Barantin) mencatat, sepanjang Januari hingga April 2026, total pengiriman sapi antarpulau di Indonesia mencapai 198.925 ekor. Dari jumlah tersebut, NTT menjadi daerah penyumbang terbesar untuk kebutuhan sapi kurban nasional.

“Kalau asal paling banyak rata-rata NTT. NTT penyumbang terbesar-lah kira-kira,” ujar Kepala Barantin, Abdul Kadir Karding saat memantau kedatangan ternak di Pelabuhan Tanjung Priok, Jumat (22/5/2026), seperti dikutip dari Antara.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Karding menjelaskan, lonjakan distribusi ternak tahun ini dipantau melalui aplikasi Best Trust milik Barantin. Berdasarkan data tersebut, volume pengiriman sapi mengalami kenaikan hingga 70 persen dibanding periode yang sama tahun lalu.

Selain NTT, daerah pemasok sapi terbesar lainnya berasal dari Lampung, Bali, Nusa Tenggara Barat, dan Jawa Timur.

“Tahun ini menurut pemantauan Best Trust, ada sekitar 198.925 ekor sapi, lalu untuk kambing ada sekitar 103.216 ekor,” jelas Karding.

Tak hanya mendominasi komoditas sapi, NTT juga tercatat sebagai salah satu daerah pengeluaran terbesar untuk kambing dan domba nasional bersama Jawa Timur, Lampung, Jambi, dan Sumatera Selatan. Secara nasional, pergerakan kambing dan domba meningkat tajam hingga 77 persen atau mencapai 103.216 ekor.

Sementara itu, di Pelabuhan Tanjung Priok yang menjadi gerbang utama distribusi ternak menuju Jakarta, arus masuk sapi lokal dari berbagai daerah, termasuk NTT, telah mencapai 2.837 ekor sejak awal Januari hingga 21 Mei 2026.

Meningkatnya mobilitas ternak dari wilayah timur Indonesia menuju Pulau Jawa membuat Barantin memperketat pengawasan karantina di setiap pelabuhan. Langkah tersebut dilakukan untuk mencegah penyebaran penyakit hewan seperti Penyakit Mulut dan Kuku (PMK), Lumpy Skin Disease (LSD), antraks, hingga brucellosis.

Setiap armada pengangkut ternak diwajibkan menjalani proses disinfeksi sebelum berlayar maupun setelah tiba di pelabuhan tujuan.

Selain itu, seluruh hewan kurban juga harus melewati pemeriksaan kesehatan dan verifikasi dokumen secara ketat guna memastikan keamanan konsumsi masyarakat menjelang Iduladha 2026. **

Penulis : Rino

Editor : Redaksi

Berita Terkait

Sebulan Berlalu, Polres Mabar Belum Ungkap Perkembangan Kasus Wasit Fredi
Beredar Isu Panas Pilkades Macang Tanggar, Selisih 1 Suara Dipersoalkan, Dinamika Horizontal Mencuat
Polres Mabar Resmi Tetapkan Emiliana Helni Tersangka Kasus Dugaan ITE
Kuasa Hukum Korban Desak Transparansi Kasus Dua Prajurit TNI di Mabar, Surati Panglima TNI hingga DPR RI
Hasil Pilkades Tiga Desa di Kecamatan Boleng, Ini Cakades Terpilih dan Raihan Suaranya
Berikut Nama-Nama Cakades Terpilih di Kecamatan Komodo, Nardin Raih Suara Terendah
Hasil Pilkades Kecamatan Komodo, Ibrahim Ndung Tertinggi 1.015 Suara, Alimudin 545
Pilkades Mbeliling, 3 Petahana Tumbang, Quirinus Urudin Raih Suara Tertinggi 388
Berita ini 54 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 5 Oktober 2026 - 06:42 WITA

Sebulan Berlalu, Polres Mabar Belum Ungkap Perkembangan Kasus Wasit Fredi

Minggu, 4 Oktober 2026 - 23:19 WITA

Beredar Isu Panas Pilkades Macang Tanggar, Selisih 1 Suara Dipersoalkan, Dinamika Horizontal Mencuat

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 23:02 WITA

Polres Mabar Resmi Tetapkan Emiliana Helni Tersangka Kasus Dugaan ITE

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 14:20 WITA

Kuasa Hukum Korban Desak Transparansi Kasus Dua Prajurit TNI di Mabar, Surati Panglima TNI hingga DPR RI

Kamis, 1 Oktober 2026 - 13:06 WITA

Hasil Pilkades Tiga Desa di Kecamatan Boleng, Ini Cakades Terpilih dan Raihan Suaranya

Berita Terbaru