Pilkada Mabar: Mario-Richard dapat Nomor Urut 1, Kode Alam yang Mengguncang Tahta

- Redaksi

Senin, 23 September 2024 - 21:10 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Labuan Bajo, GBRNews.id –Pilkada Manggarai Barat 2024 semakin menarik dengan dua pasangan calon bupati dan wakil bupati, Christo Mario Y. Pranda – Richardus Tata Sontani (Mario-Richard) dan Edistasius Endi – Yulianus Weng (Edi-Weng), siap berhadapan dalam duel politik yang penuh kejutan.

Pengundian nomor urut dilakukan dalam rapat pleno terbuka di halaman kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) Manggarai Barat pada Senin (23/9/2024) sore, menjadi sorotan utama, bukan hanya karena angka, tetapi juga karena “kode alam” yang dipercaya menggambarkan arah pertarungan ini.

Pasangan Mario-Richard, yang dikenal dengan sebutan “Anak Momang”, mendapatkan nomor urut satu, sebuah angka yang penuh makna dan diartikan sebagai simbol kemenangan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Di sisi lain, pasangan Edi-Weng, dengan segala pengalaman politiknya, memperoleh nomor urut dua. Apakah ini pertanda bahwa “Anak Momang” sedang digadang menjadi pemimpin baru Manggarai Barat?

Kode Alam di Balik Angka

Proses pengundian nomor urut pun diwarnai dengan simbolisme menarik. Calon wakil bupati Richard Sontani mendapatkan nomor undian 4, yang dilihat sebagai representasi empat figur penting Manggarai Barat.

Sedangkan Yulianus Weng memperoleh nomor undian 9, yang dianggap sebagai pertanda sembilan partai besar yang berdiri di belakang Mario-Richard, memberi mereka kekuatan koalisi yang solid.

Namun, penentuan puncaknya dilakukan oleh kedua calon bupati. Mario Pranda yang pertama, mendapatkan nomor urut satu, sementara Edistasius Endi mendapatkan nomor urut dua.

Ketua KPU Manggarai Barat, Ferdiano Sutarto Parman, memastikan bahwa seluruh proses pengundian berjalan sesuai dengan prosedur dan transparansi yang ditetapkan.

“Bapak Mario Pranda dan Richard Sontani mendapat nomor urut 1, sedangkan Bapak Edistasius Endi dan Yulianus Weng mendapat nomor urut 2. Hasil pengundian ini kami tetapkan secara resmi,” tegas Ano Parman dalam rapat pleno terbuka tersebut.

Suasana Persaingan yang Sehat

Dalam sambutannya, Mario Pranda mengingatkan semua pihak untuk menjaga suasana Pilkada yang sehat dan bermartabat.

“Kami mengimbau untuk tidak melakukan kerja-kerja politik yang tidak baik. Kita bertarung secara kesatria demi Mabar manyala,” ujarnya dengan tegas.

Ia juga meminta agar semua pihak yang berkepentingan menjaga netralitas dan tidak terlibat dalam politik praktis.

“Mari kita jaga demokrasi ini, dan biarkan masyarakat memilih dengan adil dan bijak,” tutup Cabup Mario Pranda.

Pertarungan Dua Generasi: Muda vs Senior

Mario-Richard mewakili generasi muda Manggarai Barat. Keduanya berlatar belakang politikus-birokrat. Duet ini adalah simbol perubahan dan harapan baru.

Cabup Mario Pranda menjabat Sekretaris Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Demokrat Manggarai Barat. Dia putra bupati pertama Manggarai Barat Fidelis Peranda.

Sedangkan Richard Sontani seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) dalam kapasitas jabatannya selaku Kepala Bagian Administrasi Pembangunan Sekretariat Daerah (Setda) Kabupaten Mabar.

Paslon Mario-Richard maju dengan didukung oleh Demokrat, Golkar, PAN, PSI, Perindo, PKN, Ummat, Gelora dan Partai Buruh. Mereka tergabung dalam Koalisi Harapan Baru Rakyat Manggarai Barat.

Di sisi lain, Paslon Edi-Weng membawa pengalaman sebagai tokoh senior di Manggarai Barat. Edi Endi, kader Partai NasDem dan Ketua DPW NasDem NTT, berkoalisi dengan Yulianus Weng yang sebelumnya merupakan politikus Partai Golkar, kini bergabung dengan Gerindra setelah hengkang dari partainya.

Mereka didukung Koalisi Mabar Mantap, yang terdiri dari partai NasDem, Gerindra, PDIP, PKS, PKB, PBB, PPP dan Hanura.

Duel Sengit yang Dinantikan

Pilkada Manggarai Barat 2024 adalah ajang duel dua kekuatan besar, di mana generasi muda yang penuh semangat bertemu dengan generasi senior yang berpengalaman.

Mario-Richard membawa semangat perubahan dan harapan baru, sementara Edi-Weng menawarkan kestabilan dan pengalaman panjang dalam pemerintahan. Siapakah yang akan merebut hati masyarakat Manggarai Barat?

 

Penulis : Rino

Editor : Redaksi

Berita Terkait

Sebulan Berlalu, Polres Mabar Belum Ungkap Perkembangan Kasus Wasit Fredi
Beredar Isu Panas Pilkades Macang Tanggar, Selisih 1 Suara Dipersoalkan, Dinamika Horizontal Mencuat
Polres Mabar Resmi Tetapkan Emiliana Helni Tersangka Kasus Dugaan ITE
Kuasa Hukum Korban Desak Transparansi Kasus Dua Prajurit TNI di Mabar, Surati Panglima TNI hingga DPR RI
Hasil Pilkades Tiga Desa di Kecamatan Boleng, Ini Cakades Terpilih dan Raihan Suaranya
Berikut Nama-Nama Cakades Terpilih di Kecamatan Komodo, Nardin Raih Suara Terendah
Hasil Pilkades Kecamatan Komodo, Ibrahim Ndung Tertinggi 1.015 Suara, Alimudin 545
Pilkades Mbeliling, 3 Petahana Tumbang, Quirinus Urudin Raih Suara Tertinggi 388
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 5 Oktober 2026 - 06:42 WITA

Sebulan Berlalu, Polres Mabar Belum Ungkap Perkembangan Kasus Wasit Fredi

Minggu, 4 Oktober 2026 - 23:19 WITA

Beredar Isu Panas Pilkades Macang Tanggar, Selisih 1 Suara Dipersoalkan, Dinamika Horizontal Mencuat

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 23:02 WITA

Polres Mabar Resmi Tetapkan Emiliana Helni Tersangka Kasus Dugaan ITE

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 14:20 WITA

Kuasa Hukum Korban Desak Transparansi Kasus Dua Prajurit TNI di Mabar, Surati Panglima TNI hingga DPR RI

Kamis, 1 Oktober 2026 - 13:06 WITA

Hasil Pilkades Tiga Desa di Kecamatan Boleng, Ini Cakades Terpilih dan Raihan Suaranya

Berita Terbaru